Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
[Season 2] BAB 9


__ADS_3

beberapa bulan kemudian...


kondisi aria semankin membaik,aria dan max menjadi lebih dekat dari sebelumnya


aria juga semankin tau tingkah laku max.yah tapi itu bukan urusannya


"dede uda minum obatnya?"axel


"uda pah"aria


"de ingat kata abang jangan terlalu dekat dengan max"aaron mengingatkan


"iaa bang,jadi kapan nih abang nembak evalina"goda aria


"apa sih,ayo berangkat"aaron pergi dari meja makan


aria tertawa melihat abang nya malu malu


"tunggu bang"aria mengejar aaron


tin..tin...


"loh max"aria


max melambaikan tangan ke aria dari depan pagar rumah


"max kamu pergi aja sendiri"usir aaron


"ihh abang,bang hari ini aria berangkat bareng max ya"mohon aria


"engga"aaron


" yaa pliss"aria


"ok pulang bareng abang"aaron


"siap boss"aria


...............


...aaron...


^^^bang hari ini dede ga bisa pulang^^^


^^^bareng abang.dede ada kerja kelompok^^^


ok.nanti abang suruh supir jemput


^^^ga usah bang aria pulang bareng max^^^


bareng supir aja


^^^ga apa apa bang aria sama max^^^


^^^1 kelompok jadi sekalian aja deh^^^

__ADS_1


ok kalau ada apa apa langsung


telepon abang


^^^siap boss^^^


............


aria dan max menuju parkiran


"max gimana kalau kita ke pantai dulu"aria


"boleh"max


pantai


aria menikmati angin malam dan mendegar indahnya suara ombak


"hati ku terasa tenang"aria


"aria"max


aria menoleh ke arah max "ayo menikah"max


aria mengerutkan dahinya "ga mau"tolak aria


"kenapa?"max


"max pernikahan bukan mainan apa lagi kita tidak saling mencintai bukan"aria


"ehm-bukan begitu ayo menikah kontrak"max


"karena aku selalu di paksa menikah oleh orang tua ku"max


"lo bohong ya mana mungkin di zaman sekarang ada dijodoh jodohkan"aria


"serius bantu gue 1 tahun aja setelah itu kita bercerai"max


"kenapa harus gue,kan banyak cewe yang bersedia menikah dengan mu walaupun kontrak"aria


"yah... karena suka aja"max


"1 tahun saja kan aku akan memikirkannya dulu"aria


"baik lah ayo pulang anginnya semankin kencang"max


aria merebahkan tubuhnya di kasur "1 tahun ya"batin aria


"aku harus membantunya walaupun dia bohong yang penting aku membantunya.max juga sering membantu ku, lagian 1 tahun tidak akan lama"pikir aria


aria meraih poselnya dan langsung menelepon evalina


"hallo"aria


"ia kenapa ar"evalina

__ADS_1


"uda tidur ya?"aria


"iaa kenapa?"evalina


"eva siap siap ya supir gue uda otw"aria


"apa sih ar gue ngantukk"evalina


"ini penting loh harus dengar"aria


"ia ia ini siap siap"evalina


..............


"tumben jam 10 lo dah tidur"aria


"ia nih gue ngantuk banget,kenapa cepat cerita"evalina


"jadi....."aria menceritakan kalau ia ingin menikah kontrak dengan max


"ha!! lo serius apa abang mu bakal setuju?"evalina


"aku rasa tidak tapi aku akan memohon"aria


"yang bener aja"evalina


"hanya 1 tahun dan max bilang kita tidak akan melakukan hubungan suami istri dan aku meminta uda tidak boleh ada perasaan di anatra kita"aria


"are u kidding me?,gimana kalau malah kamu yang memiliki perasaan padanya"evalina


"tidak mungkin,kalau itu kerjadi aku akan menyembunyikan perasaan ku"aria


"alasan kamu ingin membantunya karena ingin membalas budikan?"evalina


aria mengangguk "ar lebih baik kamu memikirkan dulu baik baik jangan terlalu gegabah"evalina


"aku sudah memikirkannya aku akan melakukannya"aria


"ar aku sebagai sahabat mu akan mendukung apa yang ingin kamu lakukan.tapi kali ini aku benar benar tidak bisa,aku tidak ingin kamu terluka karena pria"evalina


"aku tidak apa apa ev aku akan baik baik saja"aria


evalina mengembus nafas "baiklah"evalina


"2 hari lagi aku akan bicara pada papa dan abang"aria


"ha! secepat itu ar?"evalina


"ia dan besok aku akan memberi tahu max kalau aku setuju dengan permintaannya"aria


"baik lah kalau ada apa apa langsung hubungin aku"evalina


..............


"max aku setuju dengan pernikahan kontrak"aria

__ADS_1


"ok,besok aku akan menemui orang tua mu"max


aria mengangguk


__ADS_2