Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 63


__ADS_3

bruk!


ellia terjatuh tersungkur di tangga darurat lobby


"tolong!"teriak ellia


ellia sudah tidak memiliki tenaga untuk berjalan ellua mengesot agar sedikit maju kedepan


"kena kau!"ucap pria itu memeggang pergelangan kaki ellia yang terkilir


"apa ini sakit sayang"ucap pria itu memutar mutar kan pergelangan kaki ellia


"aww! lepass!"teriak ellia


"bagaimana kalau ku patah kan saja kaki ini jadi kau tidak bisa kabur dari ku"ucap pria itu


"lepass"teriak ellia


ellia melihat ke arah depan dan berdoa agar seseorang lewat


"LIAMM"teriak ellia


liam melihat ke arah ellia "ellia"liam berlari ke arah mereka berdua


"liam tolong"ucap ellia terengah engah


pria itu melihat ke arah liam "mau apa kau kesini menjadi pahlawan untuk wanita lemah ini"ucap pria itu memijak pinggang ellia


akh!


liam melihat itu pun langsung menghajar pria itu


"kau lah yang lemah kau hanya bisa memukul wanita dasar baji*gan"ucap liam dengan amarah yang berluap luap

__ADS_1


"liam cukup! dia bisa mati"ucap ellia dengan sedikit kesadaran


"biarkan saja pria ini mati dia pantas untuk mati"ucap liam yang masih menghajar pria itu


"liam"ucap ellia jatuh pingsan


liam pun masih tetap mengahajar pria itu langsung menoleh ke arah ellia


"ellia"teriak liam langsung mengendong ellia membawa ke rumah sakit


dan tidak lupa juga liam meminta agar pria gila itu di bawa ke kantor polisi


liam langsung membawa ellia ke UGD


"silahkan tunggu di depan dokter akan menangani ini"ucap suster itu


liam sangat cemas terhadap ellia bahkan liam menyalahkan dirinya sendiri karena ia merasa terlalu bodoh karena terlalu banyak berpikir


30 menit sebelumnya


"ya sama sama mau diantar sampai kamar aja ga?"tanya liam,liam sedikit curiga dengan gerak gerik ellia yang terburu buru


"ga usah aku ga apa apa hati hati byee"ucap ellia


liam melihat ellia berlari masuk ke dalam apartemen


"kenapa dia sangat terburu buru"celetuk liam


liam melihat ellia berbicara pada seorang pria "siapa pria itu?ellia tidak memiliki kakak atau pun adik"pikir liam


"ikuti ga ya?" "ah sudah lah bukan urusan ku"pikir liam


liam melajukan mobil nya meninggalkan apartemen ellia

__ADS_1


pikirian liam saat ini memikirkan ellia dan pria itu "siapa pria itu"


"ck perasaan ku tidak enak"ucap liam


liam membanting setir kembali menuju apartemen ellia


liam masuk ke dalam lobby apartemen ellia "bodoh bagaimana aku ingin mengecek nya bahkan aku sama sekali tidak tau ellia tinggal di lantai berapa"gerutu liam


liam menelepon ellia berkali kali tetapi tidak ada jawaban


"ck bahakan dia tidak mengangkat teleponnya"ucap liam sedikit panik


liam menunggu lift terbuka saat lift nya terbuka liam menemukan tas di dalam lift


"loh ini bukannya tas ellia?"tanya liam di pikirannya


liam berlari menuju ruangan cctv lift agar bisa mengetahui kemana pergi nya ellia


"LIAMM"teriak ellia


liam terkejut melihat wajah ellia membiru dan juga mengeluarkan darah


liam melihat pria itu memijak punggung ellia liam tidak segan segan mengahajar pria itu


hati liam terasa seperti tercabik cabik saat melihat ellia seperti itu bahkan liam berniat membunuh pria itu untung saja ellia mengentikan liam.


 


liam menunggu ellia keluar dari UGD setelah keluar dari UGD ellia langsung di bawa ke ruangan VIP


liam duduk di samping ellia dan mengenggam tangan ellia


"ellia maaf andai saja tadi aku tidak berpikir lagi pasti kau tidak akan seperti ini"ucap liam mengeluarkan air mata

__ADS_1


liam langsung mengelap air mata nya "kenapa kau lemah sekali"batin liam


"apa aku masih menyukai ellia?"pikir liam


__ADS_2