
orang tua calla dan mama axel datang ke rumah sakit dengan buru buru
"ma pa maaf aku tidak bisa menjaga calla dengan baik"ucap axel menundukkan kepala
"axel.....axel lihat mama"ucap mama calla
axel pun mendongakkan kepala menatap mama calla
mama calla langsung memeluk axel "axel sudah menjaga calla dengan baik ini cobaan axel kau harus kuat dan tetap di samping calla apa pun yang terjadi"ucap mama calla
axel merasakan tubuh mama calla bergetar
"gimana dok keadaan istri saya"tanya axel dengan dokter yang baru keluar dari ruang operasi
"operasinya berjalan lancar,masa kritisnya juga sudah lewat tetapi tubuh calla terlalu lemah dan calla juga akan dibawa ke ruang rawat inap"ucap dokter
"kapan istri saya sadar dok?"tany axel
"kalau itu saya tidak tau saya akan melakukan yang terbaik untuk istri bapak"ucap dokter meninggalkan axel
axel menemanin calla di rumah sakit "axel makan malam dulu"ucap mama calla memberi makanan
"nanti aja ma"axel
"makan axel nanti kalau kau sakit ga bisa nemanin calla disini"ucap mama axel
axel pun memakan makanannya "mama sama papa pulang aja aku yang akan menemanin calla disini"axel
"baik lah kau juga jangan lupa istirahat besok mama datang lagi"ucap mama calla
axel menganggukan kepalanya mama calla,mama axel dan papa sudah pulang.
axel menatap calla yang berbaring lemah dengan bibir yang pucat axel duduk di samping kasur calla mengenggam tangan calla yang terasa dingin
"sayang bangun tetap lah bersama ku aku tidak mau kehilangan mu lagi boleh tidur tapi jangan lama lama aku menunggu mu disini"air mata axel membasahi wajahnya
__ADS_1
axel mencium dahi calla "selamat malam sayang aku akan selalu merindukan mu"ucap axel.
keesokan harinya...
mama calla datang untuk bergantian dengan axel menjaga calla
"axel kau pulang lah ke rumah bersih bersih lalu istirahat mama akan menemani calla disini"ucap mama
"baik ma hari ini ada urusan yang harus aku selesaikan"ucap axel pergi dari rumah sakit
axel pergi ke suatu gedung.disana sudah ada liam yang menunggu
axel duduk di kursi dan menatap ke arah maksim,jane dan mia menunduduk di hadapan axel
saat axel melihat jane amarah axel semakin memenuhi dirinya rasanya sekarang axel ingin membunuh jane
"axel aku minta maaf"ucap jane sambil menangis
"axel lepaskan jane dan mia kita akan menyelesaikan masalah ini berdua"ucap maksim
"apa? hahahaha kenapa kau yang bertanggung jawab tentang jane"ucap axel
flashback..
"pak hari ini jam 2 siang akan ada meeting dengan perusahaan XXX"ucap seketaris axel
"baiklah suruh liam ikut meeting ini"ucap axel
axel berjalan menuju ruang meeting "woy axel"teriak liam berlari ke arah axel
"kenapa sih suruh aku ikut meeting padahal aku uda ada jadwal meeting lain"protes liam
"diam atau gaji mu aku potong"ucap axel
"potong aja kalau berani....kan yang pegang keuangan mu kan aku"ucap liam tertawa
__ADS_1
"liam lepas jas mu"ucap axel
"ngapain?"tanya liam
"uda sini"ucap axel liam pun membuka jasnya dan diberikan pada axel
axel berjalan cepat ke arah seorang wanita axel mengikat jas liam ke pinggang wanita itu
"lain kali jangan memakai pakaian yang terlalu ketat"ucap axel berjalan lagi meninggalkan wanita itu yang sedang melamun
axel dan liam masuk ke dalam ruang meeting
"maksim dan ini sekertaris saya"ucap maksim
"jane sekretaris maksim"ucap jane
selama meeting axel tidak nyaman dengan jane yang terus menatapnya
"ok meeting kali ini selesai"ucap axel membubarkan meeting
saat axel ingin pergi dari ruang meeting jane memegang tangan axel "e-ehm pak axel terima kasih atas jasnya"ucap jane
"itu bukan jas saya tetapi milik dia kalau gitu saya permisi"ucap axel menunjuk liam lalu pergi
setelah kejadian itu jane selalu datang ke kantor membawa makanan untuk axel apa pun itu jane mencari perhatian axel
axel menjadi risih asal jane datang jane selalu mengunakan pakaian yang ketat
beberapa bulan kemudian maksim datang menemui axel secara pribadi
maksim meminta tolong pada axel agar axel menerima jane axel sudah beberapa kali menolak permintaan maksim
tetapi maksim memohon pada axel "kalau kau menyukainya kenapa kau tidak berjuang dan malah memberikannya pada ku dengan alasan kalau jane menyukai ku"ucap axel
"hmm...aku tidak tau aku hanya melakukan apa pun untuk orang yang ku cintai"ucap maksim
__ADS_1
"kau boleh memutuskan dia saat kerja sama bisnis kita berdua selesai"ucap maksim lagi
"baik lah"ucap axel