
calla berjalan di altar pernikahan di dampingi oleh papa
"axel aku akan menyerah kan malaikat kecil ku untuk mu aku mohon pada mu untuk tidak pernah menyakiti calla lagi,menyayangi dan cintai calla setulus hati mu"ucap papa
calla yang mendengar itu tiba tiba saja air mata nya jatuh calla menahan air matanya agar tidak semakin banyak air mata yang jatuh dan akan merusak make up nya
"calla aku menjadikan engkau istriku untuk saling memiliki dan juga menjaga dari sekarang dan untuk selama lamanya.pada waktu susah maupun senang pada waktu kelimpahan maupun kekurangan,dan pada waktu sehat maupun sakit.untuk saling mengasihi dan menghargai,sampai maut memisahkan kita dan ini lah janji setiaku yang sangat tulus"ucap axel
dan calla mengulangi perkataan axel lalu aku dan axel bertukar cincin dan..
chup!
axel mencium ku hingga calla sedikit kehilangan nafas calla mendorong dada axel agar ia melepaskan ciuman itu
dan juga calla mendengar tepukan tangan yang meriah dari tamu
setelah acara selesai calla langsung kembali ke ruangan mua bersiap siap untuk acara malam
"calla"panggil mama
"mamaa"calla langsung memeluk mama
"anak mama sudah menikah cepat banget ya besar nya padahal mama rasanya baru kameran ngelahirin kamu"ucap mama menangis
"mama jangan nangis dong nanti aku nya ikutan nangis"ucap calla menghapus air mata mama
"mama make up kapan? dari tadi mama kok ga kesini"tanya calla
"oh axel mendatangkan mua tersendiri untuk mama"jawab mama
"yah uda mama mau ke kamar mama dulu ya"ucap mama
"ma,papa mana?"tanya calla
"papa di kamar tidur sebentar karena semalaman papa nangis kek bayi"jawab mama
__ADS_1
calla sedikit tertawa mendengar ucapan mama "yah uda ma,mama istirahat aja dulu hati hati ma"ucap calla pada mama
"keluarga kakak harmonis banget ya"ucap devina
"amin kak"jawab calla
"oh ya ini make up nya mau gimana?"tanya calla
"kita buat sedikit bold aja ya kak soalnya kan dress nya warna hitam jadi aku buat terkesan elegan"ucap devina
"ok kalian semua uda pada makan belum?"tanya calla
"ohh uda kok kak"ucap mereka semua
calla pun langsung di make up in oleh devina aku memejamkan mata ku ternyata aku pun tertidur
brak!
calla pun langsung membuka mata karena terkejut
tiba tiba axel mengendong ku ala bridal style
"wuah axel"teriak alla
"axel turunin nanti aku nya jatoh"ucap calla
"sttt diam sebentar"ucap axel masuk ke dalam kamar dan mendudukan aku di samping kasur
"mau ngapain?"tanya calla
axel duduk di hadapan ku dan meletakan kepala dan tanganya di paha ku
"loh axel berdiri"ucap calla
"sebentar aja"ucap axel
__ADS_1
"axel jangan gini dong axel berdiri"ucap calla mencoba agar axel berdiri tetapi gagal tenaga axel lebih kuat dari pada tenaga ku
"calla"panggil axel
"hmm?"jawab calla memainkan rambut axel
"aku minta maaf"ucap axel
"buat?"tanya calla
"maaf selama ini aku memukul mu dan menyiksa mu aku minta maaf aku melakukan itu karena aku ga mau kehilangan mu"ucap axel
calla merasakan paha ku sedikit basah
"loh axel lihat aku"ucap calla axel pun mengangkat kepalanya
"jangan nangis"ucap calla mengusap air mata axel
"aku tau,walaupun cara mu sedikit salah sudah lah tak apa aku memaaf kan mu tetapi jangan ulangi lagi"ucap calla
"axel"panggil calla
axel menoleh kearah calla
"jadi kau menyukai ku?"tanya calla
axel tidak menjawab pertanyaan calla "jawab dong"ucap calla
axel tidak menjawab lagi tetapi dia malah mencium bibir calla
calla mulai sedikit kehabisan nafas calla pun langsung mendorong axel
axel pun melepaskan ciumannya calla pun langsung mengambil nafas banyak banyak
"dah ah aku mau ke ruangan make up lagi bye bye"ucap calla melambai lambaikan tangan
__ADS_1