
Setelah sarapan selesai Claren berpamitan kepada anggota keluarganya.
"Sayang...., belajar yang rajin ya. Mama akan selalu berdo'a yang terbaik untuk mu, semoga hari pertama mu di sekolah berjalan dengan lancar...," kata mama Claren
"Makasih ma..., kalau begitu Claren berangakat dulu ya," kata Claren
"Iya sayang..., hati-hati di jalan!" kata mama Claren
Setelah itu pak sopir mengemudikan mobilnya untuk keluar gerbang rumah dan menuju ke sekolah Claren. Setibanya di depan sekolah, pak sopir membukakan pintu mobil buat Claren. Tak lama kemudian Claren pun turun dari mobil.
"Nona nanti saya jemput jam berapa?" tanya pak sopir kepada Claren
"Nanti saya kabari," jawaban singkat dari Claren
Mobil yang mengantar Claren segera pergi, Claren pun mulai memasuki gerbang sekolah. Claren mulai berjalan menuju ruang guru untuk bertanya dia akan ditempatkan di kelas mana, sambil berjalan menuju ruang guru aura kecantikan yang terpancar dari wajah Claren membuat anak-anak di sekolah itu merasa terpukau. Di sisi lain terdapat aura yang sangat dingin seperti es di kutub selatan.
"Hai boleh tahu namanya siapa?" salah satu siswi bertanya kepada Claren
Tetapi Claren tidak menghiraukannya, dia terus berjalan menuju ke ruang guru.
__ADS_1
"Ih.. dingin amat ya? Murid baru aja sombong banget!" kata salah satu siswi
Sesampainya di depan pintu ruang guru.
"Tok tok tok," (suara orang mengetuk pintu)
"Masukk," jawab salah seorang guru
"Permisi Bu, saya adalah murid baru di sekolah ini. Mau tanya dimana ruang kelas saya?" tanya Claren
"Ohh ternyata kamu murid baru itu. Kepala sekolah sudah memberitahu kepada saya semua prestasimu dan kamu sudah mengambil jurusan IPA jadi saya sudah memikirkan kelas yang tepat untukmu,"
"Duduklah disana setelah bunyi bel masuk, saya akan membawa mu ke kelas," sambung guru
"Baik," jawab Claren dengan singkat
Tak lama kemudian bel masuk telah berbunyi. Claren bersama guru kelas itu pergi menuju ke kelas, Claren bersama guru kelas itu masuk lift khusus guru ke lantai dua. Setibanya di atas guru itu menunjukkan sebuah kelas kepada Claren. Dikelas itu dihuni banyak murid dari kalangan atas, sang guru mengajak Claren masuk ke kelas itu.
"Marilah masuk Claren ini adalah kelasmu," kata ibu guru
__ADS_1
Tanpa mengucapkan sepatah kata lagi Cleren langsung memasuki kelas itu.
"Anak-anak perkenalkan dia adalah murid baru yang akan belajar di kelas ini," ucap ibu guru kepada murid-murid yang ada di kelas itu.
"Sekarang perkenalkan dirimu kepada teman-teman di kelas ini," lanjut ibu guru
Claren mulai memperkenalkan dirinya di depan kelas
"Perkenalkan nama saya Clarense Dephney bisa dipanggil Claren, saya berasal dari negara N. Saya tinggal di kota A perumahan permata Blok C," kata Claren
Raut wajahnya pun masih tetap dingin.
"Claren silahkan memilih tempat duduk yang masih kosong," kata ibu guru
Clarenpun berjalan ke tempat duduk yang masih kosong, tetapi hanya ada tempat satu tempat duduk yang kosong yaitu dekat Arvin. Tanpa bertanya lagi Claren langsung duduk di samping Arvin.
"Sekarang buka buku kalian, kita akan membahas materi selanjutnya," kata ibu guru.
Semua anak tertib mengikuti pelajaran yang diberikan oleh ibu guru. Claren dan Arvin mengerjakan soal yang diberikan dengan baik.
__ADS_1