Mafia And Me 2

Mafia And Me 2
HINAAN PALING MENYAKITKAN


__ADS_3

Dalam suasana saat ini tiada henti-hentinya Lea terus memanjatkan doanya, segala keluh kesahnya dan ketakutannya saat ini. Rasanya suasana kali ini sungguh mencengkam dan mengintimidasi dirinya apalagi saat ia mengangkat kepalanya tepat melihat sosok Pria tua yang tak lain adalah Evans, menatap tajam kepada-nya secara bergilir dengan Edward.


'Tuhan, engkau baik! ku mohon lepaskan aku dari suasana saat ini, mereka pasti kedua orang tua Edward, haruskah aku melupakan rasa ini? mereka dari Keluarga terpandang tak mungkin menerima ku menjadi menantu Keluarga besar itu. Seandainya aku tahu begini menakutkan nya Keluarga ini tak kan ku biarkan rasa ini tumbuh begitu saja.'Batin Lea.


Ia mencoba melirik ke kiri dimana saat ini Pria yang ia rindukan itu kini duduk disampingnya, rasanya ingin ia peluk begitu juga dengan sebaliknya namun itu harus ter-urungkan karena situasi ini berbeda. Bahkan Elena juga duduk disampingnya, tak hentinya menggeleng heran, wanita yang ia anggap teman ternyata terlibat dalam Keluarga nya. 'Kak Lea! jadi dia adalah wanita yang selama ini Kak Ed sembunyikan? dan Hansel? anak kecil itu adalah keponakan ku? ya Tuhan mengapa dunia sesempit ini?' Batin Elena.


Sedangkan Anyer duduk bersampingan dengan Evans, dan Eder dengan Erdo duduk di sofa lainnya. Benar benar tiada yang berani mengungkapkan sepatah kata pun, namun Evans menatap tajam kepada sang Putra, memberi isyarat supaya dia memberi penjelasan. Seakan tahu, Edward beranjak berdiri, menarik nafas dalam dalam, ia lirik sekilas wanita yang telah berhasil merenggut hatinya itu. Ia tahu pasti Lea tidak baik baik saja dalam keadaan saat ini. "Dad, Mom, Paman,Elena,,,, sebenarnya semua ini adalah salahnya Edward! Semua hal ini terjadi karena kejadian lima tahun yang silam, Edwrad tidak sengaja menodai Lea di Bar California saat ada masalah besar dengan investor disana. Sehingga," baru saja di awal penjelasannya, tiba tiba,,, "PLAK!!!" tamparan keras mendarat di pipinya, sorotan mata pun tertuju padanya. Siapa sangka ternyata itu berasal dari Mommy nya sendiri yaitu ANYER! dia bangkit berdiri dengan dada naik turun tampak menahan amarahnya. Selama ia membesarkan Edwrad, tak pernah sekalipun tamparan ia layangkan bagi Putra kesayangannya itu, namun hari ini, mendadak pertahanan itu hancur. Hatinya serasa remuk saat mengetahui penjelasan dari Edwrad, hati Ibu mana yang tak sakit saat tahu Putranya berlaku bejat di luar dugaan. "Mommy tidak pernah mengajarimu menjadi Pria brengsek! tapi mengapa kamu bisa sebejat itu Edward? Mommy kecewa padamu," ungkapkan disertai air mata yang mengguyur wajahnya. Kecewa? tentu saja pasti itu ada apalagi yang ia tahu Putranya itu paling alergi akan wanita yang mendekatinya, namun perihal kali ini benar benar melukai hatinya sebagai seorang Ibu.


"MOMMY KECEWA PADAMU!"


DEG!


Dan untuk pertama kalinya kata kata itu keluar dari mulut wanita yang amat ia sayang, wanita yang telah melahirkannya dan membesarkan dirinya kini menangis dihadapannya hanya karena dirinya dan kesalahannya. Dirinya pun ikut terluka melihat Anyer saat ini, dirinya bahkan lebih hancur menyaksikan wanita yang ia sayang itu terluka karenanya.


Sedangkan Evans, sudah sedari tadi ia menahan amarah, ternyata benar semua firasat buruknya selama ini. Ternyata diam diam ia mengirim anak buahnya untuk mengawasi setiap gerak gerik Edwrad, ia sudah tahu bahwa Putranya itu telah tinggal serumah dengan wanita lain dan seorang anak kecil, namun ia tak ingin bertanya akan hal itu karena inilah yang ia tunggu dimana kejujuran dari Putranya yang ia pinta. Namun ia tak mau melakukan apapun, sampai kini Istrinya duduk berderai air mata disampingnya. Tentunya semua orang di situ semakin gemetar ketakutan apalagi Lea yang semakin di guyuri air mata. Edwrad tahan semua rasa sakit itu karena ia memang harus mempertanggung jawabkan perbuatannya sebagai seorang Pria sejati.

