
Seorang laki-laki berdiri di depan hutan kota mengamati pergerakan awan yang tampak diliputi mendung yang tak biasa.
Ada sesuatu yang terjadi, atau baru terjadi.
Ya, sebuah pintu menuju ke dunia yang bukan dunianya manusia telah terbuka, laki-laki itu bisa membacanya dari reaksi alam yang kini terlihat jelas.
Laki-laki itu baru akan pergi menuju jalanan, manakala hantu perempuan dengan rambut menutupi wajahnya yang rata mendekat.
"Hai peri Raymond,"
Panggil si hantu,
Laki-laki yang merupakan peri itu menoleh, dilihatnya hantu dengan rambut yang menutupi wajah tampak berdiri mengambang.
"Ada apa Tu?"
Tanya peri Raymond,
"Ada yang mengikutimu semalam, hantu seperti Barbie, apa kau tahu?"
Tanya si hantu rambut,
"Benarkah?"
Peri Raymond tampak celingak-celinguk lalu berbalik arah untuk lebih mendekati si hantu.
__ADS_1
Jelas ia celingak-celinguk karena memastikan tak ada mahluk lain lagi di sana, ia tak mau pembicaraannya dicuri dengar, atau juga jika manusia yang melihat pasti akan mengira ia pasien Rumah Sakit Jiwa yang baru saja kabur karena terlihat bicara sendirian.
"Semalam, dia mengikutimu hingga tengah hutan dekat tempat tinggalmu, bagaimana bisa kau abai hingga tak menyadarinya."
Kata si hantu rambut.
Peri Raymond terdiam sejenak, ia ingat semalam ada aroma mint yang tercium olehnya.
Aroma mint segar yang ia jelas kenali betul pemiliknya.
Peri Raymond mengikuti asal aroma mint itu hingga sampai di dekat sebuah rumah super besar meskipun dalam bentuk bangunan khas Jepang.
Tapi...
Tentu saja bukan bentuk dan ukuran bangunan rumahnya yang membuat peri Raymond terus mengingat rumah itu dan bahkan hari ini ia ingin mengulang datang kembali ke sana, melainkan aroma mint yang sekian puluh tahun ia cari itulah yang begitu menarik perhatiannya.
Energi yang seperti api, sangat panas yang membuat kecil sekali kemungkinan bisa menembus pagar gaib itu.
Rumah itu, rumah siapa gerangan? Kenapa ada rumah dengan pagar gaib sekuat itu? Mustahil jika ada manusia yang bisa membuat pagar gaib dengan kekuatan sebesar itu, kecuali jika ia adalah bagian dari penyihir di tahun 1400an.
Dan kini, peri Raymond jadi dibuat semakin penasaran, karena mendengar si hantu rambut membicarakan sosok hantu berbentuk Barbie yang mengikutinya.
"Hantu itu, dari mana hantu itu melihatku?"
Tanya Raymond pada si hantu rambut.
__ADS_1
"Ia sepertinya bukan hantu daerah sini, sepertinya ia hantu yang sedang berlibur."
Kata si hantu rambut.
"Apa dia baru jumpa fans dengan Sadako atau bagaimana."
Peri Raymond jadi geleng-geleng kepala, bagaimana bisa ada hantu liburan?
Hantu rambut lalu menunjuk ke arah Aunty Maria semalam menuju pulang.
"Ia terbang ke arah sana, mungkin semalam kay dari sana Peri Raymond."
Kata si hantu rambut.
Peri Raymond memandang ke arah yang ditunjuk si hantu rambut, dan jelaslah itu adalah menuju ke rumah yang semalam peri Raymond kunjungi.
Mungkinkah hantu itu dari sana? Tapi bagaimana bisa ada hantu di rumah itu yang jelas gerbang gaibnya saja sedemikian kuat. Apa sebetulnya yang terjadi? Batin Peri Raymond bertanya-tanya.
Di samping itu, langit kini mulai semakin diliputi awan seperti mendung. Peri Raymond menatap langit lagi, ia sangat heran dengan perubahan alam yang merupakan tanda dan kabar ini.
Aneh...
Setelah sekian puluh tahun, kini seolah semua keanehan kembali bermunculan. Mungkinkah ini pertanda sesuatu?
Peri Raymond terus bertanya-tanya.
__ADS_1
**-------------**