
arrrggghhh!...
"ini mimpi!..gue pasti mimpi!.."
plak!..plak!..plak!..plak!
berulang kali suara tamparan terdengar hingga kedua pipi mulus itu memerah!..saat merasakan sakit yang nyata dia tidak menangis melainkan tersenyum lebar.."ini nyata?..ini benar-benar nyata!.."
"akhhh!..gue hidup lagi?.. benarkah?.. senangnya!..hahaha!..kenapa gue bisa liat dunia lagi?..apakah Queen itu mati atau gimana?..ah bodoamat lah yang penting gue bisa main sepuasnya!.."
asik-asik berceloteh girang,dia ingin beranjak dari kasurnya tapi satu yang membuatnya berhenti.
"badan gue kenapa sakit gini!...settt!.."sambil menatap tangannya yang di balut perban putih dan beberapa badannya yang pegal sekali seperti baru saja melakukan hubungan suami-istri yang dalam ke adaan sakit.
"jirrr!.. sakit bet dah!..gue rasanya ingin mati lagi!..eh tunggu jangan sekarang dong tuhan Baek ku,nanti gue enggak bisa liat babang tanfan lagi!..huhu..sedih deh!.."
sedikit lebay dengan tingkah kocak seperti anak kecil, Queenna!..ya itu Queenna dia merupakan sosok jiwa lain dalam tubuh Queen entah bagaimana dia bisa menggantikan Queen.
Queenna merupakan sosok yang bertolak belakang dengan sifat Queen jadi jangan heran nantinya akan banyak hal yang membuat kalian tercengang.
Queenna menatap sekeliling yang tidak terlalu besar namun dengan fasilitas cukup memadai,dia melihat dirinya yang memakai baju tidur dengan serba panjang, dengan menyerngit dahinya seolah berfikir sesuatu.
badannya seperti baru di gagahi bukan kah harusnya dia bangun dia dalam keadaan polos bersama pria?... seperti novel-novel yang ada,tapi kenapa dia memakai baju lengkap dan hanya dirinya di sini?..aneh sekali.
tak!..tak!..tak!
tatapan Queenna langsung tajam ke arah pintu masuk, begitu juga telinganya yang seolah mencari asal suara.
"apa musuh?.."
Queenna bertanya diri sendiri seolah senang,dia tersenyum devil sekarang,"ahh,usaha lama tidak pemanasan!.."saat ingin mengambil ancang-ancang menendang orang yang masuk tapi dia di kejutkan saat siapa yang pertama iya lihat.
wajah Azmi yang khawatir langsung membolak-balikan tubuh Queenna yang diam mematung,dia masih shock dengan kehadiran Azmi.
"Qila kamu gak papakan sayang?.."tanya Azmi penuh kekhawatiran,dia memegang kedua bahu Queenna yang masih mematung dengan melihat Azmi lekat.
__ADS_1
"sayang kam.."
"sangat tampan!.."ujar Queenna tanpa malu memegang wajah Azmi yang dekat.
"sayang!____"
"akhhhh!..melenyot aku bang mendengar suara seksi mu!.."jerit Queenna dalam hati yang kesenangan di panggil sayang tanpa mendengar kelanjutan azmi.
"kamu dengar gak Qila?.."Azmi merasa heran melihat istrinya ini bertingkah aneh,tidak ada segan dari cara bicara dan prilakunya.
"apa karena kejadian semalam,dia semakin berubah?.."Azmi tersenyum membayangkannya.
brukk!..
"astaghfirullah!.. Qila kenapa?..ada yang sakit?.."Azmi dengan cepat memapah Qila yang sudah di masuki jiwa lain,menuju kekasur dengan hati-hati.
"iya..ya!..aku sakit bang!..sakit!.."Queenna mengangguk-angguk seperti orang bodoh yang menatap azmi tanpa berkedip.
