
sudah 4 hari aria sadar dan aria sudah merengek ingin pulang tapi dokter belum mengizinkan aria untuk pulang
"sabar ya sayang bentar lagi juga pulang.nih makan dulu aku suap"max
tring!!!
"max itu ponsel mu berdering terus dari tadi diangkat dulu gih mana tau penting"aria
"ga usah nanti aja ayo ini ahh"max menyuapkan nasi ke dalam mulut aria
"nih makan obatnya"max memberi obat
"duh hari ini jangan minum obat ya pliss"aria
"ga boleh harus minum obatnya"max
"pliss lidah aku pahit lagian aku uda sembuh kok"rengek aria
max memasukan obatnya ke dalam mulutnya
"loh kok kamu yang makan obatnya"aria
max langsung mencium aria dan mendorong obatnya dari mulutnya ke mulut aria
max langsung memberikan air putih ke aria
"gimana manis kan"max
"jahat"aria
max tertawa melihat ekspresi aria
tring!!!
max menjawab panggilan itu.yang awalnya wajah max cerah langsung suram
"kenapa max?"aria
__ADS_1
"ga apa apa"max
"jangan bohong aku ini istri mu loh kalau kamu ga mau kasih tau aku.aku ga mau ngomong sama kamu"aria
"pelaku yang nabrak kamu uda di tangkap"max
"terus gimana"aria
"pelakunya ngaku kalau mereka suruhan alea dan herin"max
"apa!! serius nih yang bener aja"aria
"aku uda duga kalau mereka yang ngerencanain ini semua.besok aku akan menemui mereka"max
"max aku mau ikut"aria
"tapi kamu belom boleh keluar"max
"pliss boleh yaa"aria
"yesss thank u sayang"aria
............
aria di izinkan keluar dari rumah sakit tapi aria tidak boleh lelah dan stress.
aria berjanji dengan max kalau dia lelah dia akan bilang pada max
"max kamu jangan begitu emosi"aria menengkan max
"gimana ga emosi dia membuat kamu sampai luka gini"max
"gimana pun juga itu mama mu max"aria
aria dan max sampai di pengadilan.ternyata disana sudah ada axel,calla,adien,aaron dan evalina
"max aria maafkan mama"alea
__ADS_1
"aria aku minta maaf"herin
"herin aku ga ngerti sama kamu kenapa kamu melakukan ini yang aku tau kamu tidak mencintai max lalu untuk apa kamu susah payah melakukan ini"aria
plak!!
"gimana sakit kan?"aria
herin menggangukkan kepalanya "tidak ini tidak sakit sama sekali.gimana perasaan keluarga ku dan suami ku kalau aku meninggal pasti lebih sakit dari tamparan ini"aria menggelus pipi herin
"maaf maafkan aku aku telah bertindak bodoh ini semua hasutan tante alea"herin menunjuk ke arah alea
alea menatap sinis ke arah herin
aria menaikan tangannya seperti ingin menampar alea.semua yang ada disana sudah shock
aria mengenggam bahu alea "tante bagaimana perasaan tante kalau max kecelakan lalu meninggal karena perbuatan keluarga ku"aria
"marah"alea
aria tertawa mendengar ucapan alea.semua langsung bingung kenapa aria tertawa
"tentu tante marah.marah karena tante tidak bisa mendapatkan uang dari max lagi kan"aria
alea mengangkat tangannya max langsung menahan tangan alea.aria tersenyum ke arah alea
"apa tante tau selama ini max membutuhkan kasih sayang dari tante walaupun dia tidak menunjukannya tapi aku tau perasaannya.max tetap memberi uang pada tante karena ia berterima kasih pada tante karena telah melahirkannya walaupun tante tidak pernah membesarkannya dan memberi kasih sayang padanya, apa tante tau max hampir meninggal karena kelaparan?"aria
"apa perasaan tante kalau tau max meninggal karena kelaparan!!! apa anda akan sedih,kecewa,marah pada diri sendiri atau sebaliknya anda akan senang"teriak aria
max langsung memeluk aria "aku ga apa apa,sekarang aku baik baik saja karena ada kamu dan keluarga mu sekarang aku bahagia"bisik max
"max mama-"
"silahkan masuk ke ruangan,ruangan telah dibuka"pengawas
alea dan herin langsung di bawa oleh polisi
__ADS_1