Mafia Terjebak Di Pesantren

Mafia Terjebak Di Pesantren
53


__ADS_3

"Aqila!.."


Queen menoleh pada Imah yang menghampiri dengn tergesa-gesa,ada raut khawatir di wajah cantiknya.


"knp Imah?.."


"kamu engkpapa kan?..knp bisa pingsan sih?..kamu tau gak sih aku Sampek ingin serangan jantung liat kamu kesakitan seperti itu,trus itu lagi Gus azmi Sampek pucat karena khawatir liat kamu!..huh kamu buat semua panik!.."cerocos Imah panjang,bahkan membuat Queen tercengang.


"apa iya?.."tapi mengingat ini siapa yang cerita ya pasti fakta.


"maaf ya udah buat kalian susah!.."tulus Queen yang merasa dirinya menyusahkan orang lain.


"engk papa Aqila lagi pula itu bukan ke inginan kamu,siapa coba yang mau sakit!.."dengn senyum manisnya.


"oh ya maaf ya aku baru bisa jumpai kamu,soalnya tadi ngurus santri putri jadi tidak sempat liat kamu!.."sesal Imah, mengingat tadi dia mengurus santrnya.


"tidak apa-apa Imah!.."


pembicaraan mereka terputus saat ada yang memanggil Queen yang tidak jauh dari sana.


"assalamualaikum!.."


"waalaikumsalam.."kompak keduanya, melihat Azmi yang datang bersama Abah Imah.


"ngapain di sini,ayok pulang ndok!.."ajak Abah pada Imah yang malah masih terdiam.


"i-iya Abah!.."Imah menoleh kearah Queen,"aku pulang dulu ya Aqila!HM..Gus, assalamualaikum.."setelah mengatakan itu dia pun pulang bersama Abah Umar ke rumah.

__ADS_1


tinggal lah Azmi dan Queen di depan mushola dengn beberapa santri yang lewat.


"ayok pulang!.."dengn memegang tangan Queen tiba-tiba,untung saja Queen tidak memelintir tangan Azmi yang membuatnya kaget.


"iya mas!.."sholat subuh yang baru saja mereka selesaikan,mereka pulang dan mengerjakan pekerjaan dan belajar mereka setelah ini,hari yang masih sedikit gelap,dan cuaca yang sangat sejuk, apalagi saat melewati perkebunan itu,Azmi malah menarik Queen kesisi kirinya agar tak melihat perkebunan yang subur dengn tanaman itu.


melihat tindakan azmi membuat Queen merasa penasaran,ada apa di sana?,dan siapa yang bicara waktu itu?,queen melihat kerah perkebunan itu tapi dengn cepat suara itu kembali tapi berbeda kata.


"satu tubuh dua jiwa akan menghancurkan keduanya,atau satulah yang menjadi utuh untuk selamanya!."


Azmi melihat gerakan aneh queen saat melihat perkebunan itu,dengn cepat dia menutupi matanya.


"jangan melihat kesana!..fikir kan yang lain jangan biarkan fikiran kosong!.."dengn merengkuh tubuh Queen kedalam pelukannya,di berjalan dengn tergesa-gesa.


"apa itu?.."gumamnya Queen dalam hati.


'satu tubuh dua jiwa akan menghancurkan keduanya,atau satulah yang menjadi utuh untuk selamanya!.'


"ada apa di kebun itu?.."Queen tidak bisa kalau tidak bertanya, penasaran terlalu tinggi dari pada gengsinya.


Azmi menghela nafasnya,mau tak mau dia harus cerita dan setelah itu bertanya agar bisa menyelesaikannya secepat mungkin.


"sini!!.."sebelum itu Azmi menyuruh Queen untuk duduk di sampingnya,Queen yang tak mau lama-lama langsung saja menurut.


"perkebunan itu adalah sebuah yang di bilang cukup mistis,Aqila percaya bukan klau di dunia ini bukan hanya manusia saja?.."Queen di tanya seperti itu tentu saja menganggukkan kepalanya percaya,tentu tau akan hal itu,mereka hidup di dunia ini berdampingan dengan mahluk tak kasat mata,tapi mengingat akan hal itu,apakah suara itu dari sosok mahluk halus?.


"di sana merupakan moyang terdahulu Abah Umar, beliau merupakan sosok Yanga tidak pernah di ketahui bagai mana rupanya dulu,tapi yang Abah ketahui dia itu moyangnya terdahulu,dia tinggal di perkebunan itu membawa cerita sendiri,.."

__ADS_1


"apakah dia mengetahui masa Yang akan datang!.."tanya Queen semakin penasaran.


"kata Abah seperti itu, siapapun yang mendapat suara yang menurut nya tak masuk akal,tapi ketahuilah itu merupakan hal yang akan terjadi kelak!..,yang mendapat suara itu tidak lah semua orang, melainkan orang-orang yang tertentu saja!.."Azmi menjelaskan apa yang ia ketahui akan hal ini.


"hmm,apakah mas pernah mendengar suara seperti itu?.."


"pernah ,itu dulu saat tinggal di sini satu tahun,suara itu akan muncul terus menerus sepanjang hari,saat pindah ke Kairo mas juga sering mimpi aneh!.."


"apa itu?.."


Azmi terdiam sejenak,untuk mengingat kembali apa yang ia alami dulu, masa-masa yang penuh tanda tanya baginya.


"seseorang yang sangat menderita, seseorang yang di paksa melakukan hal yang tak seharusnya,dan darah di mana-mana!"


Azmi memejamkan matanya melihat kilasan seorng gadis kecil menangis meraung-raung,untuk membunuh seseorang,darah di mana-mana, tempat yang mengerikan dan berbau sangat menyengat langsung melintas di fikiranya Azmi.


Queen terdiam mendengar itu,knp Azmi seolah bercerita tentang dirinya?..dia seperti itu juga, walaupun agak berbeda tapi awal ceritanya sama,dia di paksa akan hal itu,tapi setelah mendapat kasih sayang palsu dari mereka dia jadi menuruti kemauan mereka melakukan hal yang tak ber manusiawi sekalipun.


dada Queen tiba-tiba saja sesak mengingat nya,rasa sedih,marah dan dendamnya blm terlepas dalam dirinya, musuh utamanya itu adalah keluarga angkatnya itu.


Queen menarik nafasnya dalam-dalam, lalu bertanya untuk menghilangkan rasa sesak di dadanya ,"kata-kata seperti apa yang menghantui mas saat itu?.."


Azmi menatap wajah istrinya yang tampak tenang tapi tidak di dalamnya yang penuh kekelaman,Azmi kembali mengingat ucapan yang selama setahun menghantui.


"di mengatakan.....'hidupnya yang gelap akan terang bila dia takdirnya tapi akan menjadi gelap tanpa ada sisa terang sedikit pun!'.."


dada Queen semakin sesak kala mendengar itu,knp kata-katanya seolah-olah tertuju padanya dirinya yang kotor ini.

__ADS_1


"apakah mas merasa itu terjadi?.."penasaran dengn jawaban Azmi, walaupun sudah tau ini nyata.


__ADS_2