
aria turun dari motor max "terima kasih"aria
"iaa,sana masuk"max
aria masuk kerumah "loh non kok basah"bi ayu
"ga apa apa bi"aria
"sayang kenapa kok basah sana mandi nanti kamu sakit"calla
aria mengganguk dan menuju kamarnya
"sayang kok kamu basah habis dari mana"axel
aria mengabaikan axel dan masuk ke kamar
tok!tok!
"sayang kok lama banget mandi nya jangan lama lama nanti sakit.kalau uda mandi turun ke bawah ya makan"calla
"iaa"aria
tidak lama aria langsung menuju ke ruang makan sudah ada aaron,mama dan papa
"de kamu kok wangi banget.nyengat nih"aaron
aria mengangkat piring dan berjalan menuju ruang tamu
"de makannya kok di ruang tamu engga biasanya"axel
"uda pa mungkin aria lagi pengen makan sambil nonton"calla
aaron dan axel sudah selesai makan dan duduk di ruang tamu
"sayang kok belum di makan"axel
"de papa ngomong tuh"aaron mengelus rambut aria
"jangan pegang"aria memukul tangan aaron
papa dan aaron mengerutkan dahinya "dede kenapa pa?"aaron
"ga tau,dede kenapa lagi ada masalah?"axel
aria memain mainkan nasinya "kalau ga mau dimakan jangan di main main nanti mejanya kotor"papa
"memang udah kotor"aria
beberapa hari kemudian
aaron dan axel bingung dengan perubahan aria.
aria bisa mandi hingga 30 menit bahkan sabun sabunnya yang baru habis dalam beberapa hari.dan yang biasanya aria tidak pernah bolos kuliah menajadi bolos kuliah
"dede papa kangen"axel memeluk aria
aria langsung mendorong tubuh papanya "jangan peluk peluk"aria
axel dan aarom menjadi mankin bingung kalau aaron atau axel memeluk atau tidak sengaja menyentuh aria.aria langsung marah marah dan mencuci tangan.
kalau calla memeluk aria.aria malah menangis
axel langsung menceritkan semua pada adien untuk berunding.adien pun mencoba sendiri
"dede apa kabar"adien memeluk aria
"jangan peluk peluk"aria
"emang kenapa kan cuma meluk bisanya dede juga suka meluk abang"adien mempererat pelukannya
"aku bilang jangan peluk peluk lepasin"teriak aria
"de kenapa kok marah abang sama papa ada salah?"adien memeggang tangan aria
plakk!!
aria menampar adien "uda di bilang jangan pegang pegang"aria masuk ke kamar
"anehh"adien
aaron langsung menyuruh evalina datang
"aku kurang tau soalnya terakhir itu aku dan aria beda kelas pas mau pulang bareng eh aria uda engga ada"evalina
............
evalina masuk ke kamar aria "ariaa boleh masuk??"evalina
__ADS_1
evalina masuk dan duduk disamping aria
"aria kamu kenapa?aku chat aku telepon kamu kok ga pernah jawab"evalina
"eva aku kotor"aria memeluk evalina
"engga kok kamu bersih wangi banget juga"evalina
"aku mau suruh max datang kesini teleponin dong"aria
"ha? ga salah ar? max kan sama abang mu ada masalah bisa bisa mereka bertengkar nanti"evalina
aria tidak mendengar ucapan evalina dan langsung menelepon max.
