
aria keasikan mengerjakan tugas hingga pukul 4 sore
"wahh telatt"aria langsung buru buru
untung saja aria selesai tepat waktu.aria langsung turun ke bawah melihat max yang sudah siap
"maaf telat"aria
"ga apa apa santai aja"max
"yah uda ayo pergi"aria
menuju ke pantai hampir memakan waktu 1 jam hingga sampai di sana
aria langsung berlari ke arah pasir "uda lama banget engga ke pantai"batin aria
"dede uda datang"sapa adien
"loh abang juga datang"aria langsung memeluk adien
"datang dong"adien
"dimana aurora"aria
"itu di villa"adien
aria langsung berlari ke villa untuk menemui aurora
"hallo aurora,aunty aria kembalii"aria langsung memeluk aurora yang gembul
"akh!! gemess"teriak aria
"de sini bantu mama"teriak calla
"iaa"aria
__ADS_1
setelah acara makan selesai kita langsung mengobrol ngobrol
"ar kamu uda nikah aja padahal waktu itu kamu masih bayii"ellia
"hahaha ia tan kalau bisa aria jadi bayi terus,jadi engga perlu capek capek mikir mau gimana kedepannya"aria
"kamu harus sabar semua manusia juga pasti mau jadi bayi aja.ikutin alur aja gimana kedepannya kalau lagi capek kamu boleh kok istirahat"ellia
"ia tante"aria
"oh ya maaf ya tante engga bisa datang ke nikahan kamu.waktu itu tante masih di luar negeri"ellia
"ga apa apa kok tante"aria
"ngomong ngomong kamu ok juga milih cowo,uda ada bakat pasti keturunan dari mama mu nih"goda ellia
"ah tante bisa aja"aria tertawa
setelah basa basi aria memilih jalan jalan di pinggir pantai.aria tidak bisa ikut mengobrol karena perasaannya sangat kacau
aria tau itu suara siapa.aria langsung menoleh ke arah suara "kenapa max?"tanya aria
"aku minta maaf atas kejadian sema-"ucapan max terpotong
"ga apa apa.lagian sebelum kontrak kita sudah janjikan untuk tidak mencampuri urusan masing masing"aria
"ia aku mengerti tapi aku minta maaf"max
"kamu ga perlu minta maaf kok"aria
"ariaa!!!"panggil aaron
"kenapa bang"aria
aaron langsung menarik tangan aria dan masuk ke villa
__ADS_1
"kamu lagi berantem sama max?"aaron
"engga"aria
"jangan bohong"aaron
"buktinya tadi aku lagi bicara sama max abang aja langsung menarik tangan ku"aria
"lalu kenapa kamu ngomong begitu dengan tante ellia,uda abang bilang kan kalau ada masalah bilang sama abang.jangan kamu pendam sendiri"aaron
"aria cuma lagi capek aja kok"aria
aaron melihat adiknya lesu seperti tidak bisanya membuat aaron merasakan kesedihan yang aria alami.mungkin karen mereka berdua kembar jadi aaron bisa ikut merasakan perasaan aria.
aaron langsung memeluk aria dengan erat "semua akan baik baik saja"aaron mengelus pundak aria
huwahh!!!!
aria tiba tiba menangis begitu kencang di pelukan abang nya "shtt jangan nangis lagi"aaron membujuk aria
akhirnya aria sudah tenang "kamu ada masalah apa?"aaron menanyakan sekali karena dia begitu cemas dengan adiknya
"cuma masalah di kampus"ucap aria berbohong
"yakin,bukan ada masalah dengan max kan"aaron
"yakinn"ariaa
"baiklah ayo pergi sepertinya max menunggu mu"aaron
"bang tolong katakan pada max kalau aku tak pulang malam ini dede akan tidur disini.aku tidak mau max melihat aku saat seperti ini nanti max akan cemas.bilang saja dede sudah tidur"aria
"baiklah"aaron
"ha..jelas mana mungkin max mencemaskan ku"pikir aria sambil menatap bintang bintang.
__ADS_1