Mafia Terjebak Di Pesantren

Mafia Terjebak Di Pesantren
103


__ADS_3

suasana sunyi bagaikan tak berpenghuni,semua orang terdiam dengan mulut yang terbuka, tatapan tak percaya hampir seluruh orang yang ada di sana,detik terus berjalan seiringnya kamera terus merekam.


tangan Azmi bergetar mencoba menstabilkan emosinya,jelas dia lebih tau dari pada semua orang,dia tak kalau ini pasti akal-akalan orang lain agar rumah tangganya hancur.


Azmi mengambil sebuah amplop yang Azmi yakini surat dokter, ingin sekali Azmi meremet kertas itu sangking geramnya.


perlahan tangan bergerak membuka dan mengambil isinya,raut Azmi berubah-ubah saat membacanya membuat semua orang penasaran tapi yang jelas mereka sudah tau kalau itu positif hamil, kenapa?..ya karena tespek yang berada di tangan Azmi sudah menunjukkannya.


"i..ini"bibir Azmi menggetar,dia menatap maita dan Queen bergantian,maita hanya tersenyum tipis melihatnya."jangan menagis!..ahaha!.."respon maita lagi membuat orang semakin penasaran setengah mati, apalagi keluarga Queen dan Azmi.


Azmi tidak bisa menahannya lagi dia dengan cepat berbalik memeluk Queen erat dan menangis di pelukan Queen tengah tersenyum"maaf mereka buat kehebohan!.."bisik Queen dia sendiri saja tidak tau kalau ini akan terjadi.Prank ini bukan Queen yang membuatnya jadi jangan salahkan dirinya yang pertamanya sempat terdiam,diamnya itu sedang berfikir ini hanya sebuah prank atau beneran.


"bagaiman pranknya sukseskan!.."teriak maita dengan gaya angkuh.


teriakan semua orang membuat ruangan besar itu yang tadinya tegang kini langsung ricuh mengetahui kalau ini hanya sebuah prank untuk Azmi eh malah semua orang kena juga,semua orang juga tau kalau Azmi dan Queen sudah menikah dan Acara ini hanya untuk mereka yang belum di laksanakan,tapi siapa sangka Kabar gembira namun juga menegangkan saat sebelumnya membuat mereka heboh.


"gila!..aku bahkan hampir kena serangan jantung tadi, kirain beneran ada wanita ngaku-ngaku istri Gus!.."


"heh!..kau lebay walaupun aku Sampek tegang juga tadi!.."


"ahaha!..kita semua kena prank!.."


"aduh malu kali gue!..masa seorang istri CEO kena prank kan gak lucu!.."

__ADS_1


"huuuuu!..mimpi lah jadi istri CEO!.."


"jadi babu mau?.."tanya seorang wanita dengan canda namun berwajah serius.


"kalian!..."


"ahahaha.."


kalau tamu heboh tentang kena prank maka lain pada keluarga Queen maupun Azmi yang kini mereka semua terharu,bahkan umma dan bunda menangis dengan memeluk Queen. mereka masih belum nyangka ini prank yang benar-benar seperti nyata mereka padahal sudah terbawa emosi tadi.


ternyata ektiing maita sungguh harus di ajukan jempol,bagus dan tanpa gugup harus membuat kehebohan dalam ruangan yang pastinya banyak orang-orang yang latar belakangnya tak biasa,bisa di pastikan lah mental maita tidak main-main.


Azmi?.. Kalian nanyak Azmi di mana?..dia telah terasing kan karena umma dan bunda merebut Queen darinya,baru juga meluk udah di ambil,batin Azmi kesal namun di juga bahagia kalau sebentar lagi dia akan menjadi seorang ayah, membayangkan saja Azmi sudah tersenyum sendiri.


"selamat adik ipar!.."


"terimakasih."dengan senyumnya.


"wah azim sebentar lagi bakal punya ponakan."


mereka tertawa renyah mendengar nada semangat 45 azim,Azmi menatap ayah Dario dan abinya yang juga memeluknya juga.


"akhirnya Abi bakal punya cucu..gak sabar nimangnya"

__ADS_1


ayah dario menatap Abi dengan sengit,"hey itu juga cucuku,"Abi menyerngitkan dahinya,"emang anak kamu yang mana?.."canda Abi dengan tertawa menatap Dario yang mendelik padanya.


Azmi sendiri yang melihat mereka juga tertawa pelan tapi langsung teralihkan pada sosok wanita yang sempat membuat semua orang heboh.maita berjalan dengan anggun dengan menggandeng seorang pria tegap di sampingnya yang terlihat tak berekspresi.


"maaf semuanya!.."maita membungkuk sebentar pada mereka."maaf sudah membuat kehebohan,dan tidak perlu berterima kasih untuk hiburannya,"


semua orang yang tadinya menatap maita sedikit bersalah dan menegur agar tidak terlalu merendah seperti itu namun saat mendengar ucapan maita selanjutnya membuat mereka mengkedutkan bibirnya.


maita tersenyum pada mereka yang jelas tau tanggapan sikapnya namun dia tidak peduli itu yang penting dia berhasil membuat sedikit drama dan dia juga akan mendapatkan bayaran mahal tentang ini,asik dengan fikiranya maita bahkan tak sadar anggota darkness yang tiba-tiba datang.


"kalian dari mana?.. apakah kalian tau tentang ini?.."azmi penasaran membuatnya langsung bertanya saat mereka datang.


"mereka lagi liat drama di atas!.."bukan mereka yang menjawab tapi malah maita menunjuk sebuah balkon yang mengarah pada lokasi mereka."semua akalan ini di buat oleh mereka!.."sekali lagi maita menunjuk kedua orang yang berjalan santai ke arah mereka.


"mereka!.."Azmi jelas kenal dengan di orang itu, kejadian di mana Queen terluka dan harus mendapatkan perangsang dan harus berakhir padanya, membayangkan itu membuat Azmi melamun membayangkan betapa ganasnya Queen saat itu.


plak!


Azmi tersadar saat bahunya di tepuk cukup keras,melihat siapa pelakunya dan ternyata istrinya sendiri,"jangan melamun,.."bisikan Queen membuat darah Azmi seakan mendesir begitu saja.


"Lucia apakah ini yang kamu bilang kejutan?.."Queen bertanya pada mereka berdua yang seperti prangko.


"haha!..gimana?..tegang dan keren kan?..iya dong kakak ipar ku gitu loh!.."Lucia yang bertanya dia juga yang menjawab dengn sombong,Queen saja tak habis fikir kirain sifat kekasih Rekan kerjanya itu akan lembut dan bersopan santun eh dugaan yang salah.

__ADS_1


"kalian tau dari mana kalau Qila hamil?.."Azmi penasaran dan juga menatap Queen merajuk karena dia bukan orang pertama yang tau akan hal ini.


Queen menggaruk pipinya dengan canggung apalagi melihat ekspresi Azmi seperti itu,"hehe,itu saat..."


__ADS_2