
"ellia seperti nya itu bukan urusan mu"ucap axel
"kau masih memiliki pacar dan kau ingin menikahi calla"ucap ellia
calla hanya diam dan mendengar percakapan mereka saat aku mendengar nama jane aku terkejut takut axel marah dan takut axel melakukan yang aneh aneh pada ellia
"ehm ehm"dehem calla mencoba mencairkan suasana
"ellia kau harus datang saat pernikahan ku nanti yaaa"ucap calla menganti topik pembicaran
"ok aku tunggu undangan nya oh ya calla boleh aku minta no hp mu aku menghubungi nomor mu yang lama tetapi tidak aktif"ucap ellia
"emmm boleh"ucap calla sambil melirik ke arah axel saat ku beri no hp ku ke ellia
"calla aku pulang dulu ya aku ada urusan byee"ujar ellia
calla melambaikan tangan kepada ellia
"ayo pulang"ajak axel
tidak lama calla dan axel sampai di rumah
"emm axel apa ellia bisa menghubungi nomor ku?"tanya calla ragu ragu
"bisa nanti aku membuka aksesnya tetapi kau hanya bisa menelepon ellia orang tua mu dan aku"ucap axel lalu pergi
calla pun masuk ke kamar membersihkan diri dan menuju dapur untuk memasak
selesai makan malam calla dan axel duduk di ruang tamu
"axel ku lihat akhir akhir ini kau selalu bersama ku kau tidak bertemu jane?kemana dia?"tanya calla penasaran
__ADS_1
"CK KAU INI KENAPA SI SELALU MEMBAHAS JANE"bentak axel
"aku hanya bertanya axel mengapa kau harus marah aku tau kau mencintai nya dan aku tak mengerti mengapa kau memaksa ku menikah dengan mu,kalau menyukai nya pergi lah nikahi dia jangan aku"ucap calla
axel pergi keluar rumah calla tidak begitu memikirkannya calla pikir nanti juga axel akan pulang calla masuk ke kamar dan tidur
keesokan hari nya calla bangun dan bersiap siap
ku lihat axel di ruang tamu di dapur tidak menemukan axel aku pun mencari nya di kamarnya
tok!tok!tok!
"axell axell axel bangun"teriak calla
tetapi tidak ada jawaban apa pun dari dalam kamar.calla menuju ke dapur lagi aku bertemu bi jum
"eh bii dimana axel dia sudah pergi ke kantor?"tanya calla
"apa semalam dia tidak pulang ya"guam calla
calla pun sarapan sendirian tanpa axel setelah makan calla mengelilingi rumah axel rasanya waktu nya begitu lama.
karena bosen calla pun membuat kue sambil menunggu axel pulang
calla membuat kue hingga malam ku lihat jam sudah menunjukan pukul 8 malam calla pun langsung pergi mandi.
stlah mandi calla duduk di ruang tamu sambil menonton tv menunggu axel pulang
"mengapa axel tidak pulang pulang"guam calla kesal
calla merasa sangat mengantuk calla pun pejam kan matanya
__ADS_1
ceklek bruk!
calla terbangun ku lihat sudah jam 1 pagi ku lihat kearah pintu disitu ada axel terjatuh di depan pintu calla berlari ke arah axel dan mengangkat nya dengan sekuat tenaga
"axell kau ini kemanaa saja"tanya calla
calla mencium axel sangat bau alkohol dan bau rokok
"ck kau minum berapa banyak"tanya calla lagi aku tau pasti tidak akan di respond oleh orang yang sedang mabuk
calla menidurkan axel di sofa
"tunggu sebentar aku ingin mengambil air putih untuk mu"ucap calla
axel menarik tangan calla hingga calla terjatuh di pangkuan axel
"aduhh"ringis calla
axel mencium bibir calla,calla terkejut dengan yang axel lakukan
calla mendorong axel karena sudah kehabisan nafas tiba tiba axel memeluk calla
"maaf"ucap axel
"maaf untuk?"tanya calla bingung
calla melihat axel sudah tertidur ku lepas pelukannya dan membuka jas nya ku lihat di kemeja axel ada tanda ciuman disana
calla merasa sesak tak lama butiran air mata jatuh
"mengapa aku merasa sangat sesak saat melihat tanda itu aku bukan lah orang yang special di hidupnya aku tidak berhak cemburu dia ingin bersama siapa pun itu bukan urusan ku,apa aku jatuh cinta pada nya?tidak aku tidak boleh menyukai nya aku disini hanya untuk membayar hutang"batin calla
__ADS_1
calla membiarkan axel tidur disana calla kembali lagi masuk ke kamar nya dan mencoba tidur tetapi calla sama sekali tidak bisa tidur