
setelah makan makan calla dan axel kembali ke kamar yang axel pesan
"calla kamu masuk dulu ntar aku nyusul"ucap axel
calla pun masuk ke dalam kamar tanpa axel calla berjalan ke arah balkon melihat ke arah bulan "sejuk sekali"ucap calla
"di hari ulang tahun ku kali ini sangat berbeda dari biasanya aku merayakan ulang tahun ku bersama orang tua ku dan ellia.kali ini aku merayakannya dengan suami ku aku berharap aku dan axel tetap berbahagia dan saling mencintai sampai hayat menjemput dan juga semoga aku cepat hamil
aku dan axel akan menjadi keluarga yang utuh"ucap calla dalam hati
calla merasa ada yang memeluknya dari belakang calla pun langsung memutar badannya tetapi di tahan dan menutup mata calla menggukan tangannya
"axel"panggil calla
"ia ini aku"axel menyahut panggilam calla
"kenapa mata ku di tutup"tanya calla
axel mengabaikan jawab calla.angin bertiup ke arah mereka membuat rambut calla berterbangan ke arah belakang dengan tiba tiba axel menempelkan hidung nya di leher calla
karena itu calla menjadi merinding di buat axel
"axel ngapain geli"ucap calla
"kenapa kamu bisa seharum ini"tanya axel mengendus endus leher calla
"axel geli lepas dulu dong tangannya"ucap calla
axel pun menurunkam tangan nya calla langsung menoleh ke arah axel.tetapi axel tetap mengendus endus leher calla
"ayo tidur"ajak calla
"tunggu sebentar"ucap axel
tiba tiba axel menggigit bahu dan hidung calla hingga membuat calla meringis kesakitan
__ADS_1
"aww axel sakitt"ucap calla mengelus elus bahu dan hidung nya
axel memberikan sebuah kotak pada calla "kado untuk mu"ucap axel tersenyum
"terima kasih,boleh aku buka sekarang?"tanya calla
axel mengangguk kan kepalanya calla pun langsung membuka kadonya
"kartu pengenal mahasiswa?"tanya calla bingung
"ha! axel aku kuliah"ucap calla kegirangan
axel mengangguk kan kepalanya lagi "omg axel thank u"ucap calla memeluk axel
axel tanpa aba aba memutar kembali badan ku jadi calla membelakangi axel "ngapain?"tanya calla "shttt"ucap axel
axel mengeluarkan sebuah kalung dan memakaikan ke leher calla dan memutar kembali badan calla
"sangat cocok untuk mu"ucap axel
"ia dong kalung ini hanya cuma kamu yang punya tidak ada orang lain yang memilikinya"ucap axel sombong
"ia deh axel terima kasih ya suprise nya,axel bolehkah besok kita ke rumah mama?"tanya calla
"tentu boleh apa kau tidak kedinginan disini?"tanya axel
calla menggelengkan kepalanya axel mengangkat calla otomatis calla memeluk leher axel.axel membuat resleting dress calla membuat dress calla jatuh dari tubuhnya
"astaga axel gimana kalau orang lihat"ucap calla terkejut
"tidak ada yang melihat kita sayang"ucap axel
hanya dengan kata sayang mampu membuat calla jantungan selama ini hanya calla yang memanggil axel sayang kali ini axel memanggil sayang.
__ADS_1
axel membawa calla masuk ke dalam agar calla tidak kedinginan axel langsung mencium bibir calla
"tunggu aku ingin menanyakan sesuatu yang penting"ucap calla
"hmm"dehem axel sambil mengendus endus leher calla
"kenapa kau akhir akhir ini jarang pulang?"tanya calla cemberut
axel menatap mata calla sangat dalam "karena aku menyiapkan ini semua"ucap axel
calla yang mendengar itu sangat terkejut hanya karena ingin mengsuprise kan calla axel jadi jarang pulang dan tidur
calla mengusap mata axel yang sedikit menghitam "apa tidak lelah?"tanya calla
"tidak"ucap axel
calla tidak bisa menahan air matanya "kenapa kau menangis"tanya axel
"axel aku mencintai mu sangat aku mohon pada mu jangan pernah sakiti aku lagi,aku sudah memberi kesempatan untuk mu jadi jangan mengecewakan aku lagi"ucap calla terseduh seduh
axel pun memeluk calla dan mencium bibir calla agar calla sedikit tenang
"ayo tidur"ajak calla
"tidur?"tanya axel
calla mengangguk kan kepalanya "apa kau tidak melihat aku sudah bersiap"ucap axel kesal
"bersiap untuk apa?"tanya calla
"bersiap untuk memakan mu"bisik axel
calla mendengar bisikan itu pipinya langsung merona
axel langsung mencium bibir calla dan dan menciumnya hingga ke leher
__ADS_1
:)