
max sudah kembali bekerja seperti biasa sedangkan aria juga sudah masuk kuliah
"yeyy pulang cepat akhirnya bisa rebahan"aria tiduran di kamar
ting!
aria membuka ponselnya
......max......
"ar datang ke kantor ya"
^^^"mager ih,mau ngapain emang"^^^
"herin datang males banget gue"
^^^"lah itu mah urusan lo"^^^
"bantuin pliss ntar gue turutin apa mau lo"
^^^"hm...OK otwww"^^^
aria berinisiatif memasak makan siang untuk max.
aria mengoleskan liptin di bibirnya ia jadi teringat saat ia berciuman dengan max
"akhh bisa gila aku,lupakan ayoo lupakan"aria mengipas ngipas wajahnya yang memerah
aria berkaca sekali lagi untuk memastikan penampilannya.
"okk ayo pergi"aria
kantor...
"permisi mau nanya ruangan max ada di lantai berapa ya?"tanya aria
"kak aria ya?"wanita yang berada di receptionist
"ia"aria
"baik,kakak bisa naik ke lift VIP yang berada disana dan langsung ke lantai 25"wanita itu
"terima kasih"aria
"sama sama"wanita itu
aria langsung menuju ke lantai 25.aria membuka pintu ruang max dan terlihat lah herin yang sedang duduk di meja milik max
"max ayo dong temenin aku"herin
__ADS_1
"uda aku bilang istri ku akan membawa makan siang"max
"ha! untung aja aku membawa makan siang"batin aria
"hii sayang,maaf ya telat soalnya macet"aria berjalan ke arah max
chup!
aria mengecup bibir max.aria tau max sedang terkejut saat ini aria tidak peduli,aria menatap herin dari atas hingga bawah
herin langsung gelagapan saat di tatap oleh aria."kenapa! ga senang ya"herin
"engga heran aja katanya wanita berkelas masa duduk di meja di hadapan pria lagi"aria
dengan kesal herin langsung turun dari meja aria tersenyum ke arah herin.herin yang melihat itu menjadi sangat kesal
"ini makan dulu sayang"aria
"kamu ga pulang rin?"aria
herin tidak menjawab dan pergi begitu saja sambil membanting pintu
"ha.. akhirnya dia pulang.kenapa lihat lihat"aria merasa terganggu karena dari tadi max terus terusan menatapnya
"ga kenapa kenapa cuma mau lihat aja"max
"kamu kenapa ga suruh aku bawa makan siang untung aja aku bawa"protes aria
deg!
saat melihat senyuman max jantung aria menjadi berdebar.
"uda kan gue pulang ya"aria
"nanti aja pulang bareng gue.sekalian gue mau ngajak ngemall"max
"wokee uda cepat makan ntar uda dingin,boleh pinjam laptop mu?"aria
"nih pakai aja"max memberi laptopnya
aria membawa laptop max ke sofa yang ada di ruangan max
max sudah menyelesaikan sebagian pekerjaanya max melirik ke arah aria.max berjalan ke arah sofa dan melihat ke arah laptop
"oh..kerjain tugas"gumam max.max langsung mengangkat aria hingga ke ruangan pribadi miliknya
............
aria terbangun "loh ini dimana?"ucap aria
"uda bangun?"max masuk ke ruangan pribadinya
__ADS_1
"max..ini dimana bukannya tadi aku di sofa ya?"aria
"ini ruangan pribadi ku yang ada di kantor tadi kamu ketiduran di sofa"max
aria membuka ponselnya dan waktu sudah menunjukan pukul 5 sore
"ok kamu uda selesai kerjakan,kalau gitu ayo kita ke mall"aria
"senang banget ya"ledek max
"wanita mana yang ga suka belanja"aria
"ia..iaa"max
max sudah menemani aria belanja selama 3 jam
"uda belum"max
"belum masih juga 3 jam"aria
"emang mau sampai berapa jam?"max
"minimal 5 jam"aria
"aku dah ga sanggup lagi gue laperr"protes max
"ohh bilang dong.ayo mau makan dimana?"aria
"aku uda reservasi restaurant ayo pergi"max
"okk"aria
aria duduk berhadapan dengan max sambil menunggu makanan yang mereka pesan
"ada apa ini kok sampai reservasi"aria
"ga kenapa kenapa ini cuma tanda terima kasih ku karena kau mau membantu ku tadi siang"max
"oh gitu...oh ya max ada yang ingin ku tanyakan"aria
"tanya aja"max
"kalau kamu ga mau jawab ga apa apa.ehm... kalau boleh tau sebenarnya kamu dan abang ku ada masalah apa?"tanya aria
aria melihat max tersenyum tapi berbeda dengan senyuman yang biasanya.
melihat senyuman max perasaan aria menjadi tidak nyaman
"ehm...aku tidak bisa menjelaskannya tapi mungkin di lain waktu kamu akan mengetahuinya"max
aria menjadi semankin penasaran apa yang terjadi di antara abangnya dan suami kontraknya ini
__ADS_1
"baiklah aku akan mencari tau"batin aria