
bruk!
ellia terjatuh tersungkur di tangga darurat lobby
"tolong!"teriak ellia
ellia sudah tidak memiliki tenaga untuk berjalan ellua mengesot agar sedikit maju kedepan
"kena kau!"ucap pria itu memeggang pergelangan kaki ellia yang terkilir
"apa ini sakit sayang"ucap pria itu memutar mutar kan pergelangan kaki ellia
"aww! lepass!"teriak ellia
"bagaimana kalau ku patah kan saja kaki ini jadi kau tidak bisa kabur dari ku"ucap pria itu
"lepass"teriak ellia
ellia melihat ke arah depan dan berdoa agar seseorang lewat
"LIAMM"teriak ellia
liam melihat ke arah ellia "ellia"liam berlari ke arah mereka berdua
"liam tolong"ucap ellia terengah engah
pria itu melihat ke arah liam "mau apa kau kesini menjadi pahlawan untuk wanita lemah ini"ucap pria itu memijak pinggang ellia
akh!
liam melihat itu pun langsung menghajar pria itu
"kau lah yang lemah kau hanya bisa memukul wanita dasar baji*gan"ucap liam dengan amarah yang berluap luap
__ADS_1
"liam cukup! dia bisa mati"ucap ellia dengan sedikit kesadaran
"biarkan saja pria ini mati dia pantas untuk mati"ucap liam yang masih menghajar pria itu
"liam"ucap ellia jatuh pingsan
liam pun masih tetap mengahajar pria itu langsung menoleh ke arah ellia
"ellia"teriak liam langsung mengendong ellia membawa ke rumah sakit
dan tidak lupa juga liam meminta agar pria gila itu di bawa ke kantor polisi
liam langsung membawa ellia ke UGD
"silahkan tunggu di depan dokter akan menangani ini"ucap suster itu
liam sangat cemas terhadap ellia bahkan liam menyalahkan dirinya sendiri karena ia merasa terlalu bodoh karena terlalu banyak berpikir
30 menit sebelumnya
"ya sama sama mau diantar sampai kamar aja ga?"tanya liam,liam sedikit curiga dengan gerak gerik ellia yang terburu buru
"ga usah aku ga apa apa hati hati byee"ucap ellia
liam melihat ellia berlari masuk ke dalam apartemen
"kenapa dia sangat terburu buru"celetuk liam
liam melihat ellia berbicara pada seorang pria "siapa pria itu?ellia tidak memiliki kakak atau pun adik"pikir liam
"ikuti ga ya?" "ah sudah lah bukan urusan ku"pikir liam
liam melajukan mobil nya meninggalkan apartemen ellia
__ADS_1
pikirian liam saat ini memikirkan ellia dan pria itu "siapa pria itu"
"ck perasaan ku tidak enak"ucap liam
liam membanting setir kembali menuju apartemen ellia
liam masuk ke dalam lobby apartemen ellia "bodoh bagaimana aku ingin mengecek nya bahkan aku sama sekali tidak tau ellia tinggal di lantai berapa"gerutu liam
liam menelepon ellia berkali kali tetapi tidak ada jawaban
"ck bahakan dia tidak mengangkat teleponnya"ucap liam sedikit panik
liam menunggu lift terbuka saat lift nya terbuka liam menemukan tas di dalam lift
"loh ini bukannya tas ellia?"tanya liam di pikirannya
liam berlari menuju ruangan cctv lift agar bisa mengetahui kemana pergi nya ellia
"LIAMM"teriak ellia
liam terkejut melihat wajah ellia membiru dan juga mengeluarkan darah
liam melihat pria itu memijak punggung ellia liam tidak segan segan mengahajar pria itu
hati liam terasa seperti tercabik cabik saat melihat ellia seperti itu bahkan liam berniat membunuh pria itu untung saja ellia mengentikan liam.
liam menunggu ellia keluar dari UGD setelah keluar dari UGD ellia langsung di bawa ke ruangan VIP
liam duduk di samping ellia dan mengenggam tangan ellia
"ellia maaf andai saja tadi aku tidak berpikir lagi pasti kau tidak akan seperti ini"ucap liam mengeluarkan air mata
__ADS_1
liam langsung mengelap air mata nya "kenapa kau lemah sekali"batin liam
"apa aku masih menyukai ellia?"pikir liam