Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 47


__ADS_3

axel terkejut "hhemm..hhem sejak kapan aku bilang aku ingin di peluk"ucap axel


"hmm...yah uda kalau ga mau sini liam aku peluk"ucap calla membuka tangannya dan berjalan mendekat ke arah liam dan langsung memeluk liam


"kenapa kau semakin berotot liam"tanya calla memeluk liam


"calla....callaa aku disini"panggil liam


calla membuka mata dan melihat siapa yang ia peluk


"loh axel,awas ih katanya ga mau di peluk sekarang kenapa kau yg disini mana lagi liam"ucap calla


"aku di bawah sini calla"ucap liam yang terduduk di lantai sambil melambai lambai kan tangannya


"loh kok di bawah ini pasti axel dorong kamu kan ngaku jangan bela axel"ucap calla dan meletakan ke dua tangan ku di pinggang


axel menatap tajam ke arah liam


liam mengangguk anggukan kepala tidak peduli dengan axel


"yah uda sini berdiri aku mau makan tapi kau yang memasak ya liam"ucap calla


"loh kenapa aku?"tanya liam


"karena aku lagi ingin mencoba masakan mu"jawab ku pada liam


"sudah lah liam mengalah aja sana pergi masak hush...hushh"ucap axel mengusir liam


liam pun dengan terpaksa menuju ke dapur


calla menarik tangan axel dan masuk ke kamar axel


"kenapa?"tanya axel


"hmm..aku beneran mendapat kan 1M itu karena aku memiliki tabungan dan mama memberikaan tabungannya untuk membayar hutang,aku tidak menjual tubuh ku karena aku juga masih mengingat dan menghormati mu sebagi suami ku jadi mana mungkin aku melakukan hal itu"jelas calla

__ADS_1


axel tidak menjawab apa pun axel hanya menatap calla


"lalu aku juga mengunci diri karena aku takut pada mu,kau melakukan itu secara tiba tiba aku cukup shock waktu itu lalu ada yang ingin kau ingin menjelaskan sesuatu pada ku?"tanya calla


"menjelaskan apa?"tanya axel


"iss kenapa kau mengunci ku"ucap calla


"karena aku pikir kau tidak ingin keluar lagi"ujar axel


"yang bener saja tega sekali kau mengunci ku aku menahan sakit di dalam kamar dah lah aku ingin bersama liam"ucap calla berjalan pergi


axel menarik tangan calla dan calla pun terjatuh di pelukannya axel di kasur


"apa?"tanya calla


chup! kecup axel di bibir calla


pipi calla memerah dan jantungnya berdetak begitu cepat " apa si"ucap calla


"apa si random banget jadi orang,tapi aku mau nikah kalau kau dah putus sama jane"ucap calla


"aku uda putus sama jane"jawab axel


"kapan?sudah lama?"tanya calla


axel malah memeluk ku begitu erat dan aku merasakan jantung axel berdetak begitu cepat


"axel calla"teriak liam membuka pintu kamar axel


"upss sorry mengganggu"ucap liam


"uda tau mengganggu ya pergi lah ngapain melamun disana"ucap axel


"aduhh mata ku sakitt perihh nih"ucap liam pergi

__ADS_1


"awas ah axel aku mau makan"ucap calla


axel pun melepaskan pelukannya aku pun berjalan menuju dapur


"liam,kau masak apa?"tanya calla


"ramen,itu cepat makan sebelum dingin"ucap liam sambil bermain ponsel nya


"kau tidak makan?"tanya calla


liam hanya menggeleng geleng kan kepalanya


"liam"panggil calla lagi


liam pun menoleh ke arah ku dan menaikan sebelah alis nya


"boleh minta tolong ga?"tanya calla


"apa"jawab liam


"hmm...tolong beli kan aku pembalut kalau ga mau ga apa apa kok"ucap calla malu malu


"ohh itu yah u-"ucapan liam terpotong


"aku aja yang beli kan kau pulang saja sana"ucap axel


"orang calla menyuruh ku kok ngapain kau ikut ikutan"jawab liam


"aku kan suami calla aku saja yang beli"ucap axel


calla yang mendengar itu ia merasa malu dan tak habis pikir beli pembalut aja pun di peributkan


"suami suami apa tadi aja kau tidak perduli pada calla kok"ucap liam beranjak pergi


"tidakk aku aja yang pergi kau pulang saja"ucap axel menjepit leher liam

__ADS_1


liam pun membalas axel agar tidak kalah dari axel


__ADS_2