Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
[Season 2] BAB 21


__ADS_3

aria keasikan mengerjakan tugas hingga pukul 4 sore


"wahh telatt"aria langsung buru buru


untung saja aria selesai tepat waktu.aria langsung turun ke bawah melihat max yang sudah siap


"maaf telat"aria


"ga apa apa santai aja"max


"yah uda ayo pergi"aria


menuju ke pantai hampir memakan waktu 1 jam hingga sampai di sana


aria langsung berlari ke arah pasir "uda lama banget engga ke pantai"batin aria


"dede uda datang"sapa adien


"loh abang juga datang"aria langsung memeluk adien


"datang dong"adien


"dimana aurora"aria


"itu di villa"adien


aria langsung berlari ke villa untuk menemui aurora


"hallo aurora,aunty aria kembalii"aria langsung memeluk aurora yang gembul


"akh!! gemess"teriak aria


"de sini bantu mama"teriak calla


"iaa"aria

__ADS_1


setelah acara makan selesai kita langsung mengobrol ngobrol


"ar kamu uda nikah aja padahal waktu itu kamu masih bayii"ellia


"hahaha ia tan kalau bisa aria jadi bayi terus,jadi engga perlu capek capek mikir mau gimana kedepannya"aria


"kamu harus sabar semua manusia juga pasti mau jadi bayi aja.ikutin alur aja gimana kedepannya kalau lagi capek kamu boleh kok istirahat"ellia


"ia tante"aria


"oh ya maaf ya tante engga bisa datang ke nikahan kamu.waktu itu tante masih di luar negeri"ellia


"ga apa apa kok tante"aria


"ngomong ngomong kamu ok juga milih cowo,uda ada bakat pasti keturunan dari mama mu nih"goda ellia


"ah tante bisa aja"aria tertawa


setelah basa basi aria memilih jalan jalan di pinggir pantai.aria tidak bisa ikut mengobrol karena perasaannya sangat kacau


aria tau itu suara siapa.aria langsung menoleh ke arah suara "kenapa max?"tanya aria


"aku minta maaf atas kejadian sema-"ucapan max terpotong


"ga apa apa.lagian sebelum kontrak kita sudah janjikan untuk tidak mencampuri urusan masing masing"aria


"ia aku mengerti tapi aku minta maaf"max


"kamu ga perlu minta maaf kok"aria


"ariaa!!!"panggil aaron


"kenapa bang"aria


aaron langsung menarik tangan aria dan masuk ke villa

__ADS_1


"kamu lagi berantem sama max?"aaron


"engga"aria


"jangan bohong"aaron


"buktinya tadi aku lagi bicara sama max abang aja langsung menarik tangan ku"aria


"lalu kenapa kamu ngomong begitu dengan tante ellia,uda abang bilang kan kalau ada masalah bilang sama abang.jangan kamu pendam sendiri"aaron


"aria cuma lagi capek aja kok"aria


aaron melihat adiknya lesu seperti tidak bisanya membuat aaron merasakan kesedihan yang aria alami.mungkin karen mereka berdua kembar jadi aaron bisa ikut merasakan perasaan aria.


aaron langsung memeluk aria dengan erat "semua akan baik baik saja"aaron mengelus pundak aria


huwahh!!!!


aria tiba tiba menangis begitu kencang di pelukan abang nya "shtt jangan nangis lagi"aaron membujuk aria


akhirnya aria sudah tenang "kamu ada masalah apa?"aaron menanyakan sekali karena dia begitu cemas dengan adiknya


"cuma masalah di kampus"ucap aria berbohong


"yakin,bukan ada masalah dengan max kan"aaron


"yakinn"ariaa


"baiklah ayo pergi sepertinya max menunggu mu"aaron


"bang tolong katakan pada max kalau aku tak pulang malam ini dede akan tidur disini.aku tidak mau max melihat aku saat seperti ini nanti max akan cemas.bilang saja dede sudah tidur"aria


"baiklah"aaron


"ha..jelas mana mungkin max mencemaskan ku"pikir aria sambil menatap bintang bintang.

__ADS_1


__ADS_2