
beberapa bulan kemudian....
"sayang bagun"aria menguncang guncang tubuh max
"bentar ya 5 menit lagi"max
"kalau ga bangun aku ga kasih jatah ya"aria
max langsung membuka matanya dan melihat ke arah jam "loh masih subuh kok uda di bangunin aku?"max
"aku laper tapi mau masakan kamu"aria
"kamu kenapa uda 3 hari lo selalu laper jam segini mana permintaannya aneh aneh lagi"max
"yah mana aku tau namanya juga laper"aria sewot
"ia maaf mau makan apa?"max
"kamu ga perlu minta maaf yang salah kan aku.aku uda nyusahin kamu bangun subuh subuh minta di masakin"aria
"loh kok nangis.kamu ga nyusahin kok uda jangan nangis ya ayo ke dapur"max
"gendong dong aku capek"aria
dengan segenap hati max mengikuti permintaan istrinya tercinta
..........
tring!!!
max langsung mengangkat teleponnya
"hallo sayang jam berapa kamu pulang aku kangen"aria
"jam 5 sore ya sayang kamu mau dibawain makanan apa?"max
"kok lama banget"aria
"kan bisanya aku juga pulang jam segitu"max
"yah aku kangen mana bisa aku nunggu kamu selama 5 jam lagi belum lagi pas pulang macet"oceh aria
"pak ini makan siangnya"dion
"ia letak disitu aja,terima kasih"max
"dion!!!!"teriak aria
__ADS_1
max langsung menjauhkan ponselnya dari telinganya "sayang jangan teriak teriak telinga aku sakit"max
"max kasih ponsel ke dion"aria
"sebentar aku speaker dulu ya"max
"dion suami ku tidak ada kerjaan lagi kan?"aria
"setelah makan siang pak max akan meeting hingga pukul 3 sore lalu mendatangani berkas"dion
"apa suami ku boleh pulang sekarang aku sangat kesepian dan merindukan suami ku rasanya ingin mati karena rindu"aria
"pft...."dion dan max
"kalian berdua jangan tertawa...aduh max perut ku sakit"aria
"apa!!! kok bisa kamu sendirian di rumah?"max
"max sakit aku ga kuat sakitt!!"teriak aria
bruk!!!
"hallo aria....ariaa"max
"dion batalkan semua jadwal ku"max berlari menuju parkiran
"sayang bangun!!"teriak max
max membawa aria menuju rumah sakit
"selamat pak istri anda sedang mengandung"dokter
"serius dok?"max
"serius pak uda 1 bulan 1 minggu"dokter
"tapi perut istri saya kok tidak membesar ya dok?"max
"ia pak nanti membesar kok karena kandungan bu aria masih 1 bulan 1 minggu jadi belum kelihatan"dokter
"baik dok,ada makanan yang tidak boleh dikonsumsi?"max
dokter memberitahu semua yang boleh di konsumsi dan yang tidak boleh di konsumsi
"max..."aria
"sayang kamu uda sadar"max
__ADS_1
"aku dimana?"aria
"rumah sakit tadi kamu pingsan untung saja kamu lagi telepon aku.kalau tidak bisa bisa kamu pingsannya sampai sore"max
"kata dokter apa?"aria
"kamu hamil"max
"oh ham-!!! apa hamil seriuss"aria histeris
"ia sayang"mengecup dahi aria
aria mengelus perutnya yang masih rata "aku seneng banget max"aria memeluk max
"max junior nya uda 1 bulan 1 minggu"max
aria mengangguk "ayo pulang kita harus kasih tau mama dan papa"aria
"iaa tapi besok ya ini uda sore banget"max
"okee"aria
"tunggu sini aku gendong aja kata dokter kamu ga boleh capek"max
"tapi kan cuma jalan max ga bakal capek kok"aria
"ga pasti capek.kalau kamu jalan pasti max juniornya terguncang"max
"ga begitu konsepnya max.kalau jalan baby nya terguncang berarti 4 hari yang lalu baby nya lebih terguncang"aria
max menginggat kejadian 4 hari yang lalu pipi max langsung memerah "yah itu kan aku ga tau"max membuang muka
aria tertawa melihat wajah max malu malu "yah uda ayo gendong aku"aria
max masih belum melihat wajah aria
"ga mau gendong nih aduh max juniornya sedih"aria
"yah uda deh aku jalan aja"aria turun dari tempat tidur pasien
max langsung mengendong aria "max wajah kamu merah"aria mengelus wajah max
"kamu jangan gitu kata dokter kita ga boleh berhubungan minimal kamu harus 3 bulan dulu"max
"aduhh kasiannya suami aku,sabar ya sayang"aria
max cemberut "uda jangan cemberut cemberut aku laperr ayo cari makan"aria
__ADS_1
"ok sayang dan max junior"max