Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 121


__ADS_3

tidak terasa waktu berjalan begitu cepat adien sudah berumur 1 tahun calla dan axel juga membuat acara ulang tahun untuk adien yang di datangi oleh keluarga dan teman saja.


hari ini axel tidak bekerja dan adien sudah bisa merangkak


calla dan axel sedang bersantai di ruang tamu sambil melihat adien yang sedang bermain


"ga terasa ya adien uda 1 tahun aja"calla sedih bersandar di bahu axel


"ia,sayang kita jalan jalan ke luar negeri yuk uda lama kita engga jalan jalan"ajak axel


"aku ayo ayo aja kita mau kemana?"tanya calla


"kamu maunya kemana?"axel


"kok di tanya balik,aku mah ngikut aja"calla


"gimana ke italia?"tanya axel


"duh jangan ke luar negeri deh kita ke raja ampat aja ok ga"calla


"kenapa ga bilang dari tadi kalau mau ke raja ampat"axel sedikit kesal


"ya mana tau baru muncul idenya"calla tersenyum


"mama"ucap adien


"ya..."calla


calla dan axel saling menatap terkejut adien menyebut mama dengan pelafalan yang jelas


"omg anak mama"calla gemas


"coba sebut papa....P-A-P-A"axel


adien malah membuang muka pada axel dan merangkak ke arah calla


axel dengan cepat langsung memeluk calla dengan erat


adien melihat itu langsung terduduk di lantai dengan mata yang berkaca kaca


"sayang awas ih aku mau sama adien" calla


axel mengeluarkan lidahnya mengejek adien lalu mencium ciumi pipi calla

__ADS_1


Huwahhhh!!!!


adien menangis dengan kuat dan nyaring "tuh kan anaknya nangis"calla memukul paha axel


calla mengendong adien dan adien duduk di pangkuan calla


"uda yah sayang jangan nangis papa cuma main main aja"calla menengkan adien


axel tetap menjahilin adien axel memainkan rambut dan pipi adien


"sini duduk sama papa aja"axel


adien merangkak menjauh dari axel.axel terkejut dan memasang wajah sedih


"sayang lihat adien ga mau dekat dekat aku"axel memeluk calla


"capek sekali mengurus 2 bayi yang tidak mau mengalah ini"batin calla


"yah kamu ganggu adien mulu sampai nangis tuh minta maaf"calla


"adien papa minta maaf sini dekat papa"axel


adien tetap membuang muka "oh kalau gitu mama milik papa seorang adien ga boleh dekat dekat sama mama"ucap axel menarik calla


"sini dekat papa"axel


adien tetap diam duduk di samping calla.


"tunggu ya sayang mama mau potong buah dulu untuk papa adien main dulu sama papa"calla mengelus kepala adien


calla berjalan menuju dapur dan berbincang bincang kecil bersama bi jum dan bi nem


"aduh non adien lucu banget"bi nem


"ia nem sepertinya adien ga mau lepas dari non calla.pak axel juga suka banget ngejahilin adien"ucap bi jum


semenjak adien lahir axel minta bi jum dan bi nem untuk tidak memanggilnya dengan sebutan tuan lagi.axel menyuruh mereka menyebut nama saja tetapi bi nem dan bi jum menolak kata mereka tidak sopan.jadi mereka memanggil axel dengan pak saja


dug!


calla langsung melihat ke arah axel dan adien.ternyata adien jatuh saat axel sedang mengajari adien berjalan


calla melihat mata adien yang sudah mulai berkaca kaca

__ADS_1


"ayo berdiri lagi jangan nangis"axel memeluk adien


calla tersenyum melihat axel "mana mungkin adien ngerti yang sedang axel bicarakan"batin calla


"duh gemas"ucap bi nem histeris


calla hanya tertawa melihat bi jum dan bi nem


"bi tolong buatkan bubur adien ya"calla selesai memotong buah


"ok non"ucap bi jum


calla berjalan ke arah axel "sayang makan dulu buah nya adien sini sama mama"calla bermain main


tidak lama bubur adien siap "ini non buburnya"bi jum


calla menyuapi adien makan selesai makan adien tertidur dengan pulas


"sayang kita pergi ke raja ampatnya kapan?"tanya calla.


"5 hari lagi,mau panggil baby sitter ga?"axel


"hmm engga usah deh kita kan bisa jaga adien"calla


"ia sih tapii kalau nanti kita lagi ehm... adien bangun gimana"axel


pipi calla memerah "Apa si axel usir pikiran mesum mu"calla berdiri meninggalkan axel


calla masuk ke kamar adien dan menidurkan adien "apa panggil baby sitter aja ya?biar bisa berduan sama axel"pikir calla senyum senyum


"astaga call kembali lah ke akal sehat mu"ucap calla menggeleng gelengkan kepala


calla masuk ke dalam kamarnya menunggu axel sambil memikirkan perjalannya nanti


sangking terlalu memikirkannya calla tidak sadar kalau axel sudah masuk ke kamar "sayang mikir apa"axel menyadarkan lamunan calla


"ah e-enga"jawab calla gagap


"ehmm sayang gimana kalau kita ke raja ampat ajak mama mama dan papa"ide calla


"boleh juga sih biar kita bisa berduaan"ucap axel


"i-ia kita uda lama engga jalan jalan berdua"ucap calla

__ADS_1


axel langsung memeluk calla "aku akan menantikan liburan kita"bisik axel


__ADS_2