Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 88


__ADS_3

axel berdiri dan berjalan melihat calla.axel melihat calla tenggelam


axel pun langsung lompat tidak memperdulikan lengannya sakit atau tidak.


tidak lama yacht boat axel datang axel pun membawa calla ke boat milik axel.


calla sudah tidak sadarkan diri karena terlalu banyak air yang masuk ke dalam tubuh calla.axel pun langsung memberikan CPR dan nafas buatan untuk calla


uhukk!


calla mengeluarkan air dari mulutnya axel mengangkat calla dan membawa calla ke kamar yang ada di boat


"sini aku saja yang membawanya ke kamar lihat tangan mu"ucap liam


axel pun menyerahkan calla pada liam,liam pun membawa calla ke kamar dan mengobati luka axel.


"apa maksim dapat ditemukan?"tanya axel


"tidak dia kabur"ucap liam


"kenapa bisa seperti ini?bukannya calla diawasi oleh dave"tanya liam


"ck tadinya aku akan mengajak calla pergi makan di restaurant jadi tadi aku sedang di mall membeli baju untuk calla jadi sedikit lama menjemput calla"jelas axel


"huftt sebaiknya kau beristirahat dulu"ucap liam


calla melihat seorang pria mengangkat tongkat dan melayangkan tongkat itu ke arah calla


"akhhh"


calla terbangun dengan nafas yang terengah engah "lagi lagi bermimpi itu"ucap calla memijat pelan kepalanya


calla melihat lihat sekitar calla sudah berada di kamar axel.calla baru tersadar kalau axel tadi terkena tembakan


calla mencari axel ternyata axel sedang menonton tv di ruang tamu

__ADS_1


"axel"panggil calla


axel menoleh ke arah calla "sudah bangun?"tanya axel


calla menggukan kan kepalanya dan duduk di samping axel.


"sinu aku lihat luka mu"ucap calla melihat luka axel


"aku baik baik saja tetapi kepala ku sangat pusing"ucap axel mengeluh


calla pun memegang dahi axel "axel kamu demam ayo ke kamar"ajak calla


"ga"tolak axel


axel berbaring meletakan kepalanya di paha calla dan memasukan kepalanya ke dalam baju calla dan memainkan perut calla menggunakan mulutnya


"axel geli"ucap calla


axel mulai memasukan tangan nya ke dalam baju calla "stop"ucap calla menahan tangan axel


"mau ngapain lagi sakit juga"ucap calla


axel mengeluarkan kepalanya dri baju calla "ngapain ke kamar disini aja kan kita belum pernah"ucap axel sambil tertawa


calla menahan malu dan menahan tawa


"kenapa wajah mu memerah"tanya axel mengelus wajah calla


itu membuat calla merinding seketika "tau ah kalau ga mau diobatin yah uda.aku ke kamar dulu ya byee jangan tidur sama aku nanti aku ketularan sakit bye bye sayang"ucap calla mendorong kepala axel dan berjalan menuju ke kamar


saat pergi calla memberikan flying kiss untuk axel "byee"ucap calla


calla melihat axel berdiri dari sofanya calla langsung berlari dari axel.axel melihat calla berlari axel langsung mengejar calla


calla menutup pintu kamar tetapi sudah ditahan oleh axel.axel mendorong pintu dengan sekuat tenaga

__ADS_1


duk!


wajah calla terkena pintu akibat axel mendorongnya terlalu kuat


axel langsung memeluk calla dan mengosok gosok dahi calla yang terkena pintu.


"sorry"ucap axel


"axell"rengek calla


"aku ga apa apa sekarang kau tidur disana cepat"ucap calla


"ga mau,kau saja yang tidur"ucap axel


"ok,kau ini bandel sekali"ucap calla tiduran


"aduh kepala ku"keluh axel


"makanya jangan bandel di bilang itu nurut tidur cepat"oceh calla


dan akhirnya axel menurut dengan calla.calla langsung mengompers dahi axel.


"uda makan belum?"tanya calla


"uda"jawab axel


"aku panggil dokter aja ya"ucap calla khawatir


"ga perlu"ucap axel menarik tanggan calla agar tidur disampingnya


"axel kamu ada masalah apa sama maksim?"tanya calla


"ga ada masalah,emang dia bilang apa?"tanya axel


"ga ada bilang apa apa"jawab calla

__ADS_1


"pokoknya kamu jangan percaya sama apa yang dia bilang ok"ucap axel


calla menganggukan kepalanya axel langsung memeluk calla "bagus"ucap axel


__ADS_2