
hari yang di tunggu tunggu aria pun datang aria memakai kebaya yang ia pesan begitu cantik si tubuh aria.
setelah acara wisuda berlangsung aria evalina aaron berfoto foto atas kelulusannya.
"kenapa ar kok celingak celinguk cari siapa"tegur evalina
"cari max katanya ke kamar mandi tapi kok ga kembali kembali ya apa dia kesasar"aria
"ga mungkin max ke sasar ar dia kan dulu ngampus disini juga"evalina
"itu sih max"aaron menunjuk seorang pria membawa buket besar
"ini hadiah dari ku sayang"max mengecup dahi aria
aria tertawa kuat saat melihat buket yang di bawa oleh max bukan bunga melainkan uang yang di jadikan buket
"sayang kamu bawa buket sebesar badan ku lalu bunga nya diganti jadi duit ini ngakak banget"aria tidak berhenti tertawa
pipi max sudah memerah karena malu menjadi bahan tontonan orang awalnya sih ga malu tapi karena aria tertawa max menjadi malu
padahal semua orang melihat karena kagum dan iri pada aria yang seberuntung itu mendapatkan suami yang kaya,ganteng,setia dan ga lupa sexy
"yah uda jadi ini di buang aja nih"max
"yah jangan ngambek dong sayang.ya kali duit 100 dollar begitu banyak di buang"aria
"makasih yah sayang"aria mengecup bibir max
ckrek!!
adien memfoto kemesraan adiknya dan suaminya
"sayang"panggil aria
"iyaa"max memeluk istrinya
"sayangg"aria
"ia sayang aku disini kenapa?"max
"p-perutt a-aku sakitt"teriak aria memeluknya perutnya yang sudah besar
max dengan sigap langsung mengendong aria
"sayangg sakittt bangett"teriak aria
"max kayaknya aria uda mau lahiran ayoo ke rumah sakit"calla
semua yang ada di sana langsung heboh apa lagi dengan teriakan aria yang begitu kuat
"ariaa tarik nafas lalu buang"ucap teman aria yang kelulusan kedokteran
__ADS_1
aria langsung mengikuti perintah temannya "akh!! sakit"aria merengek kesakitan
teman aria pun ikut mengantar aria hingga ke rumah sakit
sesampainya di rumah sakit aria dan max masuk ke ruangan persalinan tidak lupa axel dan calla berterima kasih pada teman aria yang sudah membantu aria sedikit tenang
aria meliharikan dengan normal karena memang keinginan sudah keinginan aria melahirkan dengan normal
max mendampingi istrinya yang sedang mempertaruhkan nyawanya untuk melahirkan anaknya dengan selamat
"akhh!!!"teriak aria kesakitan
"terus bu jangan sampai tidur ya bu"suster tetap mengawasi aria
max pun juga merasa kesakitan tangannya di remas kuat oleh aria.yah max itu tidak masalah bagi max.max tau kalau aria lebih kesakitan.bagaimana bisa tangan kecil dan lembut bisa meremas tangan max begitu kuat hingga terlihat tangan aria memutih karena remasanya.
"sedikit lagi bu ayoo bu"para suster dan dokter menyemangati aria
"sayang kam-"
"diam!!akh!!"teriak aria pada max kini aria berahlih menjambak rambut max
"iaa sayang jambak terus.aku ga apa apa"max menyemangati aria
"ayo bu sedikit lagi"dokter
aria menjambak rambut max dengan lebih kuat dari sebelumnya
ooeee!!!
"akhirnya selamat pak bu anak nya laki laki yang sangat tampan"dokter
max mengangguk dan berahlih menatap ke arah aria dan melihat istrinya yang sedang menghirup nafas sebanyak banyaknya dan aria sudah menangis
"sayang terima kasih"max mengecup bibir dan kedua mata aria yang membengkak
aria menatap max yang juga sudah meneteskan air mata "terima kasih kau sungguh hebat.kau pasti akan menjadi mama yang baik untuk anak kita"max
aria mengusap air mata suaminya itu "sama sama, kita akan menjadi orang tua yang baik untuk anak kita"aria lalu tidak sadar kan diri
"sayang...sayang kamu kenapa"max panik
"pak ga apa apa istri bapak hanya tidur karena kelelahan"suster yang berjaga di sana.
"baiklah,terima kasih"max melihat ke lantai penuh dengan rambutnya yang rontok "yah sudahlah nanti juga tumbuh lagi"batin max
max keluar dari ruangan bersalin dengan keadaan berantakan apa lagi di bagian rambut max.semua menatap max yang terlihat kelelahan
"aria berhasil melahirkan anak laki laki yang tampan"max
calla langsung memeluk max "selamat sayang"calla mengelus punggung max
__ADS_1
"terima kasih ma"max
"selamat gimana keadaan aria"axel menepuk pundak max
"terima kasih pah,aria lagi tidur"max
"selamat bro"adien dan aaron
tidak lupa agatha dan evalina mengucapkan selamat pada max
"lo nangis bro?"aaron
max mengangguk "kok nangiss apa yang sedih sih? bang adien hari itu juga nangis"aaron merasa heran
"lihat aja nanti"adien,axel dan max barengan
"dih kompak banget lagi.aku tidak akan nangiss"aaron
"awas ya kalau lo nangis gue cepuin lo seumur hidup sampe ke anak anak lo tau kalau bisa sampe ke 100 generasi harus tau"adien
axel dan max mengangguk setuju
"okeee"aaron menerima tantangan keluarganya itu
evalina hanya menggeleng gelengkan kepalanya melihat tunangan nya yang sok jago itu.
..........
aria sudah di pindahkan ke ruang inap dan aria juga sudah sadar
suster membawa baby ke ruangan aria.aria langsung memeluk anaknya
"namanya siapa nih"axel
"asher schreave"max
"nama yang bagus"calla
aria mengangguk setuju "aku suka"aria
"baguslah"max
"kenapa tidak memakai marga ascian?"calla
"ehm!"dehem axel
"kaget tau pah"protes calla
"maaf mah tengorokan papa kering"axel
"a-ah ia ma lebih bagus aja kalau pakai marga aria"max
__ADS_1
kalian tidak tau aja kalau max diancam oleh ketiga laki laki dari schreave.kalau tidak memakai marga keluarganya mereka akan mengambil aria dan max tidak boleh mendekati aria.tapi yah itu bukan masalah bagi max kalau anaknya tidak memakai marganya yang penting anaknya sehat dan bahagia.