
pagi ini Queen hanya duduk di atas kasur karena dia benar-benar tak di kasih bergerak,Azmi saja sampai tak ke mushola karena tak ingin meninggalkan
Queen yang lagi sakit karena ulahnya,Queen sendiri bosen karena tak boleh itu dan ini,bahkan untuk memasak saja Azmi yang turun tangan.
clek
Queen yang berguling-guling bosen kini langsung duduk dengn melihat Azmi yang membawa makanan untuknya.
"wah apa nih?.."Queen yang baru saja ingin mengambil sendok tapi sebuah tangan besar langsung merebutnya.
"mas yang suap!.."seolah tau isi fikiran Queen Azmi dengn cepat menjawabnya.
"qila sehat walafiat mas klau hanya untuk memakan pakai tangan sendiri,."lama Queen kesel juga,dia kira dirinya lumpuh apa Sampek hanya seperti ini harus di suapin.
"qila sakit karena mas..jadi mas harus tanggung jawab!.."jawaban Azmi yang tegas dan tak menerima penolakan membuat Queen pasrah dan mulai memakan suapan Azmi.
"hm enak,mas makan juga!.."Queen membelai rambut Azmi yang berantakan dan wajahnya yang sedikit hitam,karena terkena arang.
__ADS_1
"mas nanti saja!.."lembut Azmi dan ingin menyuapi lagi tapi Queen sengaja menutup rapat mulutnya, sehingga Azmi hanya bisa memakan juga dan menyuapi Queen,dan begitulah seterusnya.
.
"seberapa banyak rintangan mereka kek?.."
"identitas yang tidak biasa membuat cinta mereka akan penuh dengn rintangan,tapi wanita itu yang penuh akal dan pikiran yang tidak bisa di tebak dan memiliki segudang rahasia hal itu yang membuat murid mu akan susah untuk menyesuaikan diri dan penghalang utama keluarga dan kerabat.."
pria tua itu bergetar ada rasa sedih dalam dirinya,knp begitu sulit.
"apa mereka akan bisa melewati itu semua?.."
"apa maksudnya?..kek!..kakek!.."
"kakek!!.."
abah Umar langsung terbangun dari tidur, keringat yang memenuhi badannya,dia menghela nafas,knp dia bisa tertidur?.. seingat nya dia lagi membaca laporan pesantren saat ini tapi apa yang terjadi?.
__ADS_1
"apa maksudnya dari semua ini?..knp hidup mu sangat sulit nak!.."mimpi ini jelas Abah Umar tau untuk siapa,karena beberapa Minggu yang lalu juga dia di mimpikan seperti ini maka dari itu dia mengabarkan kiyai usman untuk menyuruh anak dan menantunya kesini.
"kisah cinta yang rumit!..banyak rintangan antara keluarga dan wanita!..ini pasti identitas istrinya tidak lah sederhana,siapa dirinya?..bahkan sampai kakek memimpikan ini berulang-ulang kali?...,rumit ini sangat rumit!.."
kisah cinta siapa dan knp dia yang galau tidak tentu seperti ini,sedangkan orang yang sedang di Fikirkan sedang berjalan-jalan melihat indahnya pesantren ini.
"indah sekali!.."Queen menghirup banyak-banyak udara pagi yang sungguh sangat sejuk.
"apakah di tempat tinggal qila tidak segar?.."
Queen melirik Azmi sebentar,dia hanya tersenyum tipis tanpa menjawab,yang jelas jawaban nya hanya dalam hatinya,
"hanya bau amis dan udara yang busuk!...volusi di mana-mana, mungkin kamu tak akan pernah berfikir seperti itu mas!.."
Azmi hanya menatap wajah istrinya yang tenang,tapi tenang nya itu yang membuat azmi penasaran seribu tanya,ada keinginan bertanya lebih dari ini,tapi hanya bertanya sederhana seperti ini saja tidak di jawab,hanya bisa menekan rasa penasaran itu dalam hati karena mengingat besok dia akan pulang dan mengetahui semuanya.
'sabar!'
__ADS_1
hanya itu saja dalam hati Azmi.