
"Aku tidak akan menceraikanmu sampai kau mati sekalipun"ucap Derry menatap Gista dengan tatapan tajam. Dia tak peduli istrinya menderita. Baginya Gista hanya bank uangnya.
"Kau kejam Derry hik...hik....hik....."ucap Gista menangis karena hatinya sudah terluka dengan ucapan dan perlakuan Derry yang semena-mena padanya.
"Aku memang kejam lalu kau mau apa? kau menyesal sudah menikah denganku?"tanya Derry.
"Aku menyesal kenapa dulu aku memilihmu dan meninggalkan seseorang yang baik padaku hik...hik....."ucap Gista mengungkapkan semua rasa kecewa dan penyesalannya.
"Ha......ha.......ha......itu salahmu kenapa mau ku nikahi"ucap Derry.
Derry berdiri didepan Gista dan meraih lengannya. Gista terkejut melihat Gerry ternyata tidak lumpuh.
"Kau tidak lumpuh Gerry?"tanya Gista.
"Lumpuh? kau saja yang mau ku bodohi selama bertahun-tahun ini"ucap Derry.
"Hik....hik...hik....selama ini aku bertahan denganmu karena rasa bersalahku, tapi aku tidak ingin lagi menderita sia-sia disini"ucap Gista.
Gista tak menyangka selama ini ternyata Derry sudah membohonginya. Dia bahkan merasa bersalah atas kelumpuhan Derry. Gista yang tadi duduk dilantai melepas tangan Derry dari tangannya dan langsung berdiri menatap Derry.
"Aku lelah....., kesabaranku sudah habis untukmu Derry, aku akan menggugat cerai"ucap Gista.
"Aku tidak akan pernah menceraikanmu"ucap Derry.
"Aku akan menggugat ceraimu apapun itu tidak peduli kau setuju ataupun tidak"ucap Gista.
Derry langsung menarik lengan Gista membawanya keluar dari dapur menuju ke toilet dan memasukkanya ke dalam toilet. Derry mengunci Gista di dalam toilet itu.
"Kau tidak akan pernah ku lepaskan Gista sampai aku memanfaatkanmu sehabis-habisnya"ucap Derry sambil memegang kunci pintu toilet itu.
Gista duduk ditoilet itu sambil menangis.
"Derry kenapa kau begitu kejam padaku? kenapa aku begitu bodoh? kau membohongiku dan terus menjadikanku budakmu hik....hik....."ucap Gista.
"Bagaimana caranya aku bisa keluar dari tempat ini hik...hik...."ucap Gista.
Gista terus menangis di dalam toilet itu. Dia menyesal dulu terbuai rayuan manis Derry hingga kini hidupnya menderita.
************
Manda mengusap iler dipipinya. Dia terbangun dari tidurnya gara-gara handphonenya berdering. Manda melihat aplikasi MMTM di handphonenya.
Ada klien baru untuknya. Manda langsung bangun dan mengambil jengkol goreng dipiring dekat meja kamarnya lalu memakannya.
"Yam...yam....paling enak bangun tidur ngemil jengkol goreng"ucap Manda.
"Wah...klien baru, kakap lagi. Accept ah"ucap Manda menyetujui menyelesaikan masalah kliennya.
Manda langsung pergi ke dapur, dia melihat di meja makan cuma ada kepala ikan asin.
"Lumayanlah kepala ikan asin kemarin ini masih enak dicocol dengan nasi kemarin, nasib hidup digaris kemiskinan"ucap Manda.
Manda mengambil nasi kemarin ke piringnya.
"Nasinya udah lengket, jangan-jangan basi lagi"ucap Manda.
"Gak masalah, paling sakit perut dari pada kelaparan"ucap Manda.
Manda memakan ikan asin dengan nasi kemarin itu. Tiba-tiba Emak Eni masuk ke ruang makan, dia melihat Manda lahap menakan nasi kemarin dengan kepala ikan asin.
__ADS_1
"Manda kau makan apa?"tanya Emak Eni.
Manda terkejut saat Emak Eni ada disampingnya, mulut Manda masih menggigit kepala ikan asin dimulutnya.
"Kamu makan ikan asin basi?"tanya Emak Eni.
"Basi? masih enak Nyak cuma agak asem aja"ucap Manda.
"Ya Allah nih bocah, bibirmu ba'al apa? gak bisa bedain basi gak?"ucap Emak Eni.
"Gak masalah basi Nyak, paling sak........"ucap Manda.
Pruuuuuut........pruuuuut..........pruuuut.............
"Aduh.......Nyak perutku sakit"ucap Manda.
