Magic In Love

Magic In Love
49. Mencari Belle


__ADS_3

"Vineeees... vineees... Ini aku Loriiii..."


Lori masih berusaha mengejar unicorn milik Belle.


Saat kemudian mereka semua keluar dari hutan coklat dan sampai di atas tebing, Lori kembali memanggil Unicorn milik Belle.


"Vineeees..."


Panggilan Lori yang sudah mulai letih itu akhirnya mampu didengar Vines.


Unicorn milik Belle itu akhirnya berhenti terbang, dan tampak menoleh ke arah Lori yang kini melayang menyusulnya.


Melihat sosok Lori, Vines yang semula akan pergi menjauh kini akhirnya terbang ke arah Lori.


Lori menyambutnya dan langsung memeluk Vines dengan erat.


"Kau baik-baik saja? Syukurlah... Syukurlah..."


Lori mengelus kepala unicorn adiknya itu dengan lembur dan penuh haru.


"Belle dibawa Merry pergi ke danau kematian Lori."


Tutur Vines.


"Kapan? Kapan Belle dibawa Merry?"


Lori jelas saja langsung panik.


"Saat kau pergi ke dunia manusia."


Jawab Vines.


"Ha... hari saat aku pergi? Itu sudah beberapa hari lalu."


Lirih Lori lemas,


"Danau kematian, di mana itu?"


Tanya Aunty Maria nimbrung.


Lori lantas menunjuk tebing yang ada jauh di sana,

__ADS_1


"Di sana, tersembunyi..."


Kata Lori.


"Kalau begitu, kita ke sana saja sekarang."


Ajak Aunty Maria tak sabar.


Lori menatap unicorn milik Belle,


"Kau yakin Belle ada di sana bukan?"


Tanya Lori.


Vines mengangguk,


"Saat kau pergi, dua peri penjaga istana Oracle datang mencarimu dan juga mencari Merry. Mereka menginginkan Aquamarine stone,"


"Dua peri penjaga menginginkan Aquamarine stone?"


Tanya Lori.


Jawab Vines.


Lori menghela nafas, ia menoleh ke arah Aunty Maria dan keduanya saling bertatapan.


"Oracle... aku tidak tahu dia ternyata berambisi atas Aquamarine begitu rupa,"


Lirih Lori kecewa karena ternyata Oracle pemimpin mereka juga adalah peri yang jahat.


"Sudahlah Lori, yang terpenting sekarang adalah kita harus selamatkan Belle."


Aunty Maria mengingatkan soal Belle lagi pada Lori, membuat peri cantik itupun akhirnya mengangguk,


"Baiklah Aunty, kita ke sana."


Putus Lori,


"Naiklah ke punggungku saja Lori, aku akan mengantar kalian sampai ke danau kematian, aku juga ingin menemukan dan menyelamatkan Belle."


Ujar Vines.

__ADS_1


Lori menganggukkan kepalanya, lalu melompat cepat ke punggung unicorn milik Belle tersebut.


"Aunty, ayolah, naik unicorn juga, kau pasti juga lelah."


Kata Lori.


Aunty maria akhirnya ikut naik ke atas punggung Vines, duduknya macam orang jaman dulu yang kalau membonceng sepeda akan duduk menyamping sambil pegangan perut.


Lori jelas jadi geli,


"Aunty, apa tidak ada gaya bonceng yang lebih modern?"


Tanya Lori protes,


Jelas saja, Lori yang merupakan peri anak kekinian merasa aneh ada gaya membonceng macam Aunty Maria.


Aunty Maria geleng-geleng,


"Sudahlah, jangan berisik, ini adalah gaya bonceng paling nyaman, tidak usah protes."


Kata Aunty Maria,


"Ya... ya... ya... baiklah, apa maunya Aunty saja deh."


Lori pun akhirnya mengalah.


Lori lantas menepuk Vines agar unicorn itu bisa segera terbang,


Vines mengangguk, lalu dalam sekejap, ia langsung melesat terbang menjauh menuju hutan terlarang di mana di sana ada danau kematian.


Danau yang selalu dihindari oleh para peri karena mereka percaya jika danau itu adalah danau penuh kutukan.


Di mana di sana dulunya pernah dijadikan tempat tinggal penyihir jahat yang menumbalkan seorang peri cantik dari keturunan raja terdahulu.


Peri yang sempat dibenci banyak saudaranya karena kecantikannya itu lantas dijadikan oleh mereka sebagai tumbal pada penyihir jahat untuk bisa merubah wajah mereka menjadi secantik saudarinya itu.


Sayangnya, setelah peri tercantik itu ditumbalkan, ia yang tak berdosa akhirnya justeru dijadikan penguasa danau kematian, dan saudara-saudara si peri yang merupakan pendengki justeru bukannya wajah mereka berubah menjadi cantik malah semakin menyeramkan, karena keriput dan jelek.


Mereka lantas melarikan diri dari istana karena takut dihukum oleh Baginda Raja ayah mereka, dan bersembunyi di balik bukit menjadi kelompok penyihir tua.


**-----------------**

__ADS_1


__ADS_2