
"Cepat! Kita harus cepat!!"
Kata Belle yang melesat menuju hutan bunga bersama beberapa peri penjaga istana Oracle untuk mencari keberadaan Lori.
Belle sangat yakin, saat ia melintas di sana sepulangnya ia mencari Unicorn miliknya, ia sempat menghirup aroma mint milik Lori.
Ia yakin betul jika itu adalah aroma sang kakak, dan sepertinya tadi Lori benar ada di sekitar sana.
Ah Belle rasanya begitu menyesal, karena ia tak langsung mencari keberadaan Lori saat ia menghirup aroma mint khas Lori.
"Loriiii... Loriiii... Di mana kauuu...?"
Belle memanggil nama Lori, ia sungguh berharap Lori bisa mendengar panggilannya dan segera menampakkan dirinya.
Belle terus terbang ke sana ke mari.
Belle peri yang semula selalu terbang menggunakan Unicorn nya itu, sesungguhnya merasa mudah letih.
Tapi kali ini, karena semangatnya untuk bisa menemukan Lori lebih besar, maka letih pun ia abaikan.
"Tuan Belle, jangan terlalu jauh dari kami, belum bisa kita pastikan bahwa musuh tidak di sini. Mereka bisa datang kapan sa..."
Dan belum lagi kalimat salah satu peri penjaga yang mengikuti Belle selesai, tiba-tiba sekelompok burung gagak hitam melesat ke arah mereka untuk menyerang.
Semua peri dan Belle pun jadi terpencar, mereka lantas diharuskan menghadapi serbuan sekelompok burung gagak hitam yang jumlahnya sangat banyak itu.
Para peri penjaga pun segera mengeluarkan senjata mereka masing-masing, Belle juga tak mau ketinggalan, ia juga tampak beraksi meskipun kekuatannya sebagai peri tentu saja belum maksimal mengingat usia Belle yang masih belia.
__ADS_1
Sekelompok burung gagak hitam menyerang dengan sangat membabi buta.
Beberapa peri bahkan ada yang sempat terpental lalu terhempas ke bawah.
Pertarungan dua kelompok yang tak seimbang secara jumlah itupun berlangsung sengit.
Para peri penjaga yang bertarung mati-matian untuk melindungi Belle agar tak sampai terluka itupun tumbang satu persatu.
Hingga akhirnya peri penjaga yang tersisa tinggal dua saja, mereka lantas memutuskan untuk menyerah dan lari dari tempat pertarungan.
Tentu saja, mereka melarikan diri dengan menarik Belle sekuat tenaga.
"Kita menyerah saja Tuan Belle, kita tak akan bisa menang, mereka terlalu banyak."
Kata salah satu peri penjaga tersebut.
"Kira langsung ke istana, cepat!!!"
Kata salah satu peri penjaga, dan mereka pun cepat terbang melesat menuju istana di mana Oracle berada.
Wuuuuz...
Dua peri penjaga terbang masuk ke wilayah istana bersama Belle, yang langsung disambut sekelompok peri penjaga lain yang ada di istana untuk kemudian menyerang kelompok burung gagak yang mengejar Belle dan peri penjaga yang pergi bersamanya.
Sekelompok burung gagak hitam itu dipanahi dengan anak panah dari cahaya oleh para penjaga.
Banyak dari mereka yang terkena panah langsung jatuh ke tanah lalu menghilang jadi asap.
__ADS_1
Maka, kali ini korban yang berjatuhan pun berganti, kelompok gagak hitam itu nyaris setengahnya mampu dikalahkan hingga akhirnya mereka memutuskan untuk berbalik arah menjauhi istana.
"Apa yang terjadi?"
Tanya Oracle pada Belle yang akhirnya telah berhasil selamat dan masuk ke dalam istana.
Dua peri penjaga yang mengawal Belle pun akhirnya mewakili Belle menjelaskan apa yang terjadi.
"Ah gagak hitam, mereka dari para penyihir tua bukan?"
Tanya Oracle seraya menatap jendela kaca besar istana yang kini terbuka hingga ia bisa melihat langit luas di sana.
Langit yang beberapa kali belakangan sering memperlihatkan tanda aneh, termasuk tiba-tiba menggelap seperti malam tanpa sebab.
Ya...
Pertanda, itu adalah pertanda, bahwa ada sesuatu yang akan terjadi.
Sama seperti ketika Dark Joe, monster-monster pemakan jiwa murni itu berkeliaran mencari mangsa hingga membuat ketakutan dan juga suasana mencekam, saat itu, sebelum peristiwa itu juga langit seolah memberikan tanda akan ada hal buruk terjadi.
Kali ini...
Apa kiranya yang akan terjadi kali ini?
Oracle tiba-tiba merasa semakin takut tak mampu menyelamatkan istana lagi.
**---------------**
__ADS_1