
aria lompat dari tempat tidurnya "omg udah jam berapa ini"aria panik
gedebuk!!
aria terpeleset "aduhhh,ini siapa sih tarok baju sembarangan"protes aria
"ahh ini kan baju ku"aria malu sendiri
"telattt omgg"aria bersih bersih
"sayang pelan pelan nanti jatuh loh dari tangga"calla
"dede uda telat ma"ariaa
"loh mah abang mana?"aria
"uda berangkat ke kampus"calla
"akhh!! kenapa di tinggal sihh"teriak calla
"mau papa antar?"axel
"ga usah pa dede nyetir sendiri aja byee"aria
tin! tin!
aria melihat ke arah pagar rumah "siapa pak?"tanya aria pada pak satpam
"ga tau neng katanya mau ketemu eneng"pak satpam
aria berlari ke depan pagar "siapa ya?"tanya aria
pria itu membuka helmnya "max"aria terkejut
"ngapain kesinii sih,pakai lagi helmnya cepet"aria
"ayo ke kampus bareng,uda telat kan"max
"ga aku pergi sendiri aja"tolak aria
"uda naik ga mau telat kan"max
aria berpikir sejenak "ia juga kalau naik mobil belum lagi macetnya"pikir aria
aria mencoba naik ke motor ninja milik max "ini gimana naiknya tinggi banget,udah lah gue pergi sendiri aja"aria mencoba naik
max turun dari hondanya dan mengendong aria hingga duduk di motornya
"makanya jangan pendek"max
"tinggi gue normal motor lo yang ga normal"protes aria
"pegangan"max
"ga perlu uda ayo ntar telat"aria menepuk bahu max
max memajukan motornya tanpa persiapan hampir saja aria tidak terjungkal ke belakang
"akhhh"teriak aria
__ADS_1
"makanya pegangan"max
aria memeggang jaket max "ok siap yaa"max
max melajukan motornya dengan kecepatan tinggi "max pelan pelan gue belum mau mati"teriak aria
max malah mempertinggi kecepatannya "uwahh"teriak aria memeluk kencang max
kampus
"mau gue gendong lagi?"max
"ga perlu gue bisa turun sendiri,makasih tumpangannya"aria
"tunggu"max menahan aria
"apa??"aria
max membuka bajunya dan terlihat roti sobeknya "lihat nih merah merah kamu meluknya kekencangan"max
aria langsung membuang muka "ia ia maaf itu perutnya ditutup lagi"aria
max tersenyum melihat tingkah aria.max memeggang tangan aria lalu mengelus ABS max
"akhhh gila dasar mesum"teriak aria menarik kembali tangannya
aria langsung berlari menuju kelass untung saja dosennya belum masuk.
selesai kelas aria berniat pergi ke kantin "ariaa"teriak jayden
"apa lagi sih"aria muak
jayden menarik tangan aria hingga parkiran "lepasin ga"brontak ariaa
"Bajin*an lepas ga"aria
plakk!!
jayden menapar aria hingga bibirnya berdarah.
tamparan jayden cukup kuat hingga kepala aria terasa pusing.
.............
aria terbangun dari tidurnya "ini dimana!!"teriak aria
"sayang uda bangun"jayden
"gila lepasin aku"aria
"cup...cupp..jangan menangis"jayden
plakk!!.
jayden menapar lagi pipi aria dan mencium paksa bibir aria.aria mengigit bibir jayden hingga berdarah
"kenapa kamu selalu menolak.jangan sok suci"jayden mengelus pipi aria yang memerah karenanya
tubuh aria bergetar ketakutan "lo uda ngapain aja sama max hahaha pasti bukan sama max doang. lo kan murahan"jayden mencengkram rahang aria
__ADS_1
jayden mengoyak baju aria dan membuka celana milik aria.aria sudah tidak bisa berbicara atau berteriak lagi
"papa maa bang tolong aria"batin aria berteriak
jayden mulai menciumi tubuh aria.
tok!tok!
"ck siapa sih"jayden membuka pintu
"uda saya bilang jangan gangg-u"jayden
bugh!!!
max memukul wajah jayden hingga terjatuh "ariaa"teriak max melihat tubuh aria sudah kaku,aria sadar"max menepuk nepuk pipi aria
max langsung membaluti tubuh aria dengan jaketnya
"bereng*ek"max memukul jayden tanpa berhenti hingga jayden tak sadarkan diri
"aria ini max sadar aria"max
aria sadar dan langsung memakai celananya.aria ketakutan saat melihat max "aria ayo pergi dari sini aku akan menjaga mu"max mengulurkan tangannya
aria berlari memeluk max "aku takutt"suara aria bergetar
"jangan takut aku tidak akan menyakiti mu"max
max membawa aria naik ke motornya.max melajukan motornya "max lebih kencang"aria
max mengikuti perintah aria "hahahaha"tawa aria menikmati angin malam
hiks...
max mendengar suara tangisan aria di pundaknya "max ayo ke pantai"aria
"ini uda malam"max
"turunin aku disini"aria
"ok aku akan menemani mu"max
sesampainya di pantai aria berlari dan duduk di pasir menatap indahnya bulan dan bintang
max duduk disamping aria.aria menoleh ke arah max dan bersandar dipundaknya sambil menangis
"aku kotorkan"aria
"tidak"jawab max mengerti maksud aria
"aku kotorr"teriak aria berlari menuju air pantai
"ariaa!!!"teriak max mengejar aria dan langsung memeluk aria
"lepass aku kotor aku mau mandi"aria mendorong tubuh max
"aria dengar kamu tidak kotor yang kotor itu jayden.kamu tidak kotor atau pun rusak"aria menengkan aria
"a-aku kotor max"aria menangis
__ADS_1
tidak lama aria sudah tenang "aria ayo pulang keluarga mu pasti mencemaskan mu"max
aria mengangguk