Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 36


__ADS_3

axel pov


saat axel bangun dari tidur axel terkejut melihat calla disamping ku bahkan aku tidak tau berapa lama aku tidur dan juga kepala ku sangat terasa berat.aku sangat senang mengetahui calla menghawatirkan ku saat aku sakit


saat calla menyuapi bubur itu terasa tidak enak karena aku ingin memakan masakan calla.


calla membuatkan aku sup itu sangat lezat aku pun memintanya untuk menambah makanan sudah lama aku tidak makan masakan calla


mungkin masakan calla candu bagi ku.


saat aku mengetahui calla ingin pulang pertama aku mencoba pura pura pingsan tetapi gagal karena calla terlalu berisik harus kah dia berteriak di telinga ku?


percobaan ke dua aku pura pura sakit kepala aku panik saat calla percaya kalau aku sakit kepala saat dia keluar aku langsung chat dokter untuk berbohong pada calla


dan lebih kaget nya saat calla mengetahui aku sedang bermain hp untung saat itu calla tidak melihat layar hp ku


entah apa yang dokter itu bilang pada calla saat di ruang tamu entah lah yang penting calla harus tetap bersama ku


tetapi aku begitu senang saat calla perhatian pada ku dan memilih untuk tidak pulang hanya karena ingin menemani ku

__ADS_1


aku pun memeluk calla saat aku tidur disaat itu aku tidur sangat pulas sudah lama aku tidak merasakan tidur sepulas ini,saat calla tidak bersama ku aku tidak bisa tidur sama sekali entah mengapa


aku terbangun saat merasakan pelukan ku hilang ku lihat calla tidak ada di samping ku aku memutuskan untuk mencari dia


aku melihat calla sedang makan di bar dapur aku pun langsung menuju ke arah calla


saat calla berteriak karena kaget aku pun ikutan kaget, aku hanya penepuk pundak nya dan dia berteriak seperti itu.


aku memperhatikan calla saat makan bahkan saat makan pun dia terlihat imut,ku lihat seperti nya nasi goreng nya sangat lezat aku meminta sesuap tetapi dia tidak memberikannya aku sangat kesal disitu.


aku berpikir akan mengerjai calla aku pergi meninggalkan nya disitu dan ku mati kan lampu dan mendorong dorong kursi


mungkin aku terkena batunya karena menjahili orang


eh aku nya juga ikutan kaget


"ampun jangan bunuh aku"ucap calla


"maaf jangan bunuh aku tidak salah apa apa"ucap calla

__ADS_1


aku terkejut mendengar calla berbicara seperti itu aku pun langsung menemui calla dan membawa nya ke kamar


calla disitu menangis sejadi jadi nya aku mencoba menenangkannya aku merasa bersalah karena membuat nya menjadi seperti itu


saat ku melihat calla menghilang aku benar benar frustasi disitu rasa takut,cemas,ingin marah,rasa bersalah semuanya bercampur aduk.


aku menemukan calla di lemari aku lega dan menyesal karena membuat calla ketakutan.


saat dokter bilang calla memiliki paranoid aku cukup terkejut dan aku juga bertanya pada dokter itu apa yang dia bilang pada calla tentang ku


yang benar saja dia bilang bahwa aku memiliki penyakit seorang axel yang rajin olahraga ini memiliki penyakit.


ku lihat wajah calla yang pucat aku pun mencium bibir nya tetapi bibir calla terasa manis


bahkan bibir calla pun sudah candu bagi ku


aku pun tidur lelap di samping nya


end pov

__ADS_1


__ADS_2