Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 22


__ADS_3

"aku tidak akan kabur,walaupun aku kabur pasti kau bisa menemukan ku dimana aku berada bukan kah begitu tuan axel"ujar calla


"baik tetapi kau tetap menjadi istri ku"jawab axel


"liam mana buku nikah nya?"tanya axel pada liam


liam memberikan amplop besar itu yang berisi buku nikah pada axel


"buku nikah ini tetap akan ku simpan"ucap axel


"ok sudah tidak ada urusankan?kalau begitu aku pergi sekarang"ucap calla pergi meninggalkan axel dan liam disana


"axel apa kau serius?"tanya liam


"ya kita lihat sampai mana dia bertahan"ucap axel


calla menunggu taxi yang lewat,tak lama aku pun naik dan menuju rumah


calla mengetuk rumah dan ga lama mama membuka pintu


"calla"ucap mama


"ia ma"calla langsung memeluk mama dan menangis di pelukan mama entah mengapa aku mencoba untuk menahan air mata ku untuk tidak jatuh tapi ku tak bisa menahannnya


mama memeluk ku balik sambil mengusap punggung ku tidak lama aku pun sedikit tenang


"kenapa sayang"tanya mama sambil mengusap memar di wajahku "apa itu sakit" tanya mama lagi


"tidak"ucap calla berbohong


mama berdiri pergi mengambil salep memar dan mengobati luka ku


"apa yang terjadi"tanya mama

__ADS_1


"tidak ada apa apa,aku hanya meminta tempo untuk membayar hutangnya tetapi dia memberi tempo 1 bulan"ucap calla


"lalu bagaimana pernikahan kalian?"tanya mama


"aku tidak tau,tetapi aku sudah mendatangani buku nikah hari itu"ucap caa


"tapi bagaimana kita bisa membayar hutang 2M itu dengan tempo 1 bulan,kalau kita tidak bisa membayarnya apa yang terjadi pada mu"tanya mama cemas


"tenang saja ma aku punya tabungan dan mungkin besok aku langsung mencari pekerjaan"ucap calla


"baik lah,lebih baik kau pergi istirahat dulu pasti kau sangat lelah nanti kalau sudah makan siang mama bangun kan"ucap mama mengelus rambut ku


calla masuk ke kamar tidur ku ahh rasanya sangat nyaman bisa kembali ke kasur ku,aku merasa sangat lelah aku pun tertidur


tok tok tok!


"sayang bangun sudah sore"jerit mama dari luar pintu


calla keluar mencari mama


"maa...maaa"panggil calla


"ia calla ada apa mama di belakang"teriak mama


calla pun berlajan menuju mama berada


"mama mengapa tidak membangunkan ku?kata nya mama ingin membangunkan ku saat makan siang"ucap calla kesall


"mama sudah membangun kan mu tetapi kau tidak menjawab apa apa saat mama masuk mama lihat kamu tidur nya sangat pulas jadi mama tak ingin membangunkan mu"ucap mama


"oww,eh ma papa jam berapa pulang?"tanya calla


"papa bentar lagi pulang"balas mama

__ADS_1


beberapa menit kemudian papa pulang dan calla langsung memeluk papa


"papaaa"ucap clla sambil memeluk


"loh?syang mengapa kau disini?apa disini ada axel juga"tanya papa takut


"tidak buat apa axel kesini rumah nya jauh lebih besar dan nyaman"ucap calla


"lalu apa yang terjadi pada mu banyak memar di pipi mu"tanya papa


"sudah dulu ceritanya ayo makan malam dulu"ucap mama


calla pun makan malam bersama mama dan papa rasanya sangat kangen dengan suasana begini.


"apa axel sudah makan?"batin calla ahh mengapa aku memikirkannya aku tak peduli dia sudah makan apa belum itu urusannya


selesai makan calla pun mencuci piring dan membersihkan kotor kotoran di dapur


"ahh lelah sekalii"ucap calla sambil mendudukan diri ke sofa


"calla besok kau mau pergi mencari kerja?"tanya papa


"ia loh kok tau pa?"tanya calla


"ohh tadi mama cerita apa yang terjadi"balas papa


tak terasa sudah jam 11 malam aku pun masuk ke dalam kamar aku mencuci muka dan berganti pakaian


calla mencoba tidur tetapi tidak bisa kareba calla mencemaskan axel


"untukk apa mencemaskan diaa bahkan dia pun tidak mencemaskan mu bodoh"ucap calla sambil memukul kepala ku sendiri


calla paksa untuk memejamkan mata agar tertidur tidak lama calla pun tertidur

__ADS_1


__ADS_2