Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 90


__ADS_3

"axel kamu yang susun pancinya bi ga usah bantu axel"ucap calla lalu pergi


calla pun melanjutkan tugasnya.tidak lama.axel datang dan duduk di sofa sedangkan calla dan leo duduk di lantai agar lebih dekat ke arah meja.


axel memain mainkan rambut calla di gosok gosok lah di putar putar lah


"axel stop ga konsen ini"ucap calla


bahu calla dan leo hampir bersentuhan axel yang melihat itu langsung meletakan tangannya di pertengahan bahu calla dan leo agar tidak bersentuhan.


axel tiduran di paha calla dan memeluk pinggang calla tidak lupa memasukan kepalanya kedalam baju calla


calla merasa canggung dengan leo dan tersenyum kaku ke arah leo


"hem calla aku pulang ya soalnya uda sore nanti kirimkan saja filenya sisanya aku yang mengerjakan"ucap leo


"ahh ok leo terima kasih maaf ngerepotin"ucap calla


"its ok"jawan leo


"bi tolong antar leo sampai depan ya"ucap calla pada bi nem


calla tidak bisa bergerak karena axel masih tiduran di paha calla "axel awas jangan tidur disini ntar masuk angin"ucap calla


"axel kamu cemburu ya"tanya calla


"ga ngapain aku cemburu"ucap axel


bibir axel menempel pada perut calla saat berbicara karena itu calla tertawa karena geli


"axel geli"ucap calla


tiba tiba axel mengigit perut calla dan mengeluarkan kepalanya dari baju calla


"aduh sakit"ucap calla mengusap usap perutnya


calla membuka bajunya melihat ada bekasan gigitan axel.


"lihat ini"protes calla karena perutnya ada bekas gigitan axel


chup!


cium axel pada perut calla yang berbekas


"bentar lagi pasti sembuh"ucap axel


calla senyum senyum melihat tingkah axel


"uda ah aku mau masak"ucap calla

__ADS_1


chup!


kecup calla di dahi axel


"pasti besok udah ga demam lagi"ucap calla lalu pergi


selesai makan malam calla membersihkan diri dan tiduran di kasur


"calla leo beneran teman kamu"tanya axel memastikan


"ia axel leo cuma teman aku"ucap calla


"beneran yaa awas aja"axel memastikan lagi


"iaa sayangg leo cuma teman,emang kenapa nanya mulu cemburu yaa"ejek calla


axel merengut melihat calla


"ngomong ngomong bentar lagi kamu ulang tahun kan ya"ucap calla


"hmm ia"ucap axel


"cepat tidur uda malam"ucap axel


"aku ga bisa tidurr,axel ayoo main game"ajak calla


"main kartu uno yang kalah wajahnya akan di coret pakai lipstick ini"ucap calla


"gitu aja?"ucap axel


"nanti siapa yang lipsticknya paling dikit di wajahnya dia yg menang.yang menang boleh minta apa aja dari yang kalah gimana menarik?"tanya calla


"menarik ayo main"ucap axel semangat


"yess aku menang"teriak calla


calla dengan semangat mencoret wajah axel


sudah 3 kali calla menang berturut turut "yess kau akan kalah wlee"ejek calla senang


"yes aku menang sini lipsticknya"ucap axel


"nih,ga apa apa kan baru menang sekali aku tidak akan kalah dari mu"ucap calla


axel mencoret wajah calla.


beberapa jam kemudian.....


calla menangis karena kalah dari axel

__ADS_1


"axell aku ga mauu harus aku yang menang"ucap calla masih menangis


"hayo lo siapa tadi yang buat peraturan"ucap axel


"ok kamu mau apa tapi jangan susah susah"rengek calla


"ehmm apa ya"pikir axel


"sayang kita tidur aja yuk aku ngantuk"bujuk calla mencoba menghindar dari hukuman


"jangan dong kan belum aku kasih hukuman"ucap axel


"oke apa hukumannya 1 aja ya"ucap calla


"susun kartunya dengan rapi"ucap axel


"okee siap ini uda siap ya hukumannya makasih sayang muah"cium calla di pipi axel


calla selesai menyusun kartunya dan meletakan kartunya di laci


"yess sudah"calla tiduran di kasur


axel turun dari kasur mengambil sesuatu


"axel kemana"tanya calla


tapi tidak ada jawaban dari axel


"yah udah deh aku tidur aja"ucap calla memejamkan mata


baru saja calla memejamkan mata calla merasa axel naik ke atas kasur tetapi calla menghiraukan axel


calla merasa axel mengangkat ke dua tangannya dan mengikat tangan calla dengan dasi


calla pun langsung membuka matanya "axel ngapain"ucap calla panik tangannya sudah tidak bisa bergerak


"axel lepasin"ucap calla


"ini hukuman jadi harus nurutkan"ucap axel


"tapi hukuman ku cuma menyusun kartu uda dong uda selesai"ucap calla tidak terima


"tidak yang tadi tidak termasuk hukuman ini lah hukuman yang sebenarnya"ucap axel tersenyum


axel mencium bibir calla hingga ke leher dan membuka baju calla tidak lupa membuka bajunya sendiri.


terjadi lah hukuman dari axel untuk calla :)


ga kuat author;)

__ADS_1


__ADS_2