
semenjak kejadian axel mendobrak pintu apartemen ellia axel akan lebih suka marah marah
di pagi hari....
axel bangun dan langsung berlari ke kamar mandi untuk muntah
axel sangat lemas sudah beberapa hari ini dia setiap hari akan muntah muntah tanpa alasan yang jelas.
axel belakangan ini juga menyibukan diri agar bisa sedikit melupakan kerinduanya dengan calla.
"liamm"teriak axel
"apa kenapa kau datang ke ruangan ku"ucap liam
"beli kan aku mangga"ucap axel
"tumben"ucap liam
"sudah sama beli saja"ucap axel mendorong dorong liam agar dibelikan sekarang
berapa menit kemudian liam datang dengan membawa sekantong mangga
"nihh"liam meletakan mangganya di atas meja axel
"tolong kupasin"ucap axel
"lah lok aku,aku aja ga pandai menguapas mangga"tolak liam
liam memanggil sekretaris axel meminta tolong untuk mengupaskan mangga axel
untung saja sekretaris axel bisa mengupas buah
axel memakan mangganya
"liam ini mangga nya manis aku mau yang asem"ucap axel
"lah?"tanya liam kebingungan bukannya orang kalau makan buah mau nya yang manis ini kenapa mau yang asem
__ADS_1
"uda cepat beli kan sana yang asem ya hushh"usir axel
dengan pasrah liam pergi membeli mangga lagi
"nih"ucap liam kembali
lagi lagi sekretaris axel mengupaskan untuk axel
"mana mangga yang manis tadi?"tanya liam ingin memakan mangganya
"yah uda ku makan lah apa lagi"jawab axel
axel memakan buah yang asem hingga mengerutkan wajahnya
"liam ini asem sekali nih kau saja yang makan"ucap axel menyerahkan mangga yang asam
"ga ah"tolak liam
"makan gaa"paksa axel
axel mengambil mangga dan memasukan mangga ke dalam mulut liam dengan paksa
sedangkan axel tertawa puas tiba tiba axel mual kembali
liam melihat itu terkejut dan menghampiri axel
"kenapa bro?"tanya liam
"ga apa apa"jawab axel axel berpikir sejenak
"liam beli kan aku seblak tapi yang pedas ok"ucap axel
axel sudah beberapa kali memakan seblak yang di buat calla tetapi biasanya calla membuat seblak untuk axel itu tidak pedas
"loh bukannya kau tidak bisa makan makanan yg pedas ya?"tanya liam
"ia tapi aku lagi pengen cepat sana beli"ucap axel
__ADS_1
liam pun dengan pasrah dan setengah kesal terpaksa membeli seblak untuk axel
"apa axel stress ya karena ditinggal calla?"pikir liam
selagi menunggu seblak liam pun langsung ellia menelepon menceritakan semuanya kalau axel aneh.ellia pun memberikan sedikit penjelasan untuk liam dan sekarang liam mengerti
liam dengan wajah yang berseri seri masuk ke dalam ruangan axel memberikan seblaknya
"silahkan dinikmati tuan"ucap liam
liam melihat axel memakan seblaknya dengan lahap liam tersenyum jahat melihat axel
"axel kau sedang ngidam kan"ucap liam dengan sedikit nada mengejek
"ga tuh aku kan ga hamil kan calla yang hamil"jawab axel
"ha!itu permasalahannya sepertinya kau yang mengalami ngidam dan mutah muntah"jawab liam tertawa puas karena axel tersiksa
"keluar!"ucap axel tiba tiba marah
liam terkejut dengan perubahan mood axel.dari pada kenapa kenapa liam memilih keluar masih dengan tawa yang puas
...............
ellia berkunjung menemui calla.calla bercerita kalau ia ingin pergi ke wisudanya dan ellia memberi izin dan juga acaranya 1 minggu lagi
ellia menceritakan pada calla tentang axel kalau axel ngidam dll
awalnya calla tertawa mendengar cerita ellia tetapi berakhir dia menangis
ellia panik melihat calla menangis ellia pun memeluk calla untuk menenangkan calla
calla tidak lama langsung tertidur mungkin kecapekan karena menangis dan ellia menanyakan pada bibi apa calla sering seperti itu.
bibi bercerita kalau calla memang sering menangis sendiri dan juga kadang calla tidak tidur.katanya kalau calla tidur dia akan merindukan axel yang tidur disampingnya setiap malam.
ellia menghembuskan nafasnya dan mengangguk mengerti
__ADS_1
"bi kalau calla sudah bangun bilang kalau saya sudah pulang karena ada urusan mendadak"ucap ellia
"baik non"jawab bibi