
"makanan selesai ayo makan,aria panggil abang aaron ya"teriak calla dari dapur
aria mengetuk pintu kamar aaron tapi tidak ada jawaban.
"aria masuk yaa"aria membuka pintu dan melihat abangnya dan leo sudah tertidur pulas dengan keadaan berantakan
"ha!! tidak ada hari tanpa berantem nih bocah"aria mengeluh melihat tingkah laku abangnya dan sahabatnya.
aria memukul pantat aaron dan leo
plak! plakk!
"bangunn"teriak aria
"ia uda bangun"aaron
"leoo bangun bang cepat ke bawah mama udah manggil"aria
"woy bocah tengik bangun"aaron
tidak ada jawab dari leo
aaron menyeret leo "lepasin gue uda bangunn!!"leo
ruang makan
"de max engga datang?"calla
"engga ma emang kenapa ma?"aria
"tadi kesini bareng siapa?"calla
"bareng leo"aria
"nanti pulangnya dijemput sama max kan"calla
"engga aria nginap disini 2 hari"aria
"ha! dede lagi ada masalah?"mama,papa dan aaron barengan
sedangkan leo uda tertawa tawa "kan apa gue bilang"aaron
"aria engga berantem kok apa engga boleh ya tidur di rumah orang tua setelah menikah?"tanya aria dengan wajah polos
"bukan ga boleh tapi kan kasihan sama max,kamu uda minta izin belom"calla
__ADS_1
"uda kok ma"aria
"ngapain kasihan max juga uda besarkan"axel
calla melirik ke arah axel dengan tatapan aneh "sayang kamu engga ingat dulu kamu lebih parah loh"calla
"iaa maaf sayang"axel
aria tertawa melihat papanya menjadi tertekan.aria tau kisah cinta mama dan papanya.
"beneran ga ada masalah sama max kan,kalau dia macem macem bilang sama abang"aaron
"ia beneran ga ada masalah kok,yah uda ayo lanjut makan"aria
tidak terasa waktu sudah berjalan begitu cepat.sudah 3 bulan aria tinggal bersama max tidak ada masalah apa pun semua berjalan dengan normal.hingga hari ini tiba tiba saja max menelepon bahwa hari ini aria harus ikut ke pesta ulang tahun orang tuanya.
aria langsung meminta evalina datang untuk memilih baju apa yang akan ia pakai
............
"uda selesai?"max mengintip dari ambang pintu
aria menoleh ke arah pintu "uda ayo pergi"aria
max masih bengong di depan pintu "kenapa max?"aria
"ha! terima kasih"ucap aria malu malu
dress yang dipakai oleh aria simpel namun elegant
tidak butuh lama aria dan max sampai di rumah orang tua.
"ayo masuk"ajak max sambil menggenggam tangan aria dengan erat
aria kebingungan kenapa max menggenggam tangannya begitu erat,aria menatap max "are u okay max?"aria menggenggam tangan max
"i'm fine"max
"max kamu datang"ucap seorang wanita
max menggangukkan kepalanya "mama kangen sama kamu"mamanya memeluk max
tapi max tidak membalas pelukan mamanya itu
__ADS_1
"oh ya herin datang loh,herin sini"mama max
aria menoleh ke arah herin.herin berlari ke arah max dan langsung memeluk max
"kamu siapa?"ucap herin
"saya-"aria
"aria dan juga istri ku"ucap max
"apa!!"mama max dan herin berteriak
"apa apaan kamu pasti kamu bohong kan"bentak mama max
"untuk apa aku bohong"max
"mama"rengek herin
"ayo masuk kita bicarakan ini"mama max menatap sinis aria
aria menggenggam tangan max "jangan takut aku akan melindungi mu"max
"kapan kalian menikah?"mama max
"3 bulan yang lalu"max
"kenapa mama dan papa tidak tau"mama max
"kenapa kalian harus tau?yang kalian mau bukannya hanya uang?mau sampai kapan kalian akan berpura pura peduli pada ku hanya untuk mendapatkan uang dari ku"max
PLAK!!
aria terkejut dan pipinya terasa panas.telinga aria menjadi berdengung
"aleaa!!!"teriak max
"kau bahkan menyebut mama mu menggunakan nama!! pasti wanita ini yang membawa pengaruh buruk untuk mu,lebih baik kau berasama herin saja"teriak mama max
"apakah kalian pantas di sebut orang tua?meninggalkan anaknya saat berumur 7 tahun sendirian dan tidak pernah memberi saya uang sepeser pun.disaat saya sudah bisa mengumpulkan uang apa yang kalian lakukan.kalian meminta uang dari ku.apa itu yang disebut orang tua!!"teriak max
"max"suara aria bergetar
max menarik tangan aria dan meninggalkan mamanya dan herin
"max"sapa papanya max
__ADS_1
tapi max mengabaikan nya "dasar anak ga tau diri"ucap papa max
aria mendengar itu pun menjadi sangat kesal dengan perilaku orang tua max