Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 95


__ADS_3

hotel..


"aku masuk dulu ya kalian mau pulang duluan juga ga apa apa nanti aku naik taxi saja"ucap calla


"aku ikut"ucap ellia


"ga apa apa ell aku hanya ingin melihat axel sebentar"ucap calla


"ok kalau ada apa apa langung hubungi aku"ucap ellia pergi bersama liam


calla masuk ke dalam kamar axel calla melihat axel sedang tidur


calla membuka dasi dan kemeja axel agar axel tidak merasa sesak.


saat sedang calla mengantung kemeja axel calla terkejut melihat axel duduk dengan mata terpejam


"calla....calla..."panggil axel


calla berdiri di hadapan axel "ini aku kenapa?"tanya calla


axel membuka mata nya perlahan "kau beneran hamil"ucap axel memasukan kepalanya ke dalam baju calla


"heyy anak papa selama sama mama jangan bandel ya,jangan bikin mama susah.papa mau ngomong kamu ngidamnya lihat muka papa aja ya biar nanti mama mau jumpai papa biar papa bisa sama mama bisa bareng lagi ok itu rahasia kita berdua ya.suruh mama pulang papa kesepian dirumah"ucap axel di dalam baju calla


calla yang mendengar itu lucu dan juga sedih


dengan tiba tiba axel merebahkan tubuhnya membuat calla juga ikut jatuh di atas tubuh axel.


calla mengeluarkan kepala axel dari baju nya "ishh berat sekali"ucap calla


"calla jangan pergi aku merindukan mu aku sudah mencari mu sudah menelepon mu tetapi tidak ada jawaban dari mu rasanya dada dan kepala ku ingin meledak"ucap axel mengeluarkan air mata


"tapi pernah kah kau memikirkan perasaan ku?"tanya calla


"tentu aku selalu berpikir bagaimana cara membuat mu bahagia dan apa yang membuat mu bahagia"jawab axel


"kau tidak perlu memikirkan bagaimana cara aku bahagia disaat aku bersama mu itu sudah cukup untuk ku"ucap calla

__ADS_1


"calla ku mohon jangan pergi,aku akan memberi mu waktu kalau kau ingin sendiri.tetapi aku mohon jangan pergi terlalu lama"ucap axel


calla mengusap air mata axel "selamat malam" calla mengecup dahi axel lalu pergi meninggalkan axel


axel terbangun dari tidurnya axel merasa calla datang menemuinya


axel melihat dia sudah tidak memakai kemejanya lagi axel sangat yakin semalam calla datang menemuinya


axel langsung memakai kemeja nya dan menyuruh dave menjemputnya


axel berlari menuju ke ruangan liam beberapa pegawai disana ke heranan melihat axel berlari seperti kebakaran jengot


brak!!


"liam"teriak axel


"apa"teriak balik liam terkejut


"semalam kau yg mengantar aku ke hotel kan"tanya axel


"hmm,trus?"liam


"tidak ada"jawab liam


"kau bohong,aku yakin semalam calla datang menemui ku dia juga kan yang buka kemeja ku. ga mungkin kalau yang kau membuka kemeja ku"ucap axel


"mungkin kau bermimpi dan juga kau sendiri yang membuka kemeja mu"ucap liam


"tidak mungkin aku yang membukanya saat aku bangun kemeja ku sudah di gantung"ucap axel


"liam jujur semalam calla datang menemuiku kan"ucap axel


"hufttt...ia semalam calla menemui mu"jawab liam


"lalu sekarang dia dimana?"tanya axel


"aku tidak tau semalam aku hanya mengantarkannya sampai hotel lalu pulang"jawab liam

__ADS_1


plak!


axel memukul kepala liam sangking keselnya


"aww sakit bodoh kenapa kau memukul ku"oceh laim


"kenapa kau meninggalkan nya sendiri gimana kalau di nanti diculik atau dia di goda om om"ucap axel


"dia tidak akan tertarik dengan om om selain om axel"ucap liam


axel menatap tajam ke arah liam


"sekarang calla dimana aku ingin menemuinya"ucap axel


"aku tidak tauu axel"jawab liam


"aku yakin kau tau aku minta tolong kasih tau dimana calla berada"mohon axel


liam menutup mulutnya menggunakan tangannya tidak sangka axel akan memohon padanya hanya karena ingin tau dimana calla berada


"axel ini beneran kau?"tanya liam


"aku mohon kasih tau aku ingin menemuinya"ucap axel


"baik lah ayo aku antar"ajak liam


liam membawa axel ke apartemen ellia


axel dan liam menunggu di depan apartemen tetapi tidak ada yang buka


"coba kau telepon ellia dimana dia"ucap axel


liam pun setuju langsung menelepon ellia


"axel ellia tidak memberitahu kemana mereka pergi"ucap liam


"akhh"teriak axel sambil menarik narik rambutnya frustasi

__ADS_1


axel mendobarak pintu apartemen ellia memeriksa ternyata memang tidak ada calla dan ellia disana.


liam menenagkan axel agar tidak berbuat yang aneh aneh.


__ADS_2