evalina bingung kenapa aria menjadi dekat dengan max
tidak butuh waktu lama max sampai di depan rumah aria
"max masuk aja"teriak aria dari balkon kamarnya
aria langsung menarik tangan evalina menuju ruang tamu
"abang!!"teriak aria
"aria jangan mendekat dia yang buat kamu gini kan"adien mencengkram baju max
"abang lepass"aria mendorong tubuh adien
"adien lepasin"axel
"tapi pa dia yang buat aria jadi begini"adien
"lepaskan dulu,dengar penjelasan aria"axel
aria langsung memeluk max "maaf"aria
"ga apa apa"max
"aria jelasin sama papa apa yang terjadi"axel
aria tidak menjawab pertanyaan axel
"aria jawab!!"adien membentak aria
"biar aku yang menjelaskannya,bisa bicara secara pribadi saja?"max
"apaa"calla hampir pingsan mendengarnya
"huftt pantas saja dasar breng*ek berani beraninya dia"axel
"kalau gitu aku pamit pulang dulu"max
"max gue minta maaf"adien
"its ok bro tapi gue ga akan pernah lupa"max
adien hanya menghembuskan nafasnya
"ariaa sayang"calla bergegas menuju kamar
"sayang sabar jangan tergesah gesah nanti aria kepikiran lagi"axel
"pa ma abang akan cari pisikolog untuk aria"adien
aaron sudah menangis dipojokan "kalau aja abang tidak pulang duluan pasti ini ga akan terjadi"aaron
"ini bukan salah abang,besok kita harus menemui si jay jay anj itu"axel
evalina keluar dari kamar dan terkejut melihat aaron sudah menangis
"ehm om tan eva pulang dulu ya.aria juga sudah tidur"evalina
"tunggu sebentar kamu harus tau ini"calla menceritkan apa yang terjadi
evalina menjadi shock dan menangis sahabat satu satunya bisa mengalami seperti itu.
"eva kamu tau jayden siapa?"axel
"anu om tapi janji jangan marah ya om"evalina
"iaa"axel
evalina menceritakan dari awal pertemuan hingga akhirnya mereka putus.
axel menjadi frustasi "kamu mau pulang kan ayo aku antar"aaron
"engga,om tan eva nginap disini ya"evalina
__ADS_1
"tentu boleh"calla memeluk erat evalina
...............
evalina terbangun dan melihat jam sudah menunjukan pukul 2 pagi.
evalina berjalan ke dapur mengambil air.evalina melewati halaman belakang "aaron"panggil evalina
aaron menoleh ke arah evalina "kok belum tidur?"aaron
"ambil minum"evalina mendekati aaron
"kamu kok beluk tidur??"evalina
"ga bisa tidur,kalau saja hari itu aku tidak pulang duluan"aaron
"itu bukan salah kamu"evalina
aaron mendegar suara tangisan evalina.aaron menoleh ke arah evalina "jangan nangis,nanti aku ikutan nangis"aaron memeluk evalina
evalina tertawa mendengar ucapan aaron."jangan ketawa"aaron
.............
keesokan harinya.
calla dan evalina menemani aria ke pisikolog.axel dan abang abang menemui jayden
tok!tok!
"cari siapa pak?"bibi jayden
"jayden"jawab axel
"silahkan masuk pak"bibi
tidak lama jayden turun "siapa sih pagi pagi juga"jayden
bugh!
aaron memukul wajah jayden,adien berjalan mendekati jayden "apa kabar"adien memijak perut jayden
"lepasin dasar gila"teriak jayden
"tuan"bibi
"dimana orang tua bocah tengik ini?"axel
"e-ehh lagi pergi pak"bibi
"suruh mereka pulang katakan padanya bahwa nyawa anak tersayangnya sedang di ambang kematian"axel menyodorkan pistol ke arah jayden
"b-baik pak"suara bibi bergetar
"tunggu lepasin"teriak jayden
"diam atau mati"axel
tidak butuh lama orang tua jayden datang "jayden"teriak mama jayden histeris
"p-pak axel"papa jayden
"oh hahaha bocah tengik ini anak mu?"axel
"maaf pak anak saya membuat kesalahan apa"papa jayden
"ha! tanya saja sendiri"axel
"jayden ga buat kesalahan apa apa pa"jayden
bugh!
axel memukul jayden mengunakan pistol yang ia pegang "jayden"mama
"bocah tengik ini melakukan pelecehan kepada putri ku"axel
"apa kau gila jayden"teriak papa jayden
"ariaa?"jayden shock
"ha! ternyata sadar juga yaa"axel
bugh!!
adien memukul jayden hingga tidak sadarkan diri
"saya mewakilkan anak saya.saya minta maaf pak"papa jayden
__ADS_1
"adien,aaron kamu urus sih bocah tengik ini dan untuk pak jack saya memutuskan kerja sama dengan anda"axel pergi begitu saja