Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
[Season 2] BAB 52


__ADS_3

aria sudah kembali ke rumah dan akhir akhir ini aria selalu menangis tanpa sebab dan cemas berlebih.


max juga jadi sangat cemas pada aria yang selalu menjaga asher tanpa istirahat.


"sayang kamu istirahat yah biar aku yang jaga asher"max mengelus lembut rambut aria


"ga usah aku bisa sendiri.lagian kamu pasti capek habis pulang dari kantor"aria menatap anaknya sedang tidur di pelukannya


"ga apa apa aku ga capek kok.gantian ya biar aku jaga asher"max


"aku bilang ga usah aku bisaa sendiri"teriak aria


max tersentak melihat aria marah.asher menangis karena terkejut oleh teriakan aria


"cup..cup..asher maafkan mama,mama ga sengaja"aria menangis sambil menengkan asher


max melihat aria menangis menjadi terkejut lagi.max langsung merebut asher yang sudah tertidur kembali dan meletakan ke baby box


max langsung memeluk aria yang masih menangis "kamu kenapa lagi ada masalah?"max


"aku mama yang buruk untuk asher max"aria terisak dipelukan max


"sayang kamu mama dan isrti terhebat untuk ku dan asher.asher pasti sangat menyayangi mu"max mengecup pucuk kepala aria


setelah aria tenang max mengajak aria ke kamar untuk istirahat.


"sayang kamu tidur dulu aku mau mandi dulu"max


"asher"aria


"ga apa apa asher uda tidur"max


"baiklah"aria memejamkan matanya


sedangkan max mandi sambil memikirkan aria setelah pulang dari rumah sakit mood aria gampang berubah ubah.


selesai mandi max melihat aria sudah teetidur lelap.max pun melihat anaknya yang sudah tertidur lelap


"anak papa jangan rewel ya kasian mamanya"max mengecup kepala asher.


max pun kembali lagi ke kamarnya dan tidur di samping aria.


"max asher nangis?"aria panik dan langsung bangkit dari tidurnya


"engga asher uda tidur kalau nangis nanti kedengaran dari ipad ini"max memeluk istrinya


"jangan cemas kamu tidur aja kalau asher bangun aku bisa mengurusnya"max

__ADS_1


aria menatap sinis ke arah max "kamu pikir aku ga bisa mengurus asher"bentak aria


"bukan begitu sayang.kamu terlihat lelah kita ini suami istri jadi kira harus membagi pekerjaan.aku tidak tega melihat mu belakangan ini selalu tidak tidur dan kelelahan menjaga asher"max


"kita cari babysitter aja ya"max


"aku masih bisa mengurus asher max.aku tidak mau asher tumbuh di tangan orang lain.kamu ingin mencari babysitter karena aku tidak bisa menjaga asher dengan baik kan"aria menangis


"bukan begitu ar.kamu kelelahan jika ada baby sitter kamu bisa beristirahat dengan tenang tanpa cemas asher terbangun apa tidak dan kamu sudah menjaga dan merawat asher dengan baik ar"max tetap sabar dengan istrinya


aria tidak menjawab pertanyaan suaminya itu.


max menghembuskan nafasnya "sayang besok kita ke rumah sakit"max


"kenapa? apa asher sakit"aria langsung berdiri


max langsung menahan tangan aria "tidak asher tidak sakit.kamu harus check up ke dokter"max


"ga perlu lagian aku sudah baik baik saja. kalau kita pergi asher gimana? tidak mungkin kan kalau asher sendirian di rumah"tolak aria


"asher kita titip ke mama sebentar rumah kita dengan rumah mama kan tidak jauh yah sayang"bujuk max


"baiklah"aria


"yahsudah kamu tidur asher juga sudah tidur dengan lelap"max


...........


keesokan harinya max dan aria mengunjungi rumah calla dan axel


"mama max titip asher dulu ya aria hari ini harus check up ke dokter"max


"ia ga apa apa mama malah senang"calla menimang nimang asher


"yah udah mah pah max pergi dulu ya"max pamit


"ia hati hati ya max"calla


rumah sakit


"sayang masih lama ga? asher gimana?"aria cemas


"sebentar ya sayang asher baik baik saja"max


max berbincang bincang dengan dokter sedangkan aria menunggu di depan sambil melihat ke arah anak anak yang bermain di taman rumah sakit.


"sayang ayo kita pulang"max

__ADS_1


aria mengangguk mengikuti max.sesampainya di rumah aria langsung ke kamar untuk menyusui asher


sedangkan max dan yang lain berkumpul di ruang tamu


"mah pah kata dokter aria terkena baby blues"max


"tuhkan mama uda curiga,apa dirumah aria sering menangis?"calla


"sering mah bahkan saat aku menyuruh aria istirahat aria malah bilang kalau dia bukan mama yang baik untuk asher"max


"bagaimana dengan babysitter"axel


"uda aku bujuk pah tapi aria menolak"max


"hm...mah gimana kalau sementara kita tinggal di rumah max?"axel


"boleh juga biar aria tidak terlalu stress,max gimana"calla


"itu malah bagus mah"max


"lagu bicarain apa?"aria muncul


"sayang mama sama papa mau nginap di rumah kita beberapa hari"max


aria mengkerutkan dahinya "ngapain? aria bisa kok rawat asher"aria


"bukan itu de mama sama papa pengen lihat cucu mama.sedangkan dede aja jarang ke rumah mama"aria memasang wajah sedih


"ohh baiklah lalu bang aaron gimana?"aria


"bang aaron lagi di luar negeri untuk mengurus perusahaannya"axel


aria mengangguk "asher nenek sama kakek ikut ke rumah mau main main sama asher,senang ga?"aria berbicara dengan asher yang sedang memainkan jari aria


max akan tetap menemani dan membantu aria untuk melawati masa baby bluesnya


max memeluk aria yang sedang mengendong asher


"i love you aku akan tetap ada di samping mu apa pun terjadi"max mengecup bibir aria


"i love you too max"aria tersenyum


calla dan axel melihat kemesraan anaknya pun merasa bahagia


"tunggu ya mama siap siap duluu"calla


"iaa mah"aria

__ADS_1


__ADS_2