Mafia Terjebak Di Pesantren

Mafia Terjebak Di Pesantren
98


__ADS_3

ketegangan dan kecemasan meliputi ruangan VVIP..,rasa takut sedang meliput hati mereka,untuk beberapa saat suasana hening tidak ada yang berbicara hanya suara hati yang terus menerus menghantui mereka tanpa pasti.


tatapan semua mata pada satu orang yang kini berbaring dengan tenang, ketenangan itu sungguh tak mampu membuat mereka tenang juga.gelisah,takut menjadi satu, sungguh tak bisa di ucapkan dengan kata-kata perasaan yang sebenarnya.


"satu menit lagi!.."


deg!..deg!..deg!


jantung mereka berdetak lebih kencang saat ini, suasana ruangan itu semakin mencekam, berkali-kali mereka melihat ke arah jam yang seakan melambat, membuat mereka deg deg ser.


penjelasan Abah Umar membuat mereka sungguh tak menyangka.ada rasa tak percaya namun juga tak membantah akan hal itu.keberadaan Queen saat ini sangat membingungkan bagi yang tak paham,bila yang sudah paham mereka akan semakin khawatir tak menentu.


"apapun yang Ning Qila ambil, Kalian harus ikhlas!..."


kata-kata Abah Umar uang terdengar santai namun membuat gelisah semua orang.


bagaimana kalau Queen memilih pergi?..dan Queenna yang kembali?..atau gimana kalau kedua yang pergi?.. berarti....tak bisa mereka bayangkan bagaimana hancurnya mereka termasuk keluarga Queen yang saat ini berkumpul.


Ting!


mereka menahan nafasnya saat pukul tengah malam pas,dalam hati mereka semua berdoa yang terbaik untuk Queen saat ini.


wajah Queen semakin pucat seiringnya waktu berjalan, membuat mereka semakin panik.


"ayah!..ayah!..hiks!..anak bunda.. enggak!.enggk!.."bunda Hannan sudah sadar sebelumnya dan dia juga mendengar cerita yang sama sekali belum ia ketahui, awalnya tak percaya namun saat ini?..bunda hannan langsung meracau tidak jelas melihat wajah dan tubuh Queen menjadi dingin.


"enggak!..ini pasti tidak nyata!.."Azmi yang berada di samping Queen menatap tidak percaya,dia juga mengguncang tubuh istrinya yang dingin dan semakin pucat.


"enggak ini pasti bohongkan!..adek saya engk mungkin...enggak!.."


"dokter!.. dokter!..sialan,di mana dokterrrr!!.."


suasana semakin heboh, keributan ruangan itu membuat dokter dan suster buru-buru masuk dengan keringat dingin,bukan mereka saja yang panik tapi dokter itu juga panik mendengar ancaman Ryu tak main-main akan meratakan rumah sakit ini.


"cepat!.. periksa!!.."Azmi dalam suasana takut tak terkira membuatnya emosi apa yang di lakukan dokter Sangat lah lelet menurutnya.


"saya akan menyuruh atasan mu untuk memecat mu yang sangat tidak profesional!.."

__ADS_1


glek!


keringat dingin dokter dan suster itu membuat mereka menjadi tegang,sangat sial bisa masuk ke ruangan ini,yang di huni singa-singa kelaparan semuanya.


"tenang Azmi!..cepat dokter periksa menantu saya!.."Abi menenangkan azmi yang sudah tak bisa mengontrol emosi.


semua orang menatap Queen yang periksa dokter,dalam hati mereka berdoa agar Queen kembali pada mereka,pendingin ruangan sangat tidak mempan bagi mereka yang kini seperti cacing kepanasan yang tak bisa diam.


Azmi menggenggam tangan Queen dengan erat,takut kalau istrinya akan pergi jauh darinya.


"inalillahi wainnailaihi rojiun!..."


deg!.


jantung mereka terasa berhenti untuk sesaat,mata mereka membelalak tak percaya,apa mereka salah dengar?..tidak ini benar,dokter tadi mengucapkan....


