Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 8


__ADS_3

sesampai nya di perusahaan axel,calla langsung menuju ruangan axel.


tok tok tok!


"masuk" ujar axel


saat calla masuk ke ruangan axel calla terkejut ternyata ada jan disana,jane menatap calla sinis


"ngapin kamu kesini?"ucap jane


calla yang malas menjawab dia berjalan dan meletakan box di meja kerja axel dan ingin pergi dari situ


"hey berani sekali anda tidak menjawab saya"ucap jane


"mengapa saya harus menjawab lagian anda punya 2 bola mata untuk melihat apa yg saya lakukan tadi"balas calla


jane menaikan tangannya ingin menampar calla tapi axel menahan tangan jane


"sudah lah jane,pulang lah"ucap axel


jane pergi dengan muka kesal


"permisi"liam datang


"pas sekali kau disini liam ini milik mu aku buat kan makan siang"calla menyerahkan box ke liam ia calla membuat 2 box makanan satu untuk axel dan satunya milik liam


"wahhh terima kasih calla"ucap liam ingin memeluk tetapi axel mentatap tajam ke arah liam,liam pun tidak jadi memeluk calla


"kau ada urusan apa kesini"ucap axel


"ini ada yang perlu di tanda tangani"balas liam


"letakan di meja ku lalu kau keluar"ujar axel


liam meletakan berkas berkas itu lalu pergi.axel menarik tangan calla untuk duduk disampingnya


"mengapa kau memasak untuk liam?"tanya axel mengitimidasi

__ADS_1


"tak apa dia menyukai masakan ku tadi yasudah aku sekalian membuat makanan untuknya"ucap calla


"tadi kau melepon siapa?"tanya axel lagi menahan amarahnya


"jangan marah dan jangan pecat bi jum aku hanya menelepon mama dan papa ku aku kangen pada mereka tapi bagaimana kamu tau aku menelepon"ucap calla


"ini buka lah"axel memberikan kotak


calla membuka kotak nya yang berisi ponsel


"itu untuk mu tapi kau tak bisa menelepon untuk meminta pertolongan,suapi aku"ucap axel


"ha?"calla bingung mengapa axel memintanya untuk di suapi


"suapi aku cepat"ujar axel


"tapi kan kau memiliki tangan mengapa menyururuh ku"ucap calla


"ck pilih suapi aku atau tangan mu ku pengal"ucap axel


"dasar bayi besar"batin calla


brak!


jane masuk lagi ke ruangan axel jane membulatkan matanya terkejut melihat calla yang sedang menyuapi axel


"mengapa kau menyuapi pacar ku"tanya jane menjambak rambut calla dan menampar pipi calla


calla tidak senang dengan jane menampar calla tanpa sebab calla pun menampar balik


bruk!


jane pura pura terjatuh saat calla menamparnya.padahal calla menamparnya tidak sekuat yang ia tampar tadi


"arhgg aduhh sayang sakit"jane pun pura pura menangis


axel menampar kuat ke calla,calla pun langsung terjatuh dan calla merasa pusing

__ADS_1


axel mencekik calla,calla pun diam saja dia tidak bisa melawan karena ia merasa pusing saat ditampar oleh axel tadi


calla melihat ke arah jane dia tersenyum di belakang sana


axel melepaskan cekikannya calla pun langsung berdiri dan pergi saat calla keluar dari ruangan axel calla melihat liam.


liam menarik tangan ku "mengapa kau seperti ini"tanya liam sambil mengeluarkan sapu tangannya lalu mengelap darah yang disamping bibir ku


"aku tak apa"balas calla


"ayo keruangan ku dulu untuk mengobati lukamu"ucap liam menarik tangan calla dgn lembut


"duduk lah dulu aku ingin mengambil P3K dulu"ucap liam


liam pun mengambil p3k itu lalu membukanya dan membersikhkan darah yang tersisa di samping bibir calla


"siapa yang melakukan ini?"tanya liam


"a-axel menampar ku karena aku menampar jane"ucap ku menangis


"ck mengapa kau menampar jane?"tanya liam


"aku hanya menyuapi axel itu pun axel menyuruhku lalu jane datang lagi dan menampar ku aku yang tidak suka dia menampar ku tanpa alasan jadi aku menamparnya balik lalu dia pura pura terjatuh"ucap calla


brak!


calla dan liam melihat ke arah pintu secara bersamaan dan axel berjalan ke arah mereka berdua


"apa yang kalian lakukan?calla mengapa kau tidak pulang"bentak axel menarik tangan calla


"axel aku hanya mengobati calla"balas liam


axel menarik tangan calla keluar dari ruangan liam dan membawa ke parkiran


axel melajukan mobil dengan kecepatan yang tinggi


deg deg deg!

__ADS_1


__ADS_2