__ADS_1


"Edward memang pantas mendapatkan itu Mom! dan inilah alasan mengapa Edward tak bisa kembali ke Australia menemui Daddy dan Mommy karena disini ada dua orang yang Edwrad sayangi dan cintai. Dia adalah Lea," tatapannya menunjuk kepada Lea yang saat ini tak berani berucap sepatah kata pun. "Dia adalah Ibu dari anakku! HANSEL! Anak kecil yang memanggilku "DADDY" tadi adalah Putraku, darah daging ku. Dan dia adalah Cucu Mommy dan Daddy, dia berhak menjadi bagian dari Keluarga Scirth!" tambah lagi mengatakan semua yang seharusnya terungkap.


"Putra? jadi dia adalah Keponakan ku?" Elena sendiri menahan air matanya yang hampir jatuh. Dugaannya akan miripnya Edwrad dan Hansel tidaklah salah ternyata mengandung hubungan erat antara mereka. Edward mengangguk kecil membenarkan perkataan tak disangka oleh adiknya.


Anyer sendiri semakin penuh isak tangis, memiliki seorang Cucu adalah kerinduan nya, namun dalam cara menodai seorang wanita tanpa ikatan pernikahan bukanlah jalan yang benar. "Hiks hiks, kita sudah memiliki Cucu," tanpa ada sungkan Anyer memeluk Suaminya itu dihadapan mereka semua. Di satu sisi merasa bahagia karena telah memiliki seorang Cucu namun disisi lain ia benar benar kecewa pada Edwrad.


Eder dan Erdo adalah pendengar sejati, mereka hanya orang kepercayaan, tak akan berani membuka suara sedikitpun. Meski dalam benak Erdo juga merasa kecewa pada Edwrad meskipun hanya sekedar orang kepercayaan tetapi ia sudah anggap Edward sebagai keponakan nya juga sama seperti Anyer dan Evans menyayangi Eder. Tentunya hal bejat yang Edwrad lakukan itu sangat melorot kan nama baik Keluarga Scirth, namun tetap saja yang sudah terjadi tak dapat disesali selain dibenahi dengan baik.


"Edward harap Mommy dan Daddy bisa menerima kehadiran Lea dan Hansel dalam Keluarga Scirth. Mereka juga bagian dari hidup ku," ucap Edwrad menyudahi perkataanya.


Edward menggeleng ia menjadi tahu pasti Lea semakin terluka sekali, ia hendak membuka suara namun isyarat tangan dari Evans menyuruh nya berhenti. Evans bangkit berdiri, menyiapkan ancang ancang akan membuka suara."Daddy hargai kemauan mu! Hansel adalah darah daging mu maka Daddy bersedia menerima kehadirannya sebagai bagian dari Keluarga Scirth. Namun untuk dia," Evans melirik tajam kepada Lea. "Dia bukan siapa siapa! hanya seorang yang melahirkan Hansel, dia tidak bisa masuk menjadi bagian Keluarga Scirth!" tambahnya lagi.


DEG!


Bagai disambar petir di siang hari, Lea benar benar serasa hina sekali, seakan akan tiada harga diri yang diberikan untuknya.

__ADS_1


Tentunya semua mata pun tertuju pada Evans dan Lea, ketakutan dan yang tidak di sangka ternyata segitu menyakitkan nya posisi Lea saat ini. Tak ada yang berani membantah,apalagi Anyer tak bisa membantah ucapan serius dari Suaminya itu. Elena dan Edward bahkan saling pandang, beginilah Keluarga terpandang, sulit menerima kehadiran orang baru dengan seenak jidat.


"Dad," Edward mencoba membuka suara namun segera di sela oleh Evans.


"ANGKAT KAKIMU DARI RUMAH INI! BIAR HANSEL AKAN MENJADI BAGIAN KELUARGA SCIRTH SAMPAI SELAMANYA!" Tegasan paling menakutkan terungkap bagi diri Lea yang serasa dunia nya benar benar sudah hancur berkeping keping.


DEG!


______________


DI TOLAK? HARUSKAH LEA HIDUP DALAM ISAK TANGIS SAMPAI SELAMANYA?


YAPS NANTIKAN EPS SELANJUTNYA, KASIH HADIAH BYK² DAN VOTE


SALAM^^

__ADS_1


__ADS_2