
selesai makan axel bersantai di ruang tamu
"axel aku ke atas dulu ya mau ambil ponsel aku"ucap calla
axel pun mengiakan calla pun langsung ke atas dan calla merasa ada orang yang sedang mengikuti nya
calla pun melihat ke arah belakang "ngapain?"tanya calla
"Apa maksud mu menuduh ku kalau aku meletakan racun di makanan mu"jawab mia
"kalau kamu ga meletakan sesuatu kenapa kamu ga membiarkan axel memakan makanan milik ku?"tanya calla
"kan sudah ku bilang minyak nya banyak axel bisa kolestrol"ucap mia sudah menaikan nada suaranya
"lalu tadi kan aku menyuruh mu untuk memakan steak itu kenapa kamu ga mau?"tanya calla lagi dengan masih nada redah
"ya karena aku sudah kenyang"ucap mia memaling kan wajahnya agar tidak terilihat dia sedang bohong
"oh begitu ya,seperti nya kamu kurang pandai berbohong sebaik nya belajar lagi ya"ucap calla menepuk nepuk bahu mia
"calla aku sudah sangat kesal melihat mu kenapa kamu tidak mati saja,axel milik kakak ku kamu tidak boleh mengambil nya dasar wanita murahan"teriak mia mencekik calla
"mia lepas"teriak calla
mia melepaskan cekikan itu dan mengegam tangan calla dan menamparkan nya di wajahnya sendiri
bruk!
mia seakan akan terjatuh karena tamparan calla
axel yang melihat itu langsung mengangkat mia yang terjatuh
"calla ada apa dengan mu kenapa kamu menampar mia"ucap axel
"tidak bukan aku"jawab calla malas
__ADS_1
"lalu kalau kamu siapa disini cuma ada kamu dan mia"bentak axel
calla kesal karena di tuduh oleh axel
"oh sepertinya kamu ingin sekali di tampar oleh ku"ucap calla
PLAK!
calla pun menampar mia kali ini calla benar benar sudah kehabisan kesabarannya
"calla!"bentak axel
"apaa aku memang tidak memukul nya dari tadi dia yang mengcekik ku"ucap calla pergi meninggalkan axel dan mia
"calla kamu mau kemana"teriak axel yang melihat calla pergi dari rumah
calla mencari taxi dan pergi kerumah sakit di tempat ellia berada
"ellia"sapa calla tersenyum dengan wajah yang sendu
"calla ada apa dengan mu?"tanya ellia
"axel kenapa?"tanya ellia
calla mencerita kan apa yang terjadi "tunggu mia?"tanya ellia memastikan
"ia namanya mia seorang dokter"ucap calla
"apa wanita itu rambut pirang?"tanya ellia
"ia dengan mata bewarna coklat terang"ucap calla
"omg call"ucap ellia tak sangka
"kenapa?"tanya calla sedikit panik
__ADS_1
"mia itu adik nya jane"ucap ellia
calla tidak berkata apa pun calla cukup terkejut disitu tiba tiba calla mengingat perkataan mia tadi
"pantas saja tadi mia berkata axel milik kakak ku kau tak boleh merebut nya gitu"ucap calla
"axel tidak berbicara tentang itu?"tanya ellia
"enga aku bertanya pada nya dia blg bukan siapa siapa"jawab calla
"kapan mia bertemu dengan mu?"tanya ellia
"3 hari yang lalu pas liam dan axel tidak pulang"jawab calla
"axel juga tidak menceritakan kenapa dia tidak pulang?"ucap ellia
calla menggeleng geleng kan kepala.
"astaga axel" ellia menepok dahi nya sendiri
"apa yang terjadi ell?"tanya calla penasaran
"axel dan liam pergi menolong jane,liam bilang pada ku kalau jane di culik oleh maksim dan maksim menelepon axel karena maksim ingin menjebak axel"jelas ellia
"maksim?sepertinya aku pernah mendengar namanya.ohh ya maksim datang saat pernikahan aku dan axel disitu axel terlihat sangat marah pada maksim,sebenarnya mereka ada masalah apa?"tanya calla
"aku tidak tau mereka kenapa"jawab ellia
brakk!
"ellia aku per-"ucap liam terhenti
calla dan ellia terkejut tiba tiba saja pintu terbanting "kenapa liam?"tanya ellia bingung melihat liam sangat tergesah gesah
"calla! ngapain kamu disini? axel mencari mu tunggu aku akan menelefon axel kalau kau berada disini"ucap liam
__ADS_1
"tunggu liam jangan bilang pada axel aku disini aku sedang tidak ingin bertemu dengannya ku mohon"mohon calla
liam merasa bingung "huftt,baik lah"ucap liam mengembuskan nafas