MASAL Menanti Buah Hati

MASAL Menanti Buah Hati
MASAL 37 Ambyar


__ADS_3

"Assalamualaikum paman, selamat malam, tripel V datang," ucap Berlian sambil menggendong Viyoza saat Malik sudah membuka pintu rumahnya. 


"Kenapa paman Malik mukanya ditekuk? Apa paman tidak senang tripel V berkunjung kerumah paman?" sambung Varo yang sedang menggendong twin ditangan kanan dan juga tangan kirinya. Dan Varo juga Berlian langsung masuk kedalam rumah diikuti para pengasuh tripel V. 


Malik menghembuskan nafasnya sambil mengacak-acak rambutnya, karena seketika fantasi liarnya menjadi ambyar gara-gara kedatangan pasangan somplak, yang sudah mengganggu waktunya bersama Sabila. 


"Akhirnya tripel V datang juga," ujar Sabila yang langsung mengambil alih baby Viyoza dari gendongan Berlian. 


"Tentu dong, tadi kalau grandma tidak memberi tahu kalau kamu sedang ngidam aneh ingin tidur bersama tripel V, tentu saja aku tidak tahu," ucap Berlian sambil cipika cipiki. 


"Jadi malam ini tripel V boleh menginap disini?" tanya Sabila antusias tapi tidak dengan Malik yang sekarang berada dibelakang Sabila sambil mencolek colek tubuh Sabila dari belakang. 


"Apa sih mas, bisa diam tidak, aku yang menyuruh tripel V kesini untuk menginap," jelas Sabila membuat Malik langsung menepuk jidatnya. 


"Kenapa kamu tidak bertanya dulu kepadaku Sabila," 


"Memang kenapa sih mas? Aku ingin tidur bersama tripel V lagian besok juga hari libur," ucap Sabila yang langsung mengajak tripel V untuk menuju kamarnya. 

__ADS_1


"Kasihan deh wedus tidak bisa kikuk kikuk ahay," ucap Varo meledak Malik saat Sabila, Berlian, tripel V dan juga pengasuhnya naik menuju kamar Sabila menyisakan Varo yang terus meledek Malik, dan Malik yang hanya bisa menggeleng gelengkan kepalanya. 


Malik langsung menghembuskan nafasnya kasar saat Malik masuk kedalam kamarnya, pasalnya tempat tidur miliknya dan juga Sabila penuh dengan tripel V, tak hanya kamarnya yang penuh, lantainya pun penuh dengan kasur lipat saat empat pengasuh tripel V tidur di dalam kamar Malik. 


"Mas Malik tidur dikamar sebelah saja ya? Kalau tidak di kamar tamu, ok, aku ingin tidur bersama Berlian dan juga tripel V malam ini," ujar Sabila tapi Malik tidak mendapati Berlian berada dikamarnya.


"Sialan pasti mereka berdua sedang pacuan kuda, akkhhh menyebalkan sekali," ucap Malik yang langsung keluar dari kamarnya dengan penuh emosi saat tidak ada tempat lagi untuk dirinya di kamarnya sendiri ditambah lagi dirinya tidak melihat Berlian dan juga Varo. 


Varo langsung menghampiri Berlian di dapur, saat Berlian ingin mengambil air minum ketika dirinya merasa kehausan. 


"Mommy," ucap Varo sambil memeluk tubuh Berlian dari belakang. 


"Tidak mau, sebelum kamu mengiyakan keinginan aku yang sudah aku tahan semenjak kelahiran Oza," 


"Daddy kita sudah sepakat tidak akan memiliki anak lagi bukan," 


"Iya aku tahu, tapi masa kita tidak melakukan yang lezat-lezat lagi?" 

__ADS_1


"Bukan begitu daddy, aku belum memasang alat kontrasepsi dan belum berkonsultasi ke dokter Fitri daddy, aku tidak ingin kejadian terakhir saat aku sedang memberikan asi eksklusif aku sudah hamil baby Viyoza," terang Berlian membuat Varo langsung melepas pelukannya beralih membalik tubuh Berlian untuk menghadap ke arahnya. Dan Varo langsung tersenyum genit sambil memainkan alisnya naik turun. 


"Aku bisa menggunakan balon mommy, bagaimana? ayuk, mumpung tripel V sedang bersama Sabila dan juga si wedus," 


"Tidak mau rasanya tidak enak, dulu kita sudah pernah mencobanya bukan? Dan itu benar-benar tidak enak sama sekali. Sudahlah kamu tahan lagi saja, sampai aku memasang alat kontrasepsi," ucap Berlian yang langsung meninggalkan Varo yang langsung mengacak-acak rambutnya frustasi. Hingga terdengar gelak tawa Malik yang begitu kencang setelah kepergian Berlian. 


"Ambyar sudah kambing tidak bisa kikuk-kikuk juga, rasain makanya jangan suka meledek orang," ledek Malik dengan tawa yang semakin kencang dan meninggalkan Varo. 


"Wedus tunggu!" ucap Varo yang langsung mengikuti Malik dari belakang. 


"Apa lagi kambing? Jangan bilang masih takut hantu dan tidak mau tidur sendiri?" 


*


*


*

__ADS_1


Bersambung................


__ADS_2