"tidakkkkk!!.."


baik bunda maupun umma langsung berteriak histeris,mereka langsung ambruk dan pingsan,Ryu dan Daffa terlihat juga tak percaya sampai hampir jatuh karena merasa badan mereka lemas,mereka memeluk bunda mereka di lantai dengan air mata yang mengalir deras,rasa tak percaya menyelimuti mereka,ini tidak nyatakan?..


azim sendiri sebenarnya syok mendengar ucapan dokter itu,namun dia masih dapat mempertahankan kesadarannya akan umma yang pingsan itu.


sedih rasanya,dario dan keluarganya baru saja bertemu dengan Queen sebagai anaknya yang hilang,kini mereka di pertemuan dengan pertemuan terakhir?..ini sangat menyedihkan dan menyakitkan bagi mereka.


anggota darkness menatap nanar ratu mereka,penyelamat mereka, penyelamat hidup dan segalanya bagi mereka kini malah berbaring dengan tidak bernyawa.


mata mereka berkaca-kaca,Zia dan Angela sudah menangis dalam diam, zien dan zaen tak menangis namun tatapan mereka terlihat sendu. sedangkan pitter yang baru kembali dari kamar mandi kini juga tidak percaya, dengan cepat dia memeriksa sendiri namun sangat mengejutkan dirinya sendiri bahkan detak jantung Queen sama sekali tidak ada.


di mana orang lain menangis dan melampiaskan rasa sesak di hati,namun berbeda dengan Azmi yang saat ini malah seperti orang bodoh yang kehilangan separuh hidupnya, hidup dan mati!.. seakan dua kata itu ada di dalam diri Azmi yang hidup namun seakan mati.


Abi tak tega melihat Azmi seperti itu pun langsung memeluknya,"tenang nak!.. ikhlaskan!.."


Azmi seakan tersadar dalam dunianya diapun menggelengkan kepala kuat,dia langsung memeluk Queen dengan erat, seakan-akan hari ini dia tak akan bertemu lagi.


"ini tidak nyata!..ini pasti mimpi!..Abi tolong azmi!.. bangunan Azmi ..mimpi ini sangat menyakitikan!.."


abi menggelengkan kepalanya seolah menyadarkan Azmi bahwa ini tidak mimpi.

__ADS_1


"ini mimpi Abi!..ini mimpi!.."tak peduli badannya yang masih sakit!.. hatinya lebih sakit Dari apa yang dibayangkan,ini benar-benar membuat Azmi seakan gila.


"sadar nak!..sadar!.."


"enggakk!..engggkk!..hiks!.."


semua sedih namun melihat Azmi yang seperti Sangat terpukul membuat mereka semakin sedih.


azmi sangat erat memeluk Queen yang sudah kaku sebagai mana manusia yang tak tak bisa hidup lagi,azmi tak ingin melepaskan pelukannya sedikit pun,dalam hidupnya Queen sangat berarti baginya,percuma hidup kalau sesuatu kehidupan itu telah pergi Dalam hidupnya.


tidak berguna!..itu lah kira-kira.


tangis Azmi tiba-tiba melemah,tanpa sepengetahuan Azmi, pitter memberi obat penenang agar Azmi tak semakin tertekan.


pitter membenarkan posisi azmi agar nyaman,lalu menatap tubuh Queen mereka yang kini di peluk oleh Dario yang sama terpukulnya atas kepergian Queen.


"Queen!.. kepergian mu hanya membuat mereka terpuruk!..mereka sedih kami juga sedih"pitter.


"kau pergi begitu saja!..tanpa kata?.."zien.


"selamat tinggal Queen dan Queenna,aku menyayangi kalian!.."zaen.


"Queen kau pahlawan ku!..,"Zia.


"Queen kau menyebalkan namun aku suka!.. hiks!..kenapa kau pergi?.."Angela.


"nak maafkan ayah yang bahkan tak pantas kau panggil ayah!..maaf!.."ayah Dario.


"semoga kamu tenang di sana nak!..pergi lah dengan tenang!.. Abi tau ini mungkin adalah pilihan Tuhan dan dirimu.."Abi usman.


"azim sedih,tapi kak Azmi lebih sedih mbak!..kembali lah walaupun dunia menolak itu!..azim egois tapi demi kak azmi,azim rela egois mbak Qila!.."azim.


"Qila jangan pergi!..mas enggak rela,mas egois tapi ini nyata,maaf!.. kembali lah!..kembali!..mas enggak bisa hidup tanpa mu!..,kembali sayang,kembali lah!...kamu sudah janji akan membuat keluarga kecil yang bahagia,namun kamu ingkar,kamu meninggikan mas di sini!..mas sakit sayang!..mas sakit.."Azmi perlahan-lahan menutup matanya dengan sedih.


.....


comen dong biar author semangat nih..

__ADS_1


see you yang masih setia baca,jangan lupa like,komen,vote dan kasih 🌹 ya..


__ADS_2