
sesampainya di rumah calla berpelukan bersama bi nem dan bi jum bahkan sampai menangis
"ga apa apa bi aku dan baby nya baik baik aja kok"calla
"ia non....tunggu baby!"bi nem dan bu jum terkejut bersamaan
"non hamil?" bi jum memastikan
"ia bi uda 1 bulan setengah"calla
" selamat non pokoknya non jangan capek capek kalau ada apa apa suruh bibi aja"bi jum
bi nem mengangguk ngangguk "ia bi,saya ke kamar dulu ya bi mau bersih bersih"calla
calla menatap sinis ke arah axel yang baru keluar dari kamar mandi "hm"calla membuang muka dan langsung masuk ke kamar mandi
calla yang sedang memakai baju tiba tiba axel masuk ke dalam kamar "calla itu dibawah ada ellia dan liam"ucap axel
"hm"calla
setelah selesai bersiap siap calla turun ke bawah menemui ellia dan liam "elliaa"ucap calla memeluk ellia
"ehm aku mau nanya"ucap calla
axel sudah deg degan mendengar ucapan calla
calla mengeluarkan sepatu yang ia beli kemaren menujukan pada ellia dan liam
"sepatu ini lebih cocok di pakaikan ke laki laki atau perempuan?"tanya calla
"perempuan"liam "mau yang pake perempuan atau laki laki sama sama lucu"ellia
"tuh kan"teriak calla tiba tiba membuat axel dan liam terkejut
"ya kan ell ini cocok cocok aja kan kalau di pakaian ke anak laki laki"ucap calla
"ia lucu nanti kalau mau beli baju baby ajak ajak aku dong"ellia
"sip gampang itu"calla
tiba tiba calla dan ellia menatap ke arah liam "k-kenapa?"liam gugup tidak berani menatap mata ellia dan calla
__ADS_1
"cocok kan kalau di pakaikan ke laki laki"tanya calla sekali lagi
liam menoleh ke arah axel meminta bantuan axel menaikan bahu nya dengan tersenyum puas
"k-kalau menurut aku cocokan untuk perempuan masa anak laki laki pakai sepatu begitu"jawab liam
axel hanya diam tidak ingin ikut campur "sama aja kamu sama axel"calla tidak terima
"biarkan aja call laki laki kan emang begitu maunya ego mereka aja yg diikuti"ellia
"kena lagi deh"batin axel dan liam
"eh ell liam kalian kan uda dekat lama nih ga ada niat nikah nih?"tanya calla
uhuk!!
liam yang sedang minum tersedak mendengar ucapan calla
"kita uda tunangan kok tinggal nentuin tanggal pernikahan aja"jawa ellia
"bagus dong kalau bisa dicepatin mana tau anak kita bisa dijodohinkan"ucap calla
axel dan liam saling bertatapan jijik
"gak gak apa apan itu,itu tidak akan pernah terjadi"ucap axel tidak terima
"lah lo pikir gue mau gue juga ga mau"liam
"diam ini urusan aku sama ellia om om jangan ikut ikutan"ucap calla
axel dan liam mengalah tidak terasa mereka mengobrol hingga malam
"pergi pigi makan yuk"ajak calla
"mau makan apa?"tanya axel
"aku lagi makan steak si"jawab calla
"yah uda yuk"ucap ellia
calla,axel,liam dan ellia pergi ke restaurant steak
__ADS_1
axel memesan steak untuk calla selesai makan tiba tiba liam ponsel liam berdering liam pun pergi mengangkat teleponnya
selesai telepon liam berbisik sesuatu dengan axel
"ada apa?"tanya calla penasaran
"itu nomor yang waktu itu SMS kamu nomornya ga bisa dilacak"jawab axel
"ha! siapaa mana"ellia mendengar itu ikutan panik
calla menunjukan SMS nya pada ellia "gila nih sepertinya aku tau ini siapa"ucap ellia
"siapa?"tanya calla
"e-eh ga tau kurang yakin uda ga usah dipikirin"ucap ellia
"oh ya axel aku dengar dengar perusahan xxx CEOnya bukan kamu lagi tapi maksim ya?"tanya ellia
"ia aku yang memberikan perusahan itu padanya sebagai jaminan dia tidak boleh menganggu aku dan calla"ucap axel
"sayang banget padahal perusahan xxx yang paling berpengaruh untuk mu"ucap ellia
"itu bukan apa apa untuk ku yang penting calla baik baik saja"ucap axel
"baiklah kalau itu keputusan mu aku dan liam pulang dulu ya uda malam banget nih"ucap ellia
"ia ell hati hati ya"ucap calla
"yoi kamu dan axel hati hati juga uda jangan berantem lagi baikan sana"ucap ellia
calla hanya tersenyum "cal mama besok suruh ke rumah dengan mama dan papa kamu"ucap axel
"ok"calla
"kamu masih marah?"tanya axel
"hmm"calla
axel tidak tanya apa apa lagi dan fokus menyetir mobil
"bukannya di hibur malah di cuekin"batin calla.
__ADS_1