
calla berjalan melihat cemilan apa yang mereka beli dan mengambil satu dan pergi menuju dapur untuk memakannya
"lihat tadi marah marah sekarang dia memakan cemilan itu kalian mau membuat aku gendut ya"ucap axel mengikuti suara calla
"kalian jangan membicarakan ku aku tau itu"teriak calla dari dapur
"bi kalau butuh pembalut atau mau cemilan ambil saja disitu bi"ucap calla pada bi nem dan bi jum sambil mengunyah cemilan
"beli nya kok banyak banget beli nya non?"tanya bi nem
"ga tau tuh bi axel sama liam rada rada"jawab calla
"non pilih mau tuan axel atau tuan liam"tanya bi nem
"ha! apa si bi"ucap ku sambil tertawa
"oh ya non,makasih ya non karena non kita bekerja lagi disini"ucap bi jum
"tidak perlu terima kasih bi aku juga senang ada bibi disini jadi aku ga kesepian juga omong omong bi kenapa bibi bisa sampai di pecat?"tanya calla
"kurang tau non sepertinya si gara gara waktu itu karena bibi membiarkan non calla pulang"ucap bi nem
"hanya karena itu bibi sampai di pecat,maaf ya bi karena aku bibi jadi kenak imbasnya"ucap calla
"ga apa apa non itu juga bukan salah non calla,bibi juga berharap semoga non calla dan tuan axel bahagia terus"ucap bi jum
"calla aku pulang dulu ya"ucap liam
"eh pulang? uda malam kenapa ga menginap disini aja?"tanya calla
__ADS_1
"uda biar kan saja liam pulang dia juga bukan anak kecil dan juga aku tidak terima tamu seperti dia"celetuk axel
"dasar anak monyet"ucap liam
"anak babi"jawab axel ga mau kalah
"anak anj-"ucapan liam terpotong
"berantem teruss berantem lagi cepat biar ku lihat dulu siapa yang menang"oceh calla yang berjalan ke arah mereka
"kok ga berantem lagi cepat dong aku uda nunggu ini"ucap calla
liam dan axel sama sekali tidak bergerak atau mengeluarkan sepatah kata apa pun
bi jum dan bi jem yang melihat itu tertawa
axel mengangguk anggukan kepala
"non bibi bersihkan kamar tamu dulu ya"ucap bi nem dan bi jum
"ga usah bi ini uda malam bibi istirahat aja ntar liam tidur di kamar ku"ucap calla
axel yang mendengar itu pun terkejut "apa apaan si engak ya udah deh liam pulang aja"ucap axel sedikit menaikan nada nya
"apa si axel kenapa harus marah"ucap calla
"ya aku tidak terima lah ya kali kamu tidur sama anak monyet ini"ucap axel
"siapa yang bilang aku tidur sama liam?"tanya calla
__ADS_1
"jadi kamu tidur mana?"tanya axel
"aku tidur di kamar kamu lah,ada yang salah?"tanya calla
axel tidak bertanya lagi axel pun langsung menarik calla menuju kamar,axel menoleh ke arah liam dan menjulur kan lidah
liam disitu merasa kesal berjalan cepat menuju kamar calla
"pupus sudah harapan ku"celetuk liam merebahkan tubuh nya di atas kasur
DI KAMAR AXEL
"sana kau mandi dulu"ucap calla
"ayo mandi sama,kau juga belum mandi kan?"tanya axel tersenyum jahat
"aku uda mandi tadi pas kamu pergi ke supermarket uda sana mandi cepat"jawab calla dan juga pipi calla sudah memerah
tidak lama axel selesai mandi calla masih bermain game di ponselnya
"uda cepat tidur udah malam jangan main game lagi"ujar axel
calla tidak mendengar perkataan axel karena calla sedang serius bermain game
"cepat tidur"ucap axel lagi
"ahhh yahh axell kan jadi nya kalah sini balikin ponsel ku"ucap calla
"cepat tidur ponsel mu ga akan ku kembalikan"ucap axel
__ADS_1