"Makanya jangan asal makan"ucap Emak Eni.
"Manda pamit bertugas dulu Nyak"ucap Manda.
"Hati-hati di jalan, jadilah pahlawan yang gugur di medan perang"ucap Emak Eni.
"Oke Nyak"ucap Manda.
Pruuuuut........pruuuut.........pruuuuut..............
"Aw........aw..........aw.............aw............"ucap Manda langsung kabur ke toilet.
Manda bolak balik ke toilet sampai bokongnya pegel.
"Aduh.....capek, entah berapa kali aku ke toilet"ucap Manda.
Emak Eni tiba-tiba muncul didepan Manda udah kaya hantu gentayangan dimana-mana, Manda saja sampai kaget.
"Perutmu masih sakit?"tanya Emak Eni.
"Aa........Nyak kirain pocong nagih hutang"ucap ucap Manda.
"Enak aja bilang Enyak pocong nagih utang"ucap Emak Eni.
"Habis Nyak tiba-tiba muncul dadakan"ucap Manda.
"Kamu gak kerja? Enyak gak punya duit buat masak"ucap Emak Eni.
"Nah iya, aku harus kerja nih Nyak tapi aw.....aw.......aw.......perutku sakit"ucap Manda.
"Udah sumpelin batu aja kalau lagi duduk, sama ngunyah daun jambu topcar"ucap Emak Eni.
"Gitu ya Nyak"ucap Manda.
"Iya, itu udah turun-temurun di keluarga kita"ucap Emak Eni.
"Oke deh"ucap Manda.
Manda akhirnya berangkat kerja untuk bertemu klien barunya hari ini. Lumayan dapat bayaran 5 juta sekali mendapatkan job untuk klien kakap ini.
Manda pergi ke taman bunga karena kliennya ngajak ketemuan di taman bunga. Dia melihat kliennya sudah ada di kursi taman dengan mengenakan masker dan kaca mata. Manda segera menghampirinya.
"Assalamu'alaikum"ucap Manda.
__ADS_1
"Wa'alaikumsaam"ucap Radhitya.
"Boleh saya duduk"ucap Manda menunjuk kursi didepannya.
"Boleh, duduklah"ucap Radhitya.
Manda langsung duduk di samping Radhitya. Mereka mulai berbicara satu sama lain.
"Begini, masalah yang anda jabarkan saat chattingan tadi saya kurang paham"ucap Manda.
"Masalah saya adalah bingung mau nikah ma siapa?"ucap Radhitya.
"Kriteria yang anda sebutkan cukup nyeleneh tapi masih ada spesies itu di muka bumi ini"ucap Manda.
"Pokoknya saya mau cewek yang ngoroknya kaya kodok, ngiler tiap tidur, dan bau ketek tiap ketemu"ucap Radhitya.
"Kok rasa-rasanya itu aku ya"batin Manda.
"Tenang spesies langka pasti butuh perjuangan yang berat, apa anda sudah menyebar selebaran?"tanya Manda.
"Sudah tapi selebarannya malah buat bungkus onde-onde, sebagian nongkrong di tong sampah bahkan ada yang jalan-jalan di kali"ucap Radhitya.
"Berarti Anda sudah maksimal"ucap Manda.
"Aduh.....perutku sakit lagi"batin Manda.
Pruuuut.......pruuuut..........pruuuuut.............
Manda langsung menduduki batu kecil yang ditaruh nya dikursi tadi saat mau duduk, dia juga langsung mengunyah daun jambu.
"Anda lapar?"tanya Radhitya.
"Bukan, saya sedang nyemil makanan kesukaan sa........."ucap Manda.
Pruuuut........pruuuuut .......pruuuuut........
"Was gas nya banyak yah, padahal lagi langka"ucap Radhitya.
"Saya produksi sendiri jadi gak mungkin langka"ucap Manda.
"Unik juga anda, seperti cewek kriteria saya"ucap Radhitya.
"Oya, ini belum seberapa, biasanya sa........"ucap Manda.
Pruuuut......pruuuuut........pruuuuuut........,...
"Anda yakin menahan hasrat terpendam, sebaiknya segerallah berkencan di toilet biar aman"ucap Radhitya.
"Tidak perlu, saya profesional"ucap Manda.
"Aduh.....udah panas dingin keringetan nih"batin Manda.
"Anda mau pingsan, udah pucet tuh"ucap Radhitya.
"Ooo ini........aw.......aw.......aw.....sakit banget perutku"ucap Manda.
"Kita ke rumah sakit aja ya"ucap Radhitya.
"Tap........aw......sakit"ucap Manda.
__ADS_1