
tidak lama kemudian dokter pribadi milik axel pun datang
"kenapa kau lama sekali datang nya apa kau mau mati"tanya axel yang ingin marah
"tidak maafkan aku"jawab dokter itu
dokter itu langsung memeriksa calla.
"miss calla selama beberapa hari ini jangan makan makanan yang keras dulu karena dia mengalami pukulan di pipi cukup kuat dan di perut nya tuan olesakan ini karena di perut seperti bekas tendangan yang cukup kuat dan berikan obat ini setelah ia makan perimisi tuan axel"ucap dokter itu
axel meminta koki koki itu membuatkan bubur dan koki itu mengantar kan ke kamar calla
axel mulai mengoleskan obat pada perut calla yang ditendang oleh jane
"dasar jal**g jane mengapa ia sampai menendang calla" batin axel kesal
calla membuka mata dan terkejut karena axel sedang megelus perut nya
"ngapain"tanya calla dingin
" aku mengoleskan ini,nih makan dulu lalu minum obat ini" kata axel cuek
"mengapa kau membawa ku kesini kalau kau tidak suka aku disini mengapa kau tidak membunuh ku saja sudah rela kok kalau kau membunuhku" ucap calla lantang
axel hanya diam dan keluar kamar calla membantingkan pintu kamar calla
__ADS_1
tentu calla terkejut
calla memakan bubur sambil menangis karena kangen mama dan papa nya dan bagaimana kabar mereka.
kalian tau kan ga enak banget makan sambil nangis.
setelah makan calla membersihkan diri saat calla membuka lemari calla melihat sudah banyak baju di sana tanpa pikir panjang calla langsung memakai dan tidur
keesokan hari nya calla memasak mie goreng untuk axel.axel sudah duduk di ruang makan dan calla meletakan makanan untuknya.tapi calla tidak mau ikut sarapan dengan axel karena calla masih kesel pada axel karena kejadian semalam.
"duduk dan makan bubur mu"ucap axel ia axel menyuruh koki memasak bubur untuk calla karena calla belum boleh makan makanan yang keras
"tidak aku tidak mau makan bersama mu" ucap calla
axel langsung mencekik leher calla dengan kuat
axel tetap mencekik leher calla.liam yang baru dtang melihat kejadian trsbt langsung menarik axel untuk melepaskan calla
calla terjatuh karena merasakan pusing karena hampir kehabisan nafas
liam mengajak axel untuk pergi dari ruangan itu.
"axel mengapa kau melakukan itu pada calla" tanya liam kesal
"karena dia tidak ingin sarapan bersama ku"jawab axel santai
__ADS_1
" hanya ia tak ingin makan bersama mu lalu kau mencekiknya sampai hampir mati"tanya liam lagi bingung dengan tingkah laku axel
axel hanya diam karena masih kesal.
"lalu mengapa kau datang ke sini" tanya axel
"membahas pekerjaan dan ada yang harus kau tanda tanggani"balas liam
axel bukan hanya mafia ia juga memiliki banyak perusahaan di berbagai negara
calla di ruang makan di bantu berdiri oleh asisten rumah tangga axel.
"nona apa kau baik baik saja"tanya salah satu asisten rumah tangganya
"aku baik baik saja panggil saja calla kalau boleh tau namanya siapa"tanya calla
"panggil saja bi nem dan yang ini bi jum"jawab bi nem ia mereka bekerja bersih bersih rumah axel mereka juga sudah lumayan tua
bi jum mengambilkan air putih untuk calla
"terima kasih bi"ucap calla
"sama sama non" ucap bi jum
mereka mendengar axel dan liam turun menuju ke ruang tamu.
__ADS_1
bi jum dan bi nem langsung pergi dr situ karena takut di pecat oleh axel.