
Aquamarine stone memancarkan sinar yang sangat terang yang kekuatannya seolah langsung mampu merobek seluruh energi yang Oracle jadikan sebagai pagar lukisan di mana Belle bersembunyi.
Melihat pagar pada lukisan itu terbuka, peri Merry yang ingin sekali bisa menangkap Belle langsung berusaha melompat ke arah lukisan, sayangnya Ali tentu saja tak mengijinkannya.
Ali dengan kecepatan dan ketangkasannya, langsung menangkap lengan tangan peri Merry, tampak Merry langsung mengayunkan tongkatnya ke arah Ali untuk melakukan perlawanan.
Keduanya pun lantas terlibat saling serang.
Meskipun Ali adalah manusia, namun gerakannya sudah cukup cepat dibandingkan manusia biasa yang lain, meskipun tentu saja tak sehebat Zizi.
Unicorn milik Belle membantu Belle keluar dari dalam lukisan, sementara Lori yang semula akan membantu Ali mengalahkan Merry tiba-tiba ditarik Belle agar menjauh dari tempat Lori berdiri sebelumnya.
Sesosok mahluk besar hitam yang mengerikan melompat masuk, Belle mengeluarkan bola api dari tangannya dan segera melemparkannya ke arah mahluk itu.
Tapi, makhluk besar hitam itu kemudian kembali berdatangan, jumlah mereka semakin banyak.
"Sepertinya para peri penjaga istana telah banyak yang gugur, kita harus selamatkan istana!"
Kata Belle yang lantas melompat naik ke atas unicorn miliknya, sambil terbang dengan unicorn, Belle melemparkan bola-bola api dari tangannya.
Tak berbeda dengan Belle, Lori juga tampak melawan pasukan Dark Joe dengan kekuatannya yang kini berkali lipat daripada sebelumnya.
Sementara satu persatu mahluk hitam besar itu tumbang, Belle membawa unicorn nya keluar lewat jendela istana, di mana di luar sana terlihat begitu kacau suasananya.
__ADS_1
Lori menghambur ke arah Ali yang kini tampak sibuk meladeni serangan demi serangan Merry, Lori segera membantu Ali, dengan kekuatan Aquamarine stone, Lori menyerang Merry.
"Anak tidak tahu diuntung!"
Peri Merry kesal bukan main karena Lori kini jelas-jelas telah berani menyerangnya.
"Kau yang membuatku terpisah sekian lama dengan kedua orangtuaku, kau yang membuat keluargaku hancur! Kau yang membuat Ibuku tersiksa terkurung di puri yang sangat jauh!!"
Lori benar-benar marah dan ia terlihat begitu geram pada Merry.
Lori menghempaskan energi Aquamarine stone dan mengarahkannya ke dada Merry, peri tua itu berusaha menghindar namun tak sanggup karena Ali lebih dulu mendorongnya ke belakang.
Merry memegangi dadanya yang kini terasa begitu panas terbakar.
Lori menatap tajam Merry yang kini mulai terhuyung -huyung.
Ali merebut tongkat di tangan Merry, dan melemparkannya pada Lori.
"Percuma kamu mau membalas dendam Merry, kau tak cukup mampu melawanku, hahahhaha..."
Lori tampak terbahak-bahak,
Ali yang merasakan kejanggalan atas diri Lori menatap Lori,
__ADS_1
"Lori,"
Panggil Ali, tampak Lori yang dipanggil menoleh ke arah Ali,
"Ya Ali, ada apa?"
Tanya Lori.
"Kau, benarkah ini kau?"
Ali yang merasa tawa Lori sangat aneh dan tak biasa membuat Ali akhirnya jadi terpaksa bertanya,
"Dia bukan sepenuhnya Lori yang kau kenal, dia Dewi kematian."
Tiba-tiba Merry yang bicara,
Lori yang tak suka Merry ikut campur langsung mencekik nenek tua itu dengan tangannya,
Ali menarik Lori, namun kekuatan Lori yang sangat luar biasa justeru membuat Ali terpental.
Dan saat Ali masih terlihat mencoba berdiri tegak lagi, tiba-tiba Lori melayang, dengan tangan masih mengepal, Ali kini berhadapan dengan Lori.
**------------**
__ADS_1