Menikah Paksa Dengan Mafia

Menikah Paksa Dengan Mafia
bab 44


__ADS_3

"lalu bagimana kau bisa mendapatkan uang 1 milliyar dalam 1 bulan kalau kau tidak menjual tubuh mu"ucap axel


"itu uang tabungan ku dan tabungan mama,kalau kau tidak percaya pada ku kau bisa melihat cctv di club mu sudah jelas kan kalau begitu lepaskan ikatan ini dari tangan ku"ucap calla


axel membuka ikatan yang di tangan calla


plakk!


tampar calla pada wajah axel,axel menatap tajam ke arah ku.


"bisa saja kau menjual tubuh mu di luar pekerjaan"ucap axel


"terserah kau mau bilang apa aku juga ga perduli"ucap calla,calla langung berlari ke kamarnya dan calla mengunci diri di kamar


calla menangis sejadi jadi nya disitu dan calla juga ketakutan dengan perilaku axel tadi


"lebih baik aku di pukul dari pada di perlakukan seperti tadi itu benar benar menakutkan"batin calla


calla mendengar axel membanting pintu aku tidak perduli kemana ia pergi itu bukan urusan ku


calla terbangun dan melihat jam sudah pukul 8 pagi


"aku ketiduran berapa jam?"celetuk calla


tapi calla masih takut dan malas untuk keluar kamar calla pun memutuskan tetap dikamar


calla juga tidak merasa lapar

__ADS_1


Sekitar jam 12 siang calla merasa lapar calla pun mengintip tetapi tidak ada orang mungkin axel sudah pergi ke perusahaan


calla pun mengambil beberapa minuman,cemilan


calla tidak ingin memakan makan berat entah kenapa.


calla pun memakan cemilan sambil nonton film di kamar.calla pun tidur karena ngantuk lagi lagi aku terbangun jam 8 pagi aku juga tidak nafsu makan sama sekali


calla membersih kan kamar nya dan juga membersihkan diri ya calla pun juga masih tak ingin keluar dari kamar sudah 3 hari calla tidak memakan makan bergizi dan juga axel tidak pulang.


calla pun tiduran di kasur hingga jam 1 siang tiba tiba aku merasa sakit perut


akhh!!


"aduh kok sakit perut ini sakit bangett "ucap calla


bahkan berdiri pun calla tak sanggup calla ingin menuju kamar mandi tetapi calla tidak bisa berdiri akibat perut nya terlalu sakit


calla meringis kesakitan sampai keringat dingin menahan sakit dan juga tiba tiba pinggang calla rasanya seperti ingin patah


"non calla"teriak bi nem


"non,non di dalam?"teriak bi nem


"bb-ii bii tolongg"teriak calla sekuat tenaga


seperti nya bi nem tidak mendengar teriakan ku

__ADS_1


"apa aku datang bulan,aku datang bulan selalu seperti ini apa lagi bulan kemaren aku tidak dapat pantes sakit nya 2× lipat"pikir calla


calla mencari ponsel nya agar bisa menghubungi siapa pun "astaga ponsel ku di ruang tamu"ucap calla


calla mencoba menahan rasa sakit nya ku lihat sudah pukul 9 malam tetapi rasa sakit nya tidak berkurang sama sekali tetapi semakin sakit


"bii tolonggg"teriak calla


calla mengesot hingga depan pintu dan mencoba membuka pintu tetapi tidak bisa


calla pun menggedor pintu nya karena calla sudah tidak tahan dengan rasa sakit nya


sedang kan bi nem mencoba menelepon axel tetapi tidak diangkat bi nem berinisiatif menelepon liam,liam pun mengangkat telponnya


"hallo"liam


"hallo tuan liam ini bi nem"ucap bi nem


"ia bi ada apa?"tanya liam


"tuan axel dimana ya?bibi menghawatirkan non calla tidak keluar dan pintu kamar non calla di gembok"jawab bi nem


"axel dan aku sedang lembur di kantor bi ha! di gembok bi"ucap liam terkejut


"ia tuan tolong sampai kan pada tuan axel non menggedor gedor pintu"ucap bi nem


"ia bi nanti aku sampaikan"ucap axel langsung mematikan telpon dan menuju ke ruangan axel.

__ADS_1


__ADS_2