
axel bangun dari tidurnya dan melihat ponselnya banyak yang meneleponnya.axel langsung menelepon balik calla
calla tidak menjawab panggilan axel.axel menjadi cemas axel langsung menelepon dave
"hallo dave ada apa?"tanya axel
"calla pergi mengendarai mobil sendiri tadi subuh"jawab dave
"HA! bagaimana bisaa lacak mobilnya"ucap axel panik
"sudah tuan calla akan menuju kota A tempat tuan berada"ucap dave
axel mematikan teleponnya dan membanting ponselnya ke kasur
"ck kenapa tidak pergi sama dave"ucap axel frustasi melihat kelakuan calla
axel menuruh polisi untuk menunggu di perbatasan kota.
berulang kali axel menelepon calla tapi tidak ada jawaban.
............
calla membuka ponselnya menelepon sekretaris axel menanyakan dimana hotel axel
calla terkejut melihat banyak panggilan dari axel
calla langsung menelepon balik axel
"hallo axel"calla
"calla astaga kamu kenapa kok tiba tiba menyusul aku sendirian lagi"axel
"akuu...tunggu ada polisi yang menyuruh ku berhenti"calla
"berikan aku ponselnya pada polisi"suruh axel
calla memberi ponselnya pada polisi entah apa yang mereka bicarakan
"hallo axel kenapa?"tanya calla
"tidak apa apa tunggu disitu aku bentar lagi sampai"axel
tidak lama axel keluar dari mobil langsung memeluk calla
"terima kasih pak"ucap axel
"sama sama"jawab pak polisi
calla bangga pada dirinya sendiri karenanya axel sudah bisa mengucapkan terima kasih
calla senyum senyum melihat ke arah axel
"kenapa senyum senyum"tanya axel
"ga apa apa"jawab calla masuk ke dalam mobil
axel membawa mobil yang calla bawa tadi
"kenapa kamu subuh subuh pergi menemui ku aku sangat khawatir"axel
"kan aku sudah bilang pergi bersama dave kalau ada apa apa sama kamu gimana"bentak axel
calla terkejut tiba tiba axel membentaknya tanpa sadar calla sudah menangis
axel menepikan mobilnya dan langsung memeluk calla yang sedang menangis
"maaf aku kebawa emosi shtt jangan nangis lagi ya"axel
chup!
axel mengecup dahi calla
"axel kita ke hotel aja aku uda ga apa apa"ucap calla melepaskan pelukannya
__ADS_1
axel membawa calla menuju hotel
"kau mau makan apa tadi pagi pasti ga sarapan kan"ucap axel
"hmm...tapi aku tidak ingin makan nasi aku mau kue"ucap calla
"tidak kau harus makan nasi"tolak axel
"aku mau kue boleh ya sayang pliss"bujuk calla
"baik lah tapi makan nasi dulu baru makan kue ok deal"ucap axel
"deal"menyalam tangan axel
"sebenarnya ada apa dengan mu kenapa tiba tiba begini"tanya axel
"aku bermimpi kalau kau dan aku di tembak oleh seseorang jadi aku panik"ucap calla menjelaskan
"tidak apa apa itu cuma mimpi aku akan menjaga mu"ucap axel
"lalu-"
ting dong!
"makan"ucap axel
calla hanya menatap makananya
"kenapa engak dimakan?"tanya axel
"ehm..axel aku tidak sanggup makan"ucap calla
"gimana tidak sanggup kamu makan 1 sendok pun belom"ucap axel
"tapi aku benar benar ingin muntah"ucap calla
axel menyuapkan makanan ke dalam mulut calla
huekk!
"nanti kalau ga makan kamu sakit"ucap axel
"aku makan kue aja ya kan sama aja"ucap calla
"baik lah"axel mengalah lebih baik makan kue dari pada sama sekali tidak makan apa pun
calla memakan kue dengan lahap
"axel"panggil calla
"ya?"axel menoleh ke arah calla
"uhmm...jadi pas aku kebangun subuh subuh karena mimpi itu ada yang mengchat aku"ucap calla menunjukan bukti chat semalam
"karena itu aku sangat takut"ucap calla
axel menelepon seseorang untuk melacak nomor telepon tsb.
"tidak apa apa aku,kamu dan anak kita akan baik baik saja"ucap axel
"hm"calla mengangguk kan kepalanya
calla berpindah menduduki paha axel dan mengalungi tangannya di leher axel
"sayangg"calla dengan nada manja
"hm"axel berhenti melihat ponselnya
calla mencium axel hingga membuat axel terkejut axel pun membalas ciuman calla
"aku ingin...."calla memberhentikan ucapannya
calla membuka kemeja axel dan megelus dada axel lalu memeluknya karena itu axel menjadi merinding
__ADS_1
"ingin apa?"pancing axel
calla tidak menjawab pertanya axel calla menjilat leher axel
"akh tunggu"axel mendorong calla dengan nafas terengah engah
"kenapa"ucap calla ingin memeluk axel lagi tetapi axel menahan tubuh calla
calla merasakan sesuatu di bawah calla pun tertawa puas
"kenapa ayo"ucap calla
"tunggu kamu kan sedang hamil aku ga berani"ucap axel
"ga apa apa yang penting kamu pelan pelan"ucap calla
axel terlihat seperti berpikir "yah uda kalau ga mau ga apa apa"ucap calla turun dari paha axel
"tunggu aku mau tapi"ucap axel
"tapi apa?kalau kamu nya ga berani aku ga apa apa kok"ucap calla
"tunggu sebentar"ucap axel
tidak lama dokter kandungan datang menemui axel dan calla
axel menanyakan apakah boleh berhubungan apa tidak dan jawaban dokter boleh "tuh kan di bilangin juga apa wlee"ejek calla
"calla sedang hamil muda kan calla ada alergi terhadap susu ga?"tanya dokter
"engak ada dok"jawab calla
"suka minum susu kan?"tanya dokter
"suka dok"jawab calla
"mulai sekarang minum susu hamil ya terserah mau rasa apa aja boleh kok"ucap dokter
"baik dok terima kasih"ucap calla
calla menutup pintu "tuh kan di bilang bandel sih"ucap calla
"yah uda kita lanjutin lagi"ucap axel
"engga ah uda ga mood aku mau pergi belanja aja"tolak calla
"no no kau harus bertanggung jawab"ucap axel berjalan mendekati calla
axel langsung mengedong calla "axel turunin tolong ada om om mesum disini"teriak calla
axel jengkel saat mendengar calla menyebutnya "om om"
"aku belum om om aku masih muda,kuat dan gagah"ucap axel tidak terima
"tidak tolong disini ada om om"ucap calla tertawa
axel langsung mencium bibir calla dan membawanya ke kasur "om hentikan om"ucap calla
"stop panggil om om panggil aku axel,lihat lah aku akan membuat mu lemas hingga berdiri pun tidak sanggup"ucap axel
"axel"calla dengan nada sedikit mengoda
"anak yang baik"ucap axel mengelus pipi calla
"om axell"ucap calla
axel mengigit leher calla "akhh aduh sakit"protes calla
"ampun deh axell"ucap calla
axel merobek kaos calla "omgg axel apa harus di robek"calla terkejut
calla melihat axel tersenyum kemenangan sudah lah calla hanya pasrah kepada axel
__ADS_1
terjadi lah pertempuran antara calla dan axel :)