
calla pun menjadi kesal calla berjalan keluar meninggalkan axel
"mau ngapain?"tanya axel
calla mengabaikan axel dan tetap terus berjalan
tok! tok!
calla mengetuk pintu kamar nya yang sedang liam tempati
liam membuka pintu "eh calla kok disini"tanya liam yang baru saja selesai mandi dan juga liam hanya memakai lilitan handuk di pinggang nya
calla menerobos masuk ke dalam kamar nya "pakai baju mu nanti kau masuk angin"ucap calla
"oi calla kamu ngapain si"ucap axel
axel dan liam saling bertatap tatapan "anjim kenapa kau tidak memakai baju"ucap axel
"ya namanya juga baru selesai mandi tiba tiba calla mengetuk pintu ku"ucap liam
"kau mau tidur bersama ku?"tanya liam
"jauhkan pikiran aneh mu liam aku hanya ingin mengambil guling ku"jawab calla pergi meninggalkan axel dan liam
"hahaha ngarep banget si anjir"ucap axel pergi
"dasar emang anak monyet tapi kau takut kan makanya kau mengikuti calla"teriak liam
axel menghiraukan perkataan liam
calla meletakan guling nya di antara pertengahan kasur
"ini batas nya ok jangan coba coba ngelewati guling ini ok"ucap calla
"nanti juga kau yang akan memeluk ku"jawab axel
"ga akan ya lihat aja besok pagi,uda ah aku mau tidur"ucap calla memejamkan mata
__ADS_1
"kita akan mengadakan repsepsi pernikahan 3 hari lagi"ucap axel
"apa!"calla langsung menoleh ke arah axel "kenapa mendadak sekali?" calla kembali membuka matanya
"ya karena kita sudah menunda 1 bulan lagian baju sama tempat nya uda siap untuk apa menunda lagi"jawab axel
calla tidak menjawab axel lagi
"kok diam?"tanya axel
axel menoleh ke arah calla "oh uda tidur"ucap axel
"tunggu sebentar ini guling menganggu banget sih"celetuk axel,axel mencampakan gulingnya
chup!
axel mengecup dahi calla "selamat malam"ucap axel
calla terbangun "kena-"calla kembali membungkam kan mulutnya karena ia menyadari kalau dia yang sedang memeluk axel saat tertidur tadi
"cari apa?"tanya axel
"guli- eh ga apa apa"ucap calla
"apa aku melewati batas?"tanya axel
"ahh engak kok tadi aku tidak sengaja menjatuhkan guling jadi aku mau mengambil nya lagi"alasan calla
"ohh semalam juga jatuh karena kamu menendang guling nya terus aku ambil lagi tapi kamu tendang lagi"jawab axel
"o-ohh gitu yaa"ucap calla
"aku tau kau yang memeluk ku duluan"ucap axel senyum
"hahaha ga mungkin lah aku mau mandi dulu deh mau buat sarapan"ucap calla berlari kecil ke arah kamar mandi
"bodoh kenapa kau yang memeluk nya luan si"oceh calla
__ADS_1
sedangkan axel sedang menertawai calla
dapur
"pagi liam"sapa calla
"pagi juga"balas liam yang sedang bermain ponsel
"kau ingin minum kopi?"tawar calla
"boleh tapi gula nya sedikit aja ya"jawab liam
calla membawa 2 gelas kopi dan segelas susu favorit nya
"ini coba dulu pas ga kalau kurang manis bisa tambah gulanya"ucap calla
"terima kasih kopinya uda pas kok"jawab liam
calla pun mengoleskan roti untuk axel,liam dan untuk dirinya sendiri
"liam kau tau aku dan axel akan mengadakan resepsi 3 hari lagi"tanya calla
"tau kenapa?" liam
"ga apa apa, apa kau tau axel sudah putus dengan jane?"tanya ku lagi
"putus?"liam seperti berpikir sejenak
"ia kata axel dia sudah putus dengan jane"ucap calla
"aku kurang tau si hubungan axel dengan wanita itu aku ingin memberitahu sesuatu pada mu"ucap liam
"apa?"tanya calla penasaran
"jane itu orang nya sangat licik seperti ular kau harus berhati hati pada jane walaupun dia sudah putus dengan axel dia tidak akan mudah melepaskan axel begitu saja,dia bisa saja melukai atau merebut axel lagi"ucap liam
"dan juga waktu itu jane pernah membuat axel mabuk dan membawa axel ke hotel untung saja waktu itu axel sempat menelepon aku untuk menjemput nya di bar dan berakhir aku menemukan axel di hotel bersama jane"jelas liam
__ADS_1