
axel hanya diam tidak lama bi jum kembali membawa test pack
"ini non"ucap bi jum
"makasih bi"ucap calla berjalan menuju kamar mandi axel pun mengikuti calla hingga ke dalam kamar mandi
"kamu mau ngapain"tanya calla
"ikut kalau ada apa apa aku bisa langsung membantu mu"ucap axel
"aku ga apa apa axel tunggu di luar ok"ucap calla
axel pun dengan pasarah keluar dari kamar mandi
calla mencoba dan menunggu hasil nya
"ya tuhan kalau aku hamil aku harus bagaimana,aku menerimanya tapi aku hanya belum siap"ucap calla cemas
tidak lama calla melihat hasil nya bergaris satu
"satu?berarti aku tidak hamil dong"tanya calla
tok tok!
"calla masih lama?"teriak axel.
calla pun membuka pintu "gimana?"tanya axel
calla pun memberikan test packnya
"garis satu? artinya?"tanya axel
"aku ga hamil"ucap calla
bi jum dan bi nem hanya bertatap tatapan
huekk!
__ADS_1
calla kembali mual rasanya perut nya seperti di putar putar
"non coba test pack yang ini kadang test pack nya kurang akurat"ucap bi jum
calla pun kembali mencoba test pack nya
deg!
calla melihat test pack nya dengan jantung yang berdetak begitu cepat test pack nya menunjukan bergaris satu tetapi terlihat garis satu nya lagi samar samar
calla dengan buru buru keluar dari kamar mandi dan menunjukan pada axel "axel aku hamil"ucap calla
axel tidak yakin dengan hasil nya karena garis satu nya terlihat samar samar
"bi ada lagi ga test pack nya?"tanya axel
"ada tuan ini"bi jum memberikan test pack nya lagi
"ini coba lagi"ucap axel
axel pun terlihat pasrah tetapi calla tetap muntah muntah hingga lemas
"tuan lebih baik cek ke dokter aja"ucap bi nem
axel pun langsung mengajak calla ke rumah sakit
calla pun mengiakan ajakan axel.
rumah sakit
calla dan axel menunggu giliran dipanggil untuk memeriksa calla
"calla"ucap suster itu
calla dan axel pun langsung masuk ke ruangan tersebut.
"hii calla langsung naik ke tempat tidur itu ya"ucap dokter
__ADS_1
calla pun langsung mengikuti ucapan dokter itu
dokter itu meletakan gel dingin di perut calla dan mengerakan suatu alat di atas gel alat nya itu seperti beroda.
"lihat calla"ucap dokter
calla dan axel pun bersamaan melihat ke arah televisi yang sudah memiliki gambar.
"kamu tidak hamil calla,kapan terakhir kamu menstruasi,apa menstruasi mu teratur?"tanya dokter
"aku terakhir PMS itu bulan kemaren,aku juga tidak teratur datang bulan dok"jawab calla
"syukur lah rahim mu sehat sehat saja,apa setiap PMS perut mu merasa sakit?"tanya dokter lagi
"ia dok bahkan sampai ingin pingsan"jawab calla
"baik saya akan memberikan beberapa obat nanti bisa di tembus ke apotek ya"ucap dokter
"baik dok" ucap calla lalu pergi meninggalkan ruangan itu
axel pergi menembus obat obatan dan calla menunggu axel di dalam mobil
"ini"ucap axel
"terima kasih"ucap calla
calla melihat wajah axel terlihat muram "axel ada apa?"tanya calla mengelus bahu axel
"tidak apa apa"ucap axel
"apa kamu marah karena aku tidak hamil?"tanya calla
axel tidak menjawab axel malah melajukan mobil nya menuju rumah
calla dan axel pun masuk ke dalam rumah
"mia"ucap calla
__ADS_1