
calla di telepon oleh mama kalau mereka sudah di lobby hotel
tidak lama mama mama dan papa datang "calla adien mana?"tanya papa
"di luar lagi main pasir sama axel"jawab calla
"papa kesana dulu ya"papa
"ia, oh ya mama istirhat aja kamar nya mama nomor berapa?"tanya calla
"kamar mama disamping kanan kamar kamu call"jawab mama axel
"kalau kamar mama di kiri"mama calla
"oh ok mama istirahat aja nanti sekitar jam 7 mama ke pinggir pantai ya kata axel malam ini mau bakar bakar"ucap calla
mama calla dan axel kembali ke kamar sedangkan axel dan papa bermain dengan adien hingga pukul 6 sore
calla berjalan ke tempat adien "papa di cariin mama di kamar"calla
"oh ok dadah adien kakek pergi dulu ya nanti kita main lagi"papa
"kakek"adien menangis ditinggal papa
calla langsung mengendong adien "nanti malam main main lagi sama kakek ya"calla membawa adien masuk ke kamar yang diikuti axel dari belakang
sekitar jam 7 calla dan yang lain berkumpul untuk makan bersama axel membakar seafood dan papa masih bermain main dengan adien
selesai makan kita berbincang bincang
"cal ga berniat buat adik untuk adien"mama axel
calla melirik ke arah axel "sebe-"calla
"sebenarnya calla ingin memiliki anak lagi tapi aku tidak ingin.aku hanya takut kejadian yang lalu terjadi lagi"jelas axel
seketika menjadi hening hanya terdengar suara ombak dari pantai dan angin yang bertiup kencang
"mama menerima keputusan mu kejadian itu cukup membekas"ucap mama calla
axel mengangguk dan bercerita lagi sedangkan adien sedang manja manja dengan kakek
__ADS_1
wushh!!
angin bertiup kencang karena kedinginan calla langsung memeluk axel yang berada di samping nya dan tidak sengaja menyetuh itunya axel
"ups maaf engga sengaja"bisik calla spontan
axel malah menyeringai ke arah calla "malam ini aku akan memakan mu"bisik axel
"uda malam anginnya juga semangkin kencang ayo masuk ke kamar"usul axel
"ia tidak bagus untuk kesehatan"ucap mama axel
"adien ayo sama mama"calla
"loh"axel
mama,calla dan papa melihat ke arah axel secara bersamaan
"kenapa ada yang hilang?"tanya calla
"ehm..engga tadi test suara aja"axel
adien tetap memeluk kakek dengan erat
"yah uda malam ini adien tidur sama kakek aja.gimana pa?"tanya axel
"papa ga masalah"papa
"ok dadah adien"axel
"yesss"ucap axel dengan suara kecil yang hanya terdengar oleh calla
calla hanya menggelengkan kepalanya tidak heran dengan kelakuan axel
axel menutup pintu dengan bersemangat "sayangg"axel
"iaa iaa"calla
axel mencium bibir calla dengan lembut dan menidurkan calla di kasur
axel membuka baju calla dan bajunya sendiri
__ADS_1
aww hahah
calla kesakitan lalu tertawa karena melihat wajah axel
"maaf aku enggak sengaja gigit perut mu terlalu kuat"axel memajukan bibirnya
"ga apa apa"calla mengelus rambut axel
axel dan calla melanjutkan aktivitasnya
tok tok!!
calla dan axel saling menatap satu sama lain karena terkejut.calla mendorong tubuh axel dan memakai baju secepat kilat
calla membuka pintu terlihat mama sedang mengendong adien yang sudah menangis
calla mengambil adien dari pelukan mama "adien nangis terus di suruh tidur malah nangis dan terus terusan manggil mama"mama calla
"sepertinya adien mau tidur sama mama dan papa ya"calla
"maaf ya mama ganggu kalian yang lagi berduaan"mama
"a-ah enggak ganggu kok ma"calla
"yah uda mama ke kamar dulu ya"mama calla
"dah mama"calla menutup pintu
wajah axel sekarang terlihat sangat kesal "hahaha sabar ya sayang"calla
"sabar mulu"axel membuang wajah
"yah uda ayo tidur uda malam"ajak calla
"besok besok kita coba lagi"bisik calla
axel tersenyum "ayo tidur,anak papa jangan begini dong kasihani lah papa mu ini uda berapa kali kamu buat papa tersiksa"axel
"hahaha sudah adien nya uda tidur jangan di ganggu"calla.
"selamat tidur sayang"axel
__ADS_1