
"max ga usah ke rumah sakit aku baik baik saja"aria menatap max yang sedang menyetir mobil
"apa kamu berselingkuh?"max
"ha? untuk apa aku berselingkuh yang ada kamu"aria
"lalu bagaimana kamu bisa hamil kita bahkan tidak pernah melakukan hubungan suami istri"max menaikan nadanya
"apa apan kamu max sekarang kamu menuduh ku melakukan hubungan seperti itu dengan pria lain"aria
"bisa saja kamu melakukan seperti itu di belakang ku"max
"astaga max terserah kamu mau bilang apa aku capek seharusnya kamu sadar diri"aria
max memakirkan mobiknya dan membuka pintu untuk aria "ga perlu aku bisa membuka pintu ku sendiri"aria
max langsung mencium bibir aria.entah setan apa yang merasuki aria,aria membalas ciuman dari max
aria merangkul ke dua tangan nya ke leher max.max pun memperdalam ciumannya dan mengangkat aria masuk ke rumah hingga ke kamar.
max menidurkan tubuh aria dengan perlahan seakan aria mudah pecah.
"max"aria mendorong tubuh max
max tidak memperdulikan aria dan tetap melanjutkan aktivitasnya
............
aria terbangun dan melihat ia tidak memakai sehelai pakaian.
aria menatap max yang sedang tidur di sampingnya sambil memeluk aria.
hiks!
max terbangun melihat aria sudah menangis di pelukannya "kenapa kamu sakit?"max
aria menggelengkan kepalanya "aku minta maaf"max memeluk aria dengan erat
"awas jangan dekat dekat"aria mendorong tubuh max
aria menarik selimut max dan langsung membalut tubuhnya
bruk!!
aria jatuh saat berdiri pinggangnya sakit
__ADS_1
"aduhh"aria mengelus pinggangnya
melihat aria jatuh max langsung menghampiri aria
"kamu ga apa apa sini aku angkat"max
aria melihat ke arah max yang berada di depannya
akhh!!!
teriak aria menutup matanya "pakai dulu celana muu"teriak aria
"hehehe untuk apa beberapa jam yang lalu kamu kan uda lihat"max
"mati kau mesum,headshoot"aria melemparkan sendal yang berada di sampingnya
siapa sangka sendal yang di lemparkan aria terkena ke kepala max
"aduhh"max
aria sangat puas ternyata ia sangat beruntung padahal ia melempar dengan mata terutup tapi aria melepar sendalnya tepat sasaran
max langsung menangkat aria "ngapain turunin aku bisa sendiri"aria
"terima kasih silahkan keluar"aria
max malah masuk ke bathtub dan duduk di belakang aria "aku akan membantu mu membersihkan badan"max
"ga perlu aku bisa sendiri"aria gugup bahkan jantungnya sudah berdebar
"relax"max menarik tubuh aria agar tubuh aria bersandar di tubuhnya
deg! deg! deg!
aria mendengar detak jantung max "cepat sekali"batin aria
aria mendongak ke arah max untuk melihat wajahnya
"kenapa wajah mu memerah seperti orang mesum"aria
terkejut melihat wajah max "wajah mu juga memerah"max
aria langsung membasahi wajahnya "masih merah"max
"ini merah karena tadi aku menangis tau"aria
__ADS_1
"hahaha ia iaa,aku mau minta maaf yang aku lakukan selama ini boleh aku minta kesempatan ke-2?"max
"aku tidak tau,aku sudah selesai"aria berdiri dari bathtub
max menahan tangan aria "aku benar benar minta maaf aku ingin membatalkan kontrak kita"max
"kontrak?"aria
"ia aku tidak ingin kita berakhir 1 tahun saja,aku ingin kita tetap bersama sama"max
aria terkejut mendengar ucapan max
"max apa kamu serius kamu lagi mabuk ya?"aria
max menggelengkan kepalanya "aku serius aku ingin kita tetap bersama,aku janji tidak akan mengulangi keejadian yang sama lagi beri aku kesempatan"max
"max kamu nangis"aria panik melihat max menangis
aria mengusap air mata max "aku ga nangis itu air yang mengenai wajah ku"max
max memeluk aria hingga membuat aria masuk lagi ke dalam bathtub kini aria merasakan ada sesuatu yang bergejolak dalam dirinya
aria merasa aneh karena kulitnya dan kulit max bersentuhan tanpa sehelai baju.karena itu membuat aria merendiring
"kamu kenapa"max
"g-ga kenap kenapa"aria
"beneran"max
akh!!
max tiba tiba mengigit leher aria "max mesum"ucap aria
max mengangkat aria dari bathtub dan di bawa ke kasur miliknya
"max tunggu nanti kamarnya basah"aria
"ga apa apa,beri aku kesempatan aku mohon"max
"aku berpikir dulu"aria
max langsung mencium bibir aria tanpa membiarkan aria menghirup nafas
terjadilah hubungan untuk ke dua kalinya :)
__ADS_1