"yang mana?.."Azmi sama sekali tidak merasa ganjal dengan sikap istrinya yang beda jiwa itu.
seketika Azmi langsung menatap lekat Queenna dengan bertingkah bodoh,kali ini baru Azmi merasa ada yang aneh.
di saat Azmi lagi berfikir tiba-tiba ada orang luar yang mendobrak pintunya, membuat Azmi segera menutupi Queenna dalam selimut.
"ada pada dengan kalian?.."maksudnya perkataan Azmi adalah kenapa kalian tiba-tiba mendobrak pintu tanpa izin.
mereka bertiga saling pandang,lalu zaen berkata dengan santai,"bukan kah kata pegawai di sini kamar ini ada yang berteriak?..jadi kami khawatir dengan kondisi Queen sedangkan dirimu bukannya tadi ke luar?.."
"tidak terjadi apa-apa!.."dengan tangan yang masih berada di gundukan selimut.
"apa yang kau sembunyikan?.."zaen jadi penasaran melihat tingkah Azmi yang tak biasa.
"dia istri ku!..aku tidak ingin dia di lihat oleh kalian!.. "jujur Azmi.
zien dan Angela saling pandang dan ingin keluar dari sana, sedangkan zaen dengan enggan tapi harus,baru beberapa langkah suara yang sangat akrab membuat semua berbalik menatap Azmi.
__ADS_1
"kau!.."ketiga sontak kaget melihat siapa yang berada dalam selimut.
"hay!.. ketemu lagi dengan Queenna yang santik dan imut,"Queenna berdiri di samping Azmi yang masih linglung karena perubahan Queen membuat tak mengerti.
"kau membuatnya seperti orang bodoh Queenna!.."Angela melirik Azmi.
"hehe benar!..kenalkan gue Queenna!..salken ya!.."Queenna langsung ingin meraih tangan Azmi tapi Azmi dengan cepat menghindar.
"di mana istriku?.."Azmi ingat jelas bahwa di depannya ini istri karena di juga yang membersihkan tubuh Queen saat itu,tapi kenapa paginya dia sudah di tunjukkan sebuah sifat yang berbeda, sangat berbeda.
"gu..eh aku istrimu!.."senyum manis Queenna mencoba merayu Azmi dengan mengubah kata bicara agar sama seperti Queen.
"bukan!.."bantah Azmi tidak akan percaya.
"huh!..babang zaen liat lah,dia bentak ana!.."adu Queenna langsung menggandeng tangan zaen.
"sudah lama tidak berjumpa ana!..apa kabar?.."zaen sangat akrab dengan Queenna yang dia panggil ana, panggilan spesial,karena zaen lah yang paling dekat dengan Queenna si pembuat onar.
"sekarang baik,tapi kemarin itu enggak baik,gue seolah berada di antara surga dan neraka...haha..."Queenna sedikit ngelawak walaupun benar apa adanya yang dia katakan seolah seperti di dunia lain.
"kenapa ke kembali lagi?.."
"engk tau juga sih, mungkin Queen lagi baek sama gua!..."
kedua bercerita berdua seolah mereka bertiga tidak ada di sana,lagi asik-asik bercerita Queenna merasa tangan di tarik sama seseorang.
"apa yang Kalian lakukan?.."sebagai sosok suami tentu azmi merasa terinjak di sini,di depan matanya sendiri istrinya akrab dengan seorang pria selain dirinya,siapa yang tidak panas coba.
"apa yang kau lakukan!.."zaen menegang tangan Queenna sebelahnya, begitu juga Azmi.
"di istriku!..aku berhak atas dirinya!.."Azmi menatap zaen tidak suka,dia tidak suka Qilanya akrab dengan orang yang tidak suka padanya.
"dia buka istrimu!.."perkataan Zaen membuat Azmi emosi apalagi istrinya sendiri tak membelanya tapi malah diam dengan perasaan senang.
"apakah begini rasa di rebutkan oleh pria tampan..Aaaaa,..mau pingsan rasanya!.."jerit Queenna berbunga-bunga,mereka yang sedang ribut karena dirinya, sedangkan dia malah diam-diam senang.
__ADS_1
"stop!!.."