
leo menjadi tidak fokus menyetir leo terus terusan melirik ke arah aria untuk melihat keadaan aria
"jangan khawatir aku baik baik saja kamu fokus nyetir aja"aria
"kamu ada rasa sama max?"leo
aria melihat ke arah leo "ga tau"aria
leo menghela nafas melihat aria yang tidak ingin terbuka.
rumah...
"hi ma pa"aria memeluk ke dua orang tuanya rasanya sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan keluarganya
"max ga datang ya"calla
"ia ma max lagi lembur,katanya lain kali dia akan menyempatkan waktu kok"aria
"yah uda ayo kita makan"mama
"oh yah hari ini makan sambil minum alkohol ya"axel
"papa jangan minum banyak banyak ingat umur"calla
"iaa"axel
beberapa jam kemudian...
"aku mau minum lagi"aria
"kamu uda mabuk"leo
"aku engga mabuk kok mana minta lagi"aria
"de uda yah"aaron
"jangan pegang pegang awas aku mau minum"aria
aaron langsung mengendong aria.aria langsung meronta ronta saat di gendong oleh aaron
"lepas"aria hiks!!
semuea menjadi panik melihat aria tiba tiba menangis
"jahatt!!"teriak aria
"siapa yang jahat"aaron memancing aria bicara
"yah jahat hahaha"tiba tiba aria tertawa
mendengar aria tertawa langsung membuat aaron merinding
__ADS_1
"jangan ketawa ah serem"aaron
"hehehe aku ga suka kok tapi entah kenapa dada ku sakit"aria
"ha! dada kamu sakit kenapa,leoo telepon dokter"aaron menjadi panik
"tenang aria engga kenapa kenapa"leo
"kamu tau dari mana dia ga kenapa kenapa"aaron
"yah pokoknya dia ga kenapa kenapa"leo
"loh dede uda mabuk bang bawa dede ke kamar gih"calla
..............
aaron menidurkan aria "jangan pergi"aria
hiks!!
aaron mengusap air mata aria "setelah kamu menikah kenapa kamu selalu menangis"aaron
aaron mengecup dahi aria "selamat malam"aaron
aaron menemui leo untuk menanyakan apa yang terjadi pada aria
"mana gue tau"leo
"gue ga bisa bilang sekarang,lo harus tunggu sampai adik mu sendiri yang bercerita"leo
"baiklah"aaron
keesokan harinya
"aduhh kepala ku"aria
"kamu uda bangun,ini minum dulu"max
"max!! maksih"aria
"hari ini kamu mau ke kampus?"max
"engga hari ini aku izin kepala ku lagi sakit,"aria
"ar aku minta maaf atas kejadian semalam"max
"apakah meminta maaf segampang itu keluar dari mulut mu? untuk apa meminta maaf kalau kau akan mengulang kejadian yang sama"aria
"kali ini aku tidak akan mengulanginya lagi"max
"sudah lah max mau kamu melakukan apa pun itu dengan siapa pun itu aku juga tidak akan perduli,lebih baik kamu keluar aku mau ganti baju"aria
__ADS_1
max keluar dari kamar aria.beberapa jam kemudian akhirnya aria turun ke bawah
"dede ayo makan siang dulu kamu belom makan apa apa dari pagi"calla
aria pun duduk dan memasukan makanan ke mulutnya
hmm!!
aria langsung lari ke kamar mandi dan memuntahkan makanannya.perutnya juga tidak enak
"ha... seharusnya semalam jangan sampai mabuk aku minum terlalu banyak"gumam aria
aria kembali ke ruang makan dan semua menatap ke arah aria dengan wajah serius
"de kamu hamil?"calla
"ha!!! engga mungkin lah"aria
"kamu uda PMS?"calla
"bulan ini belum ma"aria
"tuh kan omg mama senang banget"calla
aria jadi kebingunggan sendiri dia aja tidak pernah melakukan hubungan seperti itu bagaimana ia bisa hamil
"de duduk sini ga baik hamil muda banyak berdiri"axel
aria menatap aaron wajah aaron sudah tidak dapat di kondisikan lagi sepertinya ia shock berat
aria menatap ke arah max.wajah max terlihat ia sedang menahan amarahnya
"max kamu keren"ucap axel
max menatap ke arah axel dan tersenyum
"cepat sekali mengubah ekspresinya"batin aria
"kayaknya dede cuma masuk angin aja"aria
"ia soalnya semalam dede kan minum alkohol begitu banyak"aaron
"oh ya!! ayo kita ke rumah sakit takutnya baby nya kenapa kenapa semalam dede banyak banget lagi minum alkohol"calla panik
"ma dede ga hamil,dede cuma engga enak badan"aria
"ma pa aku dan aria pamit pulang dulu,saya ingin membawa aria ke rumah sakit"max
"papa ikut"axel
"ga usah pa biarkan pengantin baru ini menikmati anak pertama"calla
__ADS_1
"ia hati hati ya"axel memeluk aria