Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 100


__ADS_3

ellia datang mengunjungi calla dan menceritakan semua kejadian yang seperti axel katakan.


"itu saja?"tanya calla


"ia dia cuma menceritakan itu aja"jawab ellia


"ternyata dia belum jujur"ucap calla


"ha?"tanya ellia bingung


"ga apa apa"jawab calla sedikit tersenyum


"calla besok kita balik ke kota ya.berapa hari lagikan kamu wisuda kita harus beli kebaya dulu"ucap ellia


"sip"jawab calla


keesokan calla dan ellia balik ke kota sebelum mereka ke apartemen ellia.ellia membawa calla memeriksa kandungan.


lagi lagi dokter mengakatan calla tidak boleh terlalu stress dan harus menjaga kestabilan emosi


"loh ell apartemen mu kan bukan disini pindah ya?"tanya calla


"ia axel dan liam hari itu membuat keributan di apartemen ku axel mendobrak pintu jadi aku pindah"jawab ellia


calla sudah tidak terkejut dan tidak aneh melihat kelakuan axel.


"ternyata dia tidak berubah ya"pikir calla


calla beristirahat di kamar tidur ellia karena besok dia akan mencari kebaya untuk wisudanya


...............


hari ini adalah hari wisuda calla.setelah acara selesai calla berfoto foto di depan kampus bersama ellia dan teman temannya yang lain.


tiba tiba ada sebuah mobil mewah datang calla tidak melihat begitu jelas siapa yang turun dari mobil tsb.


banyak wanita wanita yang mengerubungi pria itu.


"uwahh!!!"teriak wanita disana


"kenapa si?"tanya calla ikut penasaran


"permisi ya"ucap axel


"axel ya tidak mungkin"pikir calla

__ADS_1


axel datang menghampiri calla dengan membawa bunga di tangannya calla membelalakan mata terkejut.


banyak orang orang disana melihat ke arah calla dengan tatapan iri dan kagum.


axel memberikan bunganya untuk calla "selamat ya sayang"ucap axel


"terima kasih"jawab calla


calla dan axel juga berfoto berdua.sedangkan liam sedang dikepung dengan wanita wanita


"kakak namanya siapa,kakak boleh minta no telepon,ahh genteng banget,uda punya pacar belum kak" kira kira itu lah percakapan wanita wanita disana


ellia melihat itu langsung menyusul liam "permisi ya kakak kakak,kakak ini uda milik saya kalau gitu permisi"ucap ellia


"yahh sayang banget uda ada yang punya"ucap wanita itu


calla melihat ellia sedang cemburu tertawa "kenapa?"tanya axel


"ga apa apa"jawab calla singkat


"kamu dan anak kita sehat?"tanya axel memulai basa basi


"sehat"jawab calla


"terima kasih"jawab calla


"gimana baby nya rusuh ga?"tanya liam


"ga dia anteng anteng aja juga enga ngidam yang aneh aneh"jawab calla


"oh yaa"ucap liam melirik ke arah axel


"apa?"tanya axel sinis


"ga apa apa"jawab liam tertawa


"ayo"axel menarik tangan calla


"ga mau"tolak calla


axel tanpa aba aba mengendong calla.hingga calla berteriak kaget


"uwahh aaahh"teriak wanita wanita disana kegirangan


calla menutup wajahnya yang memerah karena malu dijadikan bahan tontonan orang lain.axel dan calla masuk ke dalam mobil

__ADS_1


calla hanya duduk manis dan diam.calla tau dari tadi axel terus menatap ke arahnya


"kita mau kemana?"tany calla dengan nada dingin


"untuk memberi mu kado"jawab axel


"aku tidak perlu kado tetapi aku memerlukan diri mu axel"ucap calla dalam hati


calla melihat seperti di sebuah lapangan yang besar axel menutup mata calla mengunakan kain.


"eh ngapain sampai di tutup segala?"tanya calla


axel tidak menjawab apa pun dan membawa calla


tidak lama axel membuka penutup mata calla.calla terkejut sudah berada di dalam helikopter.


"axel kita mau kemana?"tanya calla


"tidak kemana mana hanya jalan jalan.aku sudah tanya pada dokter kamu boleh naik helikopter"jawab axel mengelus perut calla


tidak lama helikopter pun terbang mengelilingi kota


calla melihat pemandangan dari luar sangat indah tapi karena ini siang jadi agak panas mungkin kalau malam akan lebih indah dan sejuk


"calla aku mau menjelaskan tentang"axel


"aku sedang tidak ingin membahas itu disini"ucap calla


"baik lah"axel menurut


"axel boleh kita kembali?aku merasa tidak nyaman"ucap calla


axel mengangguk mengerti


"pak kita turun saja ya istri saya merasa tidak nyaman"ucap axel


"baik"jawab pilot tsb


calla pun turun dari helikopter calla terhuyung huyung axel langsung dengan cepat menangkap calla


"kenapa pusing?"tanya axel


calla mengangguk mengiakan pertanyaan axel


"baik lah ayo pulang aku panggilkan dokter"ucap axel

__ADS_1


__ADS_2