
"oh ya syng ellia mencari mu dan menlepon mu berkali kali"ucap mama
"apa yang mama katakan pada ellia"tanya calla
"mama bilang kalau kamu pergi kuliah di luar negeri mama lihat dari raut mukanya seperti kecewa banget"ucap mama
"tidak apa ma mungkin suatu hari aku akan menemuinya lalu aku akan menjelaskan padanya"ucap calla
setelah makan calla membawa mama dan papa ke kamar ku agar mereka beristirahat
"ma pa tidur lah disini"ujar calla
"lalu kau tidur dimana?"tanya papa
"ah aku tidur di kamar tamu disini banyak kamar kosong"jawab ku
"papa aja yang tidur di kamar tamu kamu sama mama tidur disini"ucap papa
"tidak apa pa tidur lah disini sama mama aku pergi dulu bye selamat malam"ucap calla
sebenarnya calla tidak tau ada kamar lagi atau tidak disini.calla duduk di ruang tamu apa aku harus menerima permintaannya? dan juga aku tidak bisa membayar hutang itu aku tidak bekerja dengan hutang sebesar 2M itu tidak lah sedikit.
axel
saat axel masuk ke dalam rumah axel melihat calla sedanh tertidur di sofa
"mengapa ia tidak tidur di kamarnya?"pikir axel
axel mengangkat calla dan membawanya ke kamar ku dan meletakannya dengan berhati hati takut ia terbangun
axel pergi untuk membersihkan diri,selesai bersih bersih axel duduk di samping calla
chup! axel mengecup bibir calla
axel berdiri ingin pergi ke ruang kerjanya
__ADS_1
"jangan pergi jangan pergi aku takut"calla ia juga mengenggam tangan axel erat
axel melihat calla dia sangat ketakutan sampai ia berkeringat.axel pun duduk kembali di samping calla
"tidak aku tidak pergi aku disini"ucap axel tiduran sambil memeluk calla
pov end
calla terbangun karena ia merasa sulit bernafas
aku membuka mata terkejut melihat wajah axel tepat di hadapan ku calla merasa jantung ku berdebar dengan cepat
calla menyingkirkan tangan axel perlahan
"kau sudah ada jawabnya?"tanya axel
"wuahh"teriak calla kaget tiba tiba axel berbicara padanya
"akuu menerima permintaan mu tetapi aku memiliki syarat"jawab ku
"syarat?"tanya axel
"yg pertama aku terima yg kedua aku akan memikirkannya dahulu yg ketiga aku menolak" ujar axel lalu pergi ke kamar mandi
"bagaimana inii"batin calla
"axell mengapa aku bisa tertidur dikamar mu"teriak calla di depan kamar mandi
axel keluar dari kamar mandi hanya menggunakan
handuk di pinggangnya
calla terkejut lalu menutup mata dengan tangan ku
"wahh mengapa kau keluar"teriak calla
__ADS_1
calla merasa axel mendekat ke arah ku
"jangan jangan mendekat"ucap calla sambil mendorong axel
tetapi axel mangkin mendekat
"kau tidak ingat apa yang terjadi semalam?coba kau mengingat itu sangat menyenagkan"bisik axel
calla langsung keluar dari kamar axel dengan muka merah dan jantungnya berdetak sangat cepat dan calla mencoba menetral kan dan masuk ke dalam kamar ku
"pa mama kemana?"tanya calla
"mama di kamar mandi"jawab papa
"ohh apa papa lapar?"tanya calla
"tidak,calla apa kau menerima untuk menikahi axel"tanya papa
"hmm ia pa calla menerimanya"jawab calla
"apa kau yakin calla?papa bisa menjual rumah untuk membayar hutang ke axel"ujar papa
"jangan pa nanti papa sama mama tinggal dimana?sudah tidak apa kok kalau calla menikah dengan axel"ucap calla
tidak lama mama keluar dari kamar mandi
calla pun langsung masuk ke kamar mandi
"pa apa calla memerima untuk menikahi axel"tanya mama ke papa
"ia dia menerima"ucap papa
"aduh pa mama takut calla menikah dgn axel apalagi mereka tidak saling suka dan mama takut calla disiksa axel "ujar mama
calla keluar dari kamar mandi aku melihat mama dan papa sedang terlihat bingung
__ADS_1
"kenapa ma?"tanya calla
"tidak apa apa"